Saham NICL Menguat, Broker Besar Akumulasi di Area Rp492

Saham NICL Menguat, Broker Besar Akumulasi di Area Rp492

Oleh: Supardi,SE,CFP
Branch Manager .MNC SEKURITAS CABANG PADANG

KabaSumbar -- Saham NICL mendapat akumulasi broker besar pada perdagangan 9 September 2026, dengan harga rata-rata pembelian sekitar Rp492. Aktivitas perdagangan menunjukkan porsi pembelian mencapai 86 persen, sedangkan penjualan berada di 14 persen.

Pergerakan tersebut menempatkan harga Rp492 di atas pivot point yang berada di sekitar Rp486. Tim Analis MNC Sekuritas menilai saham PT PAM Mineral Tbk masih memiliki peluang penguatan dengan strategi Buy on Weakness (BoW).

Tim analis menetapkan support Saham NICL di Rp480 dan resistance di Rp510. Kedua level tersebut menjadi acuan penting untuk membaca arah pergerakan saham dalam jangka pendek.

Pola Double Bottom Mulai Terbentuk

Pergerakan Saham NICL telah membentuk pola double bottom. Pada perdagangan terakhir, harga masuk fase squeeze dan bergerak di antara MA20 dan MA60.

Volume pembelian juga cenderung meningkat ketika harga menguat. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas beli yang lebih dominan dalam perdagangan terakhir.

Dari sisi momentum, MACD masih berada di area positif, tetapi pergerakannya melandai. Indikator tersebut belum menunjukkan penguatan yang tegas.

Stochastic mulai membentuk golden cross di area netral. Sinyal ini memberikan ruang bagi NICL untuk melanjutkan penguatan apabila tekanan beli tetap terjaga.

Rp510 Jadi Resistance Utama NICL

Level Rp510 menjadi resistance yang perlu diperhatikan. Jika NICL mampu menembus level tersebut dengan dukungan volume transaksi, saham berpeluang bergerak menuju area Rp525 hingga Rp580.

Sebaliknya, kegagalan melewati Rp510 dapat membuat harga kembali bergerak dalam fase konsolidasi. Support Rp480 menjadi level penting untuk menjaga struktur penguatan jangka pendek.

Pergerakan harga di antara Rp480 dan Rp510 masih memberikan ruang bagi investor untuk mencermati respons pasar sebelum menentukan langkah berikutnya.

Bisnis PAM Mineral di Sektor Nikel

PT PAM Mineral Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi, pertambangan, pengolahan, dan pemasaran bijih nikel.

Perusahaan memproduksi bijih nikel kadar tinggi atau saprolite untuk bahan baku industri baja nirkarat. PAM Mineral juga menghasilkan limonite yang dapat digunakan dalam rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik.

Wilayah operasi PAM Mineral mencakup Morowali, Sulawesi Tengah, dan Konawe, Sulawesi Tenggara. Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 2021.

Sebagai emiten pertambangan nikel, kinerja dan sentimen terhadap NICL juga berkaitan dengan perkembangan harga nikel, permintaan industri, kebijakan pertambangan, serta pertumbuhan industri pengolahan dan kendaraan listrik.

Akumulasi Broker Jadi Perhatian

Akumulasi broker dengan porsi pembelian 86 persen pada perdagangan 9 September 2026 menjadi salah satu indikator yang dapat dicermati dalam membaca aktivitas pelaku pasar. Harga rata-rata pembelian di sekitar Rp492 juga berada dekat dengan pivot point Rp486.

Namun, aktivitas broker dalam satu sesi perdagangan belum cukup untuk memastikan perubahan tren saham. Investor perlu melihat keberlanjutan volume dan kemampuan NICL mempertahankan area support.

Dari sisi teknikal, skenario penguatan akan mendapatkan konfirmasi lebih baik apabila harga menembus Rp510 dengan volume yang meningkat. Area Rp525 hingga Rp580 kemudian menjadi target penguatan yang dapat dicermati.

Sebaliknya, pelemahan di bawah Rp480 perlu diwaspadai karena dapat mengubah struktur teknikal jangka pendek.

Dengan posisi saat ini, Rp480 menjadi support utama dan Rp510 sebagai resistance kunci NICL. Pergerakan di antara kedua level tersebut masih menjadi area konsolidasi, sementara breakout Rp510 membuka peluang menuju Rp525 hingga Rp580.

Belajar saham lebih terarah bersama praktisi pasar modal.

Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang terbuka bagi siapa saja yang ingin memahami investasi saham melalui materi edukasi, diskusi, dan kelas rutin.

Bergabung: Klik di sini untuk bergabung

Disclaimer: Analisis ini disusun sebagai informasi dan bukan ajakan membeli maupun menjual saham. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

NICL PAM Mineral saham nikel saham Indonesia BEI analisis teknikal broker saham saham tambang