include "breadcrumb.php" ?>
Tanah Datar Jadi Tuan Rumah Dua Cabor
Dana Porprov
Tanah Datar
Tembus Rp6
3 Miliar
Bupati
Utamakan
Kebutuhan Atlet
Dana Porprov Tanah Datar Tembus Rp6,3 Miliar, Bupati: Utamakan Kebutuhan Atlet
KabaSumbar - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyiapkan anggaran Rp6,358 miliar untuk mendukung kontingen daerah itu menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI tahun 2026.
Anggaran tersebut bukan sekadar dukungan di atas kertas. Bupati Tanah Datar Eka Putra meminta dana yang dikucurkan benar-benar bermuara pada kebutuhan atlet dan peningkatan prestasi, bukan habis untuk urusan administratif.
“Jangan sampai kita sibuk dengan urusan administrasi dan kegiatan yang kurang memberikan dampak, sementara kebutuhan atlet justru terabaikan. Saya ingin dana ini tidak hanya habis secara administratif, tetapi terlihat hasilnya dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet,” tegas Eka Putra saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dana Hibah KONI yang dilanjutkan dengan bimbingan teknis, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanah Datar tersebut berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.
Eka menjelaskan, total anggaran Rp6,358 miliar itu dialokasikan untuk sejumlah kebutuhan. Rinciannya, hibah kepada KONI Tanah Datar sebesar Rp4 miliar, bonus atlet Rp2 miliar, dukungan pelaksanaan Tanah Datar sebagai tuan rumah cabang olahraga (cabor) voli Rp300 juta, serta Rp58 juta untuk pelaksanaan pengambilan api Porprov.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah sekaligus kepercayaan kepada KONI dan seluruh pengurus cabor untuk mempersiapkan atlet Tanah Datar menghadapi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Karena itu, ia meminta seluruh dana dikelola secara transparan, akuntabel, tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya minta dana yang diberikan ini diterima dan digunakan dengan sebaik-baiknya. Penggunaannya harus transparan, akuntabel, tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Eka menekankan, penggunaan anggaran hendaknya lebih banyak diarahkan pada kebutuhan nyata atlet. Mulai dari pembinaan dan pelatihan, kebutuhan pelatih dan ofisial, peralatan olahraga hingga persiapan menghadapi pertandingan.
Ia juga membuka ruang komunikasi antara KONI, pengurus cabor dan pemerintah daerah apabila masih terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi.
“Kalau ada kekurangan, sampaikan dan kita diskusikan. Pemerintah daerah akan melihat sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.
Bupati berharap kepercayaan pemerintah daerah dan masyarakat tersebut dapat dijaga seluruh insan olahraga Tanah Datar. Setiap rupiah anggaran yang dikelola, menurutnya, harus dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi.
Persiapan menghadapi Porprov XVI, lanjut Eka, juga membutuhkan koordinasi yang solid antara KONI, pengurus cabor, pelatih, atlet dan pemerintah daerah. Seluruh tahapan harus dipersiapkan secara matang agar kontingen Tanah Datar dapat tampil maksimal.
“Kalau KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet bekerja secara profesional serta didukung peralatan dan fasilitas yang memadai, insyaallah prestasi olahraga Tanah Datar akan semakin baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Tanah Datar Imran mengatakan, pada Porprov XVI 2026, KONI akan memberangkatkan seluruh cabor yang telah menyerahkan proposal kesiapan kepada KONI Tanah Datar.
Keputusan tersebut, katanya, didasarkan pada semangat seluruh cabor untuk berpartisipasi sekaligus meraih prestasi pada ajang olahraga tingkat Sumatera Barat tersebut.
Namun, Porprov tahun ini menghadirkan tantangan tersendiri. Pertandingan akan digelar di 12 kabupaten/kota di Sumatera Barat sehingga membutuhkan persiapan dan koordinasi yang lebih intensif.
KONI Tanah Datar pun dituntut memastikan kesiapan atlet, pelatih, ofisial, peralatan serta kebutuhan teknis lainnya sebelum kontingen diberangkatkan ke berbagai lokasi pertandingan.
Anggaran tersebut bukan sekadar dukungan di atas kertas. Bupati Tanah Datar Eka Putra meminta dana yang dikucurkan benar-benar bermuara pada kebutuhan atlet dan peningkatan prestasi, bukan habis untuk urusan administratif.
“Jangan sampai kita sibuk dengan urusan administrasi dan kegiatan yang kurang memberikan dampak, sementara kebutuhan atlet justru terabaikan. Saya ingin dana ini tidak hanya habis secara administratif, tetapi terlihat hasilnya dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet,” tegas Eka Putra saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dana Hibah KONI yang dilanjutkan dengan bimbingan teknis, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanah Datar tersebut berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.
Eka menjelaskan, total anggaran Rp6,358 miliar itu dialokasikan untuk sejumlah kebutuhan. Rinciannya, hibah kepada KONI Tanah Datar sebesar Rp4 miliar, bonus atlet Rp2 miliar, dukungan pelaksanaan Tanah Datar sebagai tuan rumah cabang olahraga (cabor) voli Rp300 juta, serta Rp58 juta untuk pelaksanaan pengambilan api Porprov.
Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah sekaligus kepercayaan kepada KONI dan seluruh pengurus cabor untuk mempersiapkan atlet Tanah Datar menghadapi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Karena itu, ia meminta seluruh dana dikelola secara transparan, akuntabel, tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya minta dana yang diberikan ini diterima dan digunakan dengan sebaik-baiknya. Penggunaannya harus transparan, akuntabel, tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Eka menekankan, penggunaan anggaran hendaknya lebih banyak diarahkan pada kebutuhan nyata atlet. Mulai dari pembinaan dan pelatihan, kebutuhan pelatih dan ofisial, peralatan olahraga hingga persiapan menghadapi pertandingan.
Ia juga membuka ruang komunikasi antara KONI, pengurus cabor dan pemerintah daerah apabila masih terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi.
“Kalau ada kekurangan, sampaikan dan kita diskusikan. Pemerintah daerah akan melihat sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.
Bupati berharap kepercayaan pemerintah daerah dan masyarakat tersebut dapat dijaga seluruh insan olahraga Tanah Datar. Setiap rupiah anggaran yang dikelola, menurutnya, harus dapat dipertanggungjawabkan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi.
Persiapan menghadapi Porprov XVI, lanjut Eka, juga membutuhkan koordinasi yang solid antara KONI, pengurus cabor, pelatih, atlet dan pemerintah daerah. Seluruh tahapan harus dipersiapkan secara matang agar kontingen Tanah Datar dapat tampil maksimal.
“Kalau KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet bekerja secara profesional serta didukung peralatan dan fasilitas yang memadai, insyaallah prestasi olahraga Tanah Datar akan semakin baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Tanah Datar Imran mengatakan, pada Porprov XVI 2026, KONI akan memberangkatkan seluruh cabor yang telah menyerahkan proposal kesiapan kepada KONI Tanah Datar.
Keputusan tersebut, katanya, didasarkan pada semangat seluruh cabor untuk berpartisipasi sekaligus meraih prestasi pada ajang olahraga tingkat Sumatera Barat tersebut.
Namun, Porprov tahun ini menghadirkan tantangan tersendiri. Pertandingan akan digelar di 12 kabupaten/kota di Sumatera Barat sehingga membutuhkan persiapan dan koordinasi yang lebih intensif.
KONI Tanah Datar pun dituntut memastikan kesiapan atlet, pelatih, ofisial, peralatan serta kebutuhan teknis lainnya sebelum kontingen diberangkatkan ke berbagai lokasi pertandingan.
Suasana Rakor dana Hibah KONI Tanah Datar
Tanah Datar Jadi Tuan Rumah Dua Cabor
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Inhendri Abas sebelumnya menyampaikan, selain menjadi peserta, Tanah Datar juga dipercaya menjadi tuan rumah dua cabang olahraga, yakni voli dan tinju.
Pemerintah daerah telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan kedua cabor tersebut.
“Untuk cabor voli sarana dan prasarana, baik voli indoor maupun voli pantai sudah kami persiapkan. Begitu juga untuk cabor tinju, kita juga sudah menyiapkan ring tinju yang kita sewa dari pihak ketiga karena kita sendiri belum memiliki,” jelasnya.
Tak hanya menjadi tuan rumah pertandingan, Tanah Datar juga dipercaya sebagai lokasi pengambilan api Porprov yang akan dilaksanakan di Nagari Tuo Pariangan.
Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk pembentukan panitia lokal yang melibatkan sejumlah unsur masyarakat, terutama niniak mamak di Nagari Tuo Pariangan.
“Prosesi pengambilan api Porprov ini sangat sakral. Untuk itu kami sudah membentuk panitia lokal yang melibatkan banyak pihak, terutama niniak mamak di Nagari Tuo Pariangan,” tukasnya.
Rakornis dana hibah KONI yang dilanjutkan dengan bimbingan teknis tersebut turut dihadiri Sekda Tanah Datar Abdurrahman Hadi, Kajari, Dandim, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Inspektur serta sejumlah undangan lainnya. (reyhan)
Pemerintah daerah telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan kedua cabor tersebut.
“Untuk cabor voli sarana dan prasarana, baik voli indoor maupun voli pantai sudah kami persiapkan. Begitu juga untuk cabor tinju, kita juga sudah menyiapkan ring tinju yang kita sewa dari pihak ketiga karena kita sendiri belum memiliki,” jelasnya.
Tak hanya menjadi tuan rumah pertandingan, Tanah Datar juga dipercaya sebagai lokasi pengambilan api Porprov yang akan dilaksanakan di Nagari Tuo Pariangan.
Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk pembentukan panitia lokal yang melibatkan sejumlah unsur masyarakat, terutama niniak mamak di Nagari Tuo Pariangan.
“Prosesi pengambilan api Porprov ini sangat sakral. Untuk itu kami sudah membentuk panitia lokal yang melibatkan banyak pihak, terutama niniak mamak di Nagari Tuo Pariangan,” tukasnya.
Rakornis dana hibah KONI yang dilanjutkan dengan bimbingan teknis tersebut turut dihadiri Sekda Tanah Datar Abdurrahman Hadi, Kajari, Dandim, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Inspektur serta sejumlah undangan lainnya. (reyhan)