Longsor Lembah Anai Putuskan Jalur Padang-Bukittinggi, Pengendara Diminta Cari Rute Alternatif
KabaSumbar -- Longsor kembali menutup akses utama Padang-Bukittinggi di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (24/6/2026). Material tanah, batu, dan pohon tumbang menimbun badan jalan sehingga kendaraan dari dua arah tidak bisa melintas.
Longsor terjadi sekitar pukul 14.00 WIB setelah hujan mengguyur kawasan Padang Panjang dan sekitarnya. Material dari tebing di sisi jalan turun dan menutup ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi.
Petugas kepolisian langsung menutup jalur dari arah Padang maupun Bukittinggi untuk menghindari risiko bagi pengguna jalan. Hingga sore hari, petugas masih memantau kondisi tebing karena terdapat potensi longsor susulan.
Kasat Lantas Polres Padang Panjang menyatakan penutupan dilakukan sampai kondisi dinilai aman untuk proses pembersihan material. Petugas juga menyiapkan pengaturan lalu lintas pada jalur alternatif.
Longsor dilaporkan terjadi di sekitar KM 66+700. Tanah dan bebatuan menutupi hampir seluruh badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Pemerintah daerah bersama aparat terkait mengimbau pengendara menggunakan jalur alternatif dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan. Pengendara yang akan menuju Padang, Bukittinggi, maupun daerah lain di Sumatera Barat diminta memantau perkembangan kondisi jalan sebelum berangkat.
Gangguan di Lembah Anai berdampak besar terhadap mobilitas antarkota karena ruas tersebut merupakan salah satu jalur transportasi terpenting di Sumatera Barat. Setiap hari, kendaraan pribadi, angkutan umum, dan truk logistik melintasi jalur ini untuk menghubungkan Padang dengan wilayah utara provinsi.
Peristiwa ini menambah daftar bencana yang terjadi di kawasan Lembah Anai dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, banjir dan longsor juga sempat merusak sejumlah infrastruktur di kawasan tersebut sehingga pemerintah harus melakukan perbaikan jalan dan penguatan lereng.
Hingga Rabu malam, petugas masih bersiaga di lokasi dan menyiapkan alat berat untuk membersihkan material longsor. Belum ada laporan korban jiwa, sementara waktu pembukaan kembali jalur masih menunggu hasil evaluasi kondisi lapangan.