Prospek Saham ISAT Dinilai Masih Menarik hingga Akhir 2026, MNC Sekuritas Soroti Momentum AI dan Pertumbuhan Data

Prospek Saham ISAT Dinilai Masih Menarik hingga Akhir 2026, MNC Sekuritas Soroti Momentum AI dan Pertumbuhan Data

Oleh: Supardi,SE,CFP
Branch Manager .MNC SEKURITAS CABANG PADANG, alamat , IDX KP Sumbar

KabaSumbar -- Prospek saham PT Indosat Tbk (ISAT) masih berpeluang menguat hingga akhir 2026. Pertumbuhan bisnis data, pengembangan kecerdasan buatan (AI), dan rilis laporan keuangan kuartal II 2026 yang dijadwalkan pada 24 Juli menjadi perhatian investor.

Supardi, SE, CFP, Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Padang, menilai penurunan jumlah pelanggan prabayar belum mengubah prospek jangka menengah perusahaan. Menurutnya, kualitas pendapatan ISAT masih menunjukkan tren yang positif.

"Pertumbuhan bisnis data serta pengembangan AI diperkirakan tetap menjadi penopang utama kinerja ISAT hingga akhir tahun," kata Supardi.

Investor kini menunggu laporan keuangan kuartal II 2026. Laporan tersebut akan menjadi acuan untuk menilai apakah kinerja perusahaan mampu menjaga momentum yang tercatat pada kuartal pertama.

Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan earning per share (EPS) ISAT pada kuartal II 2026 mencapai Rp45,58. Jika realisasi laba melampaui ekspektasi pasar, harga saham berpeluang melanjutkan penguatan seperti setelah rilis kinerja kuartal pertama.

Pertumbuhan pendapatan masih bertumpu pada layanan data. Pada kuartal I 2026, Average Revenue Per User (ARPU) mencapai sekitar Rp45.000, naik sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan pendapatan per pelanggan terus meningkat.

Aktivitas perdagangan juga mencerminkan minat beli yang masih terjaga. Selama sekitar sepekan terakhir, broker-broker besar lebih banyak melakukan pembelian. Harga saham ISAT pun terus menguat sejak awal Juli hingga perdagangan 2 Juli 2026.

Di sisi lain, investor asing masih mencatat net sell dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi pergerakan harga dalam jangka pendek.

Analisis Teknikal

Tim analis MNC Sekuritas melihat sinyal teknikal ISAT semakin positif. Saham ini telah membentuk pola double bottom dan bergerak naik selama dua hari terakhir dengan volume transaksi yang meningkat.

Harga juga berhasil ditutup di atas garis Moving Average 20 (MA20). Indikator MACD membentuk golden cross, sementara Stochastic bergerak naik di area netral. Kombinasi indikator tersebut membuka peluang kenaikan lanjutan apabila harga mampu menembus level resistance.

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy if Break dengan level sebagai berikut:

  • Support: 1.750
  • Resistance: 1.855
  • Target setelah breakout: 1.935 hingga 2.020.

Investor dapat mempertimbangkan penambahan posisi setelah harga menembus level 1.855 dengan volume transaksi yang kuat. Perkembangan laporan keuangan serta sentimen pasar tetap perlu menjadi bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Ingin belajar investasi saham lebih dalam?

Bapak dan Ibu dapat bergabung secara gratis di Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang. Dapatkan materi pasar modal, diskusi saham, informasi kelas edukasi, serta kesempatan memperoleh sertifikat dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Klik di sini untuk bergabung dengan Grup Edukasi Saham Gratis IDX dan MNC Sekuritas Padang.

 

Disclaimer: Tulisan ini merupakan opini dan pandangan pribadi penulis berdasarkan data serta analisis yang tersedia. Bukan merupakan ajakan membeli atau menjual efek tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

ISAT Indosat saham MNC Sekuritas telekomunikasi AI laporan keuangan BEI investasi analisis saham