Saham DSSA Hari Ini: Breakout 1.100 Jadi Kunci Pergerakan
Oleh: Supardi,SE,CFP
Branch Manager .MNC SEKURITAS CABANG PADANG
KabaSumbar -- Saham DSSA hari ini memasuki fase konsolidasi setelah perdagangan 28 September 2026. Harga berada di sekitar level pivot 1.055, sementara resistance terdekat berada di 1.100.
Pada perdagangan tersebut, investor asing mencatat net buy sekitar Rp17,775 miliar. Data broker menunjukkan akumulasi pada rata-rata harga 1.055. Pembelian terbesar tercatat di 1.075, sedangkan transaksi jual terbesar berada di 1.070.
Pergerakan di sekitar 1.055 menjadi perhatian pada perdagangan 29 September. Level tersebut dapat menjadi acuan untuk melihat apakah tekanan beli masih bertahan atau harga kembali melemah.
DSSA Masih Uptrend Jangka Pendek
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) masih berada dalam tren naik jangka pendek. Namun, harga belum berhasil melewati MA20 dan volume perdagangan masih relatif kecil.
Saham DSSA membentuk candle doji pada 28 September. Pola tersebut muncul ketika tekanan beli dan jual berada dalam posisi yang relatif berimbang.
Indikator MACD masih berada di area positif, tetapi mulai melandai. Stochastic juga bergerak datar di area netral.
Kondisi tersebut membuat breakout 1.100 menjadi level penting bagi pergerakan berikutnya.
Tim analis MNC Sekuritas memberikan pandangan Trading Buy untuk DSSA dengan support 1.025 dan resistance 1.100. Jika harga menembus 1.100 sekaligus melewati MA20, analisis tersebut memperkirakan DSSA dapat bergerak menuju 1.165 sampai 1.220.
Sebaliknya, kegagalan menembus 1.100 dapat membuat harga kembali bergerak di area konsolidasi. Trader dapat memperhatikan 1.055 sebagai pivot dan 1.025 sebagai support.
Saham Treasuri DSSA Bertambah di Pasar
DSSA juga melakukan pengalihan saham treasuri. Perseroan mulai melepas hingga 9,63 miliar saham atau setara 5% saham beredar pada 10 Agustus 2026.
Aksi tersebut menambah jumlah saham yang tersedia bagi investor di pasar. Bertambahnya saham publik dapat meningkatkan likuiditas perdagangan DSSA.
Namun, tambahan pasokan saham juga membuat keseimbangan permintaan dan penawaran perlu diperhatikan. Kenaikan free float tidak otomatis menentukan arah harga saham.
Bisnis DSSA Tidak Hanya Batu Bara
DSSA menjalankan bisnis di sejumlah sektor melalui anak usaha dan entitas terkait. Kegiatan utamanya mencakup pertambangan dan perdagangan batu bara, pembangkitan listrik, infrastruktur digital, layanan internet MyRepublic, pusat data, serta perdagangan bahan kimia.
Golden Energy and Resources menjadi bagian penting dari bisnis batu bara DSSA. Di sisi lain, perusahaan mengembangkan bisnis digital melalui layanan internet dan pusat data.
Diversifikasi tersebut membuat kinerja Saham DSSA tidak hanya bergantung pada satu lini usaha. Perubahan harga batu bara tetap menjadi faktor penting, sementara perkembangan bisnis digital dan energi memberikan sumber pertumbuhan lain.
Pendapatan Turun, Laba Bersih Naik
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim per 31 Maret 2026, DSSA mencatat pendapatan sekitar Rp11,68 triliun. Angka tersebut turun 4,5% dibandingkan pendapatan kuartal I 2025 sebesar Rp12,23 triliun.
Di periode yang sama, laba bersih mencapai US$82,26 juta. Angka tersebut tumbuh 2,18% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perbedaan antara pertumbuhan laba dan penurunan pendapatan menunjukkan pentingnya melihat margin serta kontribusi masing-masing segmen usaha. Investor juga perlu memperhatikan perkembangan harga komoditas dan kinerja anak usaha DSSA.
Level 1.100 Menjadi Perhatian Hari Ini
Pergerakan DSSA pada 29 September akan bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area 1.055 dan menguji resistance 1.100.
Jika harga menembus 1.100 dengan dukungan volume, target teknikal berikutnya berada di 1.165 sampai 1.220 berdasarkan analisis yang dikutip. Jika harga gagal menembus resistance, area 1.055 dan 1.025 menjadi level yang perlu dipantau.
Bagi trader, volume dan konfirmasi breakout menjadi bagian penting sebelum mengambil posisi. Investor dengan horizon lebih panjang dapat menggabungkan analisis teknikal dengan laporan keuangan, perkembangan bisnis batu bara, energi, infrastruktur digital, serta kondisi pasar saham.
Tertarik belajar pasar modal tanpa biaya?
IDX bersama MNC Sekuritas Padang membuka Grup Edukasi Saham gratis bagi masyarakat. Anggota akan memperoleh informasi seputar investasi, kelas edukasi, dan berbagai program dari BEI.
Bergabung: Klik di sini untuk bergabung
Disclaimer: Analisis teknikal tidak menjamin kenaikan harga. Keputusan transaksi menjadi tanggung jawab masing-masing investor dengan mempertimbangkan risiko dan profil investasinya.