Saham PTRO Menguat 47,75%, Asing Mulai Akumulasi

Saham PTRO Menguat 47,75%, Asing Mulai Akumulasi

Oleh: Supardi, SE, CFP
Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Padang

KabaSumbar -- Saham PTRO menguat 47,75% sejak 1 Juli 2026 hingga perdagangan 12 Agustus. Harga saham PT Petrosea Tbk naik dari Rp3.790 menjadi Rp5.600. Pada perdagangan 12 Agustus, investor asing mencatat net buy sekitar Rp174,87 miliar.

Pergerakan tersebut menempatkan PTRO sebagai salah satu saham yang mencuri perhatian di sektor jasa pertambangan. Data transaksi menunjukkan pembelian asing terbesar terjadi di harga Rp5.400, sedangkan penjualan terbesar berada di Rp5.250. Rata-rata harga kepemilikan yang disebut berasal dari sejumlah broker besar berada di sekitar Rp5.300.

PT Petrosea Tbk berdiri pada 1972 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 1990. Perusahaan menjalankan bisnis jasa pertambangan, rekayasa, pengadaan dan konstruksi atau EPC, minyak dan gas lepas pantai, serta logistik.

Petrosea menjalankan layanan pertambangan terintegrasi dari pit hingga pelabuhan. Kegiatannya mencakup pengupasan lapisan penutup, pengeboran, peledakan, hingga pengelolaan proyek.

Perusahaan juga mengembangkan bisnis EPC untuk sektor pertambangan, infrastruktur, industri pengolahan kimia, dan utilitas. Di sektor minyak dan gas, Petrosea memiliki kemampuan EPCI lepas pantai, termasuk pekerjaan pemasangan pipa bawah laut dan pembangunan platform.

Asing Net Buy Rp174,87 Miliar

Investor asing mencatat net buy Rp174,867 miliar pada perdagangan PTRO 12 Agustus berdasarkan data analisis yang digunakan.

Pembelian terbesar muncul pada harga Rp5.400. Sementara itu, transaksi penjualan terbesar tercatat di Rp5.250. Data tersebut menunjukkan aktivitas transaksi yang cukup besar di sekitar level tersebut.

Investor perlu membedakan antara net buy asing dan jaminan kenaikan harga. Aliran dana asing dapat berubah pada perdagangan berikutnya, sehingga Anda tetap perlu melihat volume, posisi harga, dan level teknikal.

Pergerakan PTRO sejak awal Juli juga memperlihatkan kenaikan dalam periode pengamatan. Dari penutupan Rp3.790 pada 1 Juli, saham sempat mencapai Rp5.600 pada 12 Agustus.

Kenaikan tersebut mencapai sekitar 47,75%.

Analisis Teknikal PTRO

Tim analis dalam bahan riset yang digunakan menilai PTRO dengan strategi buy if break. Strategi tersebut menempatkan breakout resistance sebagai syarat untuk membuka posisi.

Analisis tersebut menyebut PTRO berpotensi membentuk pola inverted head and shoulders (IH&S). Tim analis juga melihat candle terakhir sebagai kandidat pola marubozu, yang menunjukkan tekanan beli kuat pada sesi tersebut.

Volume ikut menjadi perhatian. Kenaikan volume pembelian mendukung pergerakan harga, sementara MACD masih berada di area positif.

Stochastic juga membentuk golden cross. Indikator tersebut berpeluang bergerak menuju area overbought jika harga melanjutkan kenaikan.

Tim analis mencantumkan support Rp1.870 dan resistance Rp1.995. Skenario buy if break berlaku ketika harga menembus Rp1.995, dengan target Rp2.060 sampai Rp2.160.

Namun, angka tersebut perlu Anda cek kembali sebelum menggunakannya sebagai acuan transaksi. Harga PTRO yang tercatat dalam data perdagangan 12 Agustus berada di kisaran Rp5.250 sampai Rp5.600. Level Rp1.870 dan Rp1.995 tidak sesuai dengan kisaran tersebut.

Perbedaan harga ini mengindikasikan adanya kemungkinan perbedaan tanggal atau basis data dalam catatan analisis. Investor sebaiknya mencocokkan kembali tanggal riset dengan data perdagangan terbaru.

Bisnis Petrosea

Petrosea memiliki sumber pendapatan dari beberapa lini usaha. Jasa pertambangan menjadi salah satu bisnis utama perusahaan, dengan layanan dari area tambang hingga pengiriman hasil produksi.

Perusahaan juga menggarap proyek EPC dan pekerjaan minyak serta gas lepas pantai. Petrosea mengoperasikan Petrosea Offshore Supply Base atau POSB di Sorong, Papua Barat, untuk mendukung kebutuhan industri minyak dan gas.

Petrosea juga mengembangkan penggunaan teknologi digital dalam operasional pertambangan. World Economic Forum memasukkan perusahaan tersebut ke dalam Global Lighthouse Network atas penerapan teknologi untuk meningkatkan kinerja operasional.

Diversifikasi usaha memberi Petrosea eksposur terhadap beberapa sektor industri. Namun, kinerja saham tetap dipengaruhi kondisi pasar, prospek kontrak, kinerja keuangan perusahaan, dan sentimen terhadap sektor pertambangan.

Bagi investor yang mengikuti PTRO, level harga terbaru menjadi perhatian utama setelah kenaikan hampir 48% sejak awal Juli. Kemampuan harga mempertahankan kenaikan dan menembus area resistance akan menentukan arah pergerakan berikutnya.

Investor juga perlu memperhitungkan risiko koreksi setelah kenaikan tajam. Penggunaan level teknikal harus mengikuti data harga terbaru agar keputusan transaksi tidak bertumpu pada acuan yang sudah berbeda.

Tertarik belajar pasar modal tanpa biaya?

IDX bersama MNC Sekuritas Padang membuka Grup Edukasi Saham gratis bagi masyarakat. Anggota akan memperoleh informasi seputar investasi, kelas edukasi, dan berbagai program dari BEI.

Bergabung: Klik di sini untuk bergabung

FAQ

Apa yang membuat saham PTRO naik?

PTRO naik dari Rp3.790 pada 1 Juli menjadi Rp5.600 pada 12 Agustus 2026. Data analisis juga mencatat net buy asing sekitar Rp174,87 miliar pada 12 Agustus.

Bagaimana strategi teknikal PTRO?

Tim analis menggunakan strategi buy if break. Investor menunggu harga menembus resistance sebelum mempertimbangkan posisi beli.

Apakah PTRO masih berpeluang menguat?

Analisis teknikal menunjukkan momentum positif melalui MACD di area positif, golden cross pada Stochastic, serta dukungan volume pembelian. Risiko koreksi tetap perlu diperhitungkan setelah kenaikan harga yang cukup besar.

Mengapa support Rp1.870 dan resistance Rp1.995 perlu dicek?

Level tersebut tidak sesuai dengan kisaran harga PTRO Rp5.250 sampai Rp5.600 pada 12 Agustus. Investor perlu memastikan tanggal dan basis data analisis sebelum memakai level tersebut.

 

Disclaimer: Tulisan ini merupakan informasi dan analisis pasar, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

PTRO Petrosea saham saham tambang Bursa Efek net buy asing analisis teknikal