Saham DSSA Berpeluang Lanjut Menguat, Buy if Break 985 Didukung Akumulasi Asing
Oleh: Supardi, SE, CFP
Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Padang
KabaSumbar -- Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah investor asing membukukan pembelian bersih sekitar Rp317,719 miliar pada perdagangan 6 Agustus 2026. Aktivitas akumulasi tersebut memperkuat peluang penguatan harga dalam jangka pendek.
DSSA merupakan emiten milik Grup Sinar Mas yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari pertambangan dan perdagangan batu bara, pembangkit listrik, infrastruktur digital, layanan internet MyRepublic, pusat data, televisi kabel, hingga distribusi bahan kimia.
Data perdagangan menunjukkan broker-broker besar mengakumulasi saham DSSA pada harga rata-rata 930. Transaksi beli terbesar terjadi di 950, sedangkan transaksi jual terbesar tercatat di 930.
Tim analis MNC Sekuritas menilai DSSA masih bergerak dalam fase konsolidasi. Pola Bullish Marubozu yang muncul menunjukkan minat beli mulai mendominasi perdagangan.
Volume transaksi juga meningkat dengan dominasi pembelian. Sementara itu, indikator Stochastic bergerak naik dari area netral menuju overbought, menandakan momentum kenaikan masih terjaga.
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy if Break di atas 985. Jika harga mampu menembus level tersebut dengan dukungan volume yang kuat, DSSA berpeluang melanjutkan penguatan ke kisaran 1.025 hingga 1.095.
Level 875 menjadi area support yang dapat diperhatikan investor sebagai batas pengelolaan risiko apabila harga mengalami koreksi.
Investor tetap perlu mencermati pergerakan harga batu bara, sentimen pasar global, serta menerapkan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Ingin memahami investasi saham lebih dalam?
Bapak dan Ibu dapat bergabung gratis di Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang. Grup ini menyediakan materi pasar modal, diskusi saham, jadwal kelas edukasi, serta informasi sertifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Disclaimer: Analisis ini disusun sebagai informasi, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.