BYD M6 DM Bawa Teknologi Hybrid ke Indonesia, Pesanan Tembus 4.000 Unit
KabaSumbar -- BYD M6 DM membawa teknologi hybrid ke Indonesia dengan sistem Dual Mode (DM) yang menggabungkan motor listrik dan mesin pembakaran internal dalam teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
BYD memperkenalkan M6 DM sebagai kendaraan pertamanya di Indonesia yang memakai teknologi Dual Mode. Hingga gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, perusahaan mencatat lebih dari 4.000 pemesanan untuk model tersebut.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan angka pemesanan itu mencerminkan respons konsumen terhadap teknologi hybrid yang ditawarkan M6 DM.
“Di Indonesia, kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap teknologi ini, yang tercermin dari lebih dari 4.000 pemesanan BYD M6 DM sejak diperkenalkan,” kata Luther saat ditemui di GIIAS 2026, Rabu (5/8/2026).
Cara Kerja Teknologi Dual Mode BYD
BYD mengembangkan teknologi Dual Mode dalam beberapa sistem. Salah satunya DM-i atau Dual Mode Intelligent yang mengutamakan efisiensi. BYD juga memiliki DM-p untuk performa dan DMO untuk kendaraan yang digunakan di berbagai medan.
M6 DM menggunakan sistem DM-i. Motor listrik menjadi penggerak utama dalam sejumlah kondisi berkendara. Mesin bensin kemudian dapat menghasilkan energi untuk baterai atau membantu motor listrik ketika kendaraan membutuhkan tenaga tambahan.
BYD mulai mengembangkan teknologi Dual Mode pada 2008. Kini perusahaan telah memasuki generasi kelima, DM 5.0, dengan pengembangan pada efisiensi sistem hybrid, pengelolaan energi, performa, dan kenyamanan berkendara.
Motor Listrik, EHS dan Blade Battery
BYD memasangkan sistem DM-i pada M6 DM dengan Electric Hybrid System (EHS) dan Blade Battery. EHS menggabungkan motor listrik, sistem kontrol elektronik, single-gear reducer, direct-drive clutch, serta sistem pendingin oli.
BYD menyebut integrasi tersebut mampu mengurangi bobot dan volume sistem sekitar 30 persen. Perusahaan mengembangkan rancangan itu untuk meningkatkan efisiensi penyaluran tenaga dan respons akselerasi.
M6 DM memakai mesin hybrid 1,5 liter naturally aspirated. BYD mengklaim mesin tersebut memiliki efisiensi termal hingga 46,06 persen.
Dalam simulasi internal, BYD mencatat konsumsi bahan bakar M6 DM dengan teknologi DM-i dapat mencapai 65 kilometer per liter pada perjalanan sekitar 150 kilometer, dengan baterai dan tangki bahan bakar dalam kondisi terisi penuh.
Angka 65 kilometer per liter tersebut merupakan hasil simulasi internal BYD. Kondisi lalu lintas, kecepatan, beban kendaraan, gaya berkendara, dan penggunaan pendingin udara dapat membuat konsumsi aktual berbeda.
M6 DM menambah pilihan kendaraan elektrifikasi BYD di Indonesia. Model ini menyasar konsumen yang ingin menggunakan tenaga listrik dalam berkendara, tetapi masih membutuhkan mesin bensin untuk perjalanan tertentu.
Lebih dari 4.000 pemesanan sejak diperkenalkan di Indonesia menunjukkan respons awal konsumen terhadap M6 DM. BYD kini membawa teknologi PHEV tersebut ke pasar Indonesia sebagai alternatif di tengah perkembangan kendaraan elektrifikasi.