Cek 3 Bagian BPKB Sebelum Beli Kendaraan Bekas, Jangan Langsung Bayar
KabaSumbar -- Mau membeli kendaraan bekas dalam Minggu ini? Periksa BPKB sebelum menyerahkan uang kepada penjual. Korlantas Polri menyarankan calon pembeli memeriksa beberapa bagian fisik dokumen tersebut.
Tribratanews Polri menyampaikan imbauan itu untuk mengingatkan calon pembeli agar memeriksa dokumen kepemilikan bersama kondisi kendaraan. Polri menerbitkan BPKB sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor.
Anda bisa memulai pemeriksaan dari sampul BPKB. Setelah itu, periksa hologram pada halaman pertama dan cocokkan nomor seri dengan data kendaraan.
Periksa Sampul BPKB
Perhatikan permukaan sampul saat Anda menerima BPKB dari penjual. BPKB asli menggunakan bahan dengan permukaan mengilap. Dokumen yang mencurigakan dapat terlihat lebih kusam atau menyerupai kertas biasa.
Setelah memeriksa sampul, cocokkan data dalam BPKB dengan kendaraan yang hendak Anda beli. Pemeriksaan fisik saja belum cukup untuk memastikan keaslian dokumen.
Periksa Hologram BPKB
Periksa hologram pada halaman pertama BPKB. Hologram asli tampak keperakan dan dapat berubah warna saat terkena pantulan cahaya.
Gunakan pencahayaan yang cukup saat memeriksanya. Hologram dengan tampilan yang berbeda dari karakteristik tersebut perlu Anda pertanyakan kepada penjual.
Cocokkan Nomor Seri
Periksa nomor seri BPKB dan cocokkan dengan data kendaraan serta identitas pemilik. Jika Anda menemukan ketidaksesuaian, jangan lanjutkan pembayaran sebelum mendapatkan kepastian mengenai dokumen tersebut.
Korlantas Polri menyebut pemeriksaan fisik BPKB hanya menjadi langkah awal. Pemeriksaan tersebut belum dapat memastikan keaslian dokumen secara keseluruhan.
Anda dapat meminta verifikasi melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda setempat. Petugas dapat memeriksa data kendaraan melalui sistem yang terhubung dengan database Korlantas Polri.
BPKB berfungsi sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor. Karena itu, Anda perlu mencocokkan data BPKB dengan kendaraan dan dokumen lain, termasuk STNK, sebelum menyelesaikan transaksi.
Setelah membeli kendaraan, pemilik baru juga perlu mengurus perubahan data kepemilikan sesuai ketentuan administrasi kendaraan.
Jika data kendaraan, BPKB, atau STNK tidak sesuai, hentikan transaksi sementara. Minta penjual menjelaskan perbedaan tersebut dan lakukan verifikasi melalui kantor kepolisian sebelum membayar.
FAQ
Apakah pemeriksaan fisik BPKB cukup untuk memastikan keasliannya?
Belum. Anda dapat memeriksa sampul, hologram, dan nomor seri sebagai pemeriksaan awal. Untuk verifikasi lebih lanjut, Anda dapat mendatangi Ditlantas Polda setempat.
Bagian BPKB apa saja yang perlu diperiksa?
Periksa bahan sampul, hologram pada halaman pertama, serta nomor seri BPKB. Cocokkan datanya dengan kendaraan dan dokumen lain.
Mengapa BPKB penting saat membeli kendaraan bekas?
Polri menerbitkan BPKB sebagai bukti kepemilikan kendaraan bermotor. Anda perlu memastikan data dalam dokumen tersebut sesuai dengan kendaraan sebelum menyelesaikan transaksi.