include "breadcrumb.php" ?>
Bukan Sekadar Agenda Tahunan
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengatakan temu ramah bersama para veteran yang digelar setiap peringatan HUT RI bukan sekadar kegiatan rutin tahunan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah daerah sekaligus momentum untuk menyerap semangat perjuangan para veteran.
“Kegiatan ini sebagai bukti salah satu perhatian pemerintah daerah. Dengan bersilaturahmi bersama veteran dan pejuang, kita bisa merasakan semangat juang. Apalagi saat ini para veteran yang hadir dalam acara ini semakin berkurang,” kata Anton.
Ia berharap, meski para pejuang yang telah gugur semakin banyak, silaturahmi dan penghormatan terhadap jasa mereka tetap terjaga. Menurutnya, kehadiran para pejuang yang telah meninggal dunia dapat diwakili oleh istri, anak, maupun cucu mereka.
Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tanah Datar Epri Wdwardi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serta Forkopimda yang telah mengundang dan memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ini membuktikan bahwa kita di Tanah Datar tidak melupakan sejarah,” ujarnya.
Kegiatan temu ramah kemudian ditutup dengan makan siang bersama antara jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, dan para veteran. (reyhan)
Bertemu Veteran
Bupati Eka Putra:
Semangat Pejuang
Jadi Energi
Membangun Tanah Datar
Bertemu Veteran, Bupati Eka Putra: Semangat Pejuang Jadi Energi Membangun Tanah Datar
KabaSumbar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar temu ramah bersama para veteran dan pejuang kemerdekaan usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gazebo Indojolito, Batusangkar, tersebut dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, jajaran Forkopimda, serta para veteran dan pejuang kemerdekaan.
Sebelumnya, Bupati Eka Putra bersama rombongan mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Cindua Mato. Pemkab Tanah Datar juga mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan secara virtual.
Dalam temu ramah tersebut, Eka Putra menyebut pertemuan bersama para veteran dan pejuang kemerdekaan menjadi salah satu momen yang selalu membahagiakan setiap peringatan HUT RI.
Menurutnya, silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sumber semangat bagi dirinya dalam menjalankan amanah memimpin Kabupaten Tanah Datar.
“Dengan bertemu bapak dan ibu veteran serta pejuang lainnya, bisa meningkatkan semangat bagi saya memimpin Tanah Datar. Semangat itu ditularkan dari para pejuang dalam merebut ataupun mempertahankan kemerdekaan,” ujar Eka.
Eka juga menyinggung sejarah perjuangan mempertahankan Radio YBJ-6 yang mengudara untuk menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan salah satu bagian penting dari sejarah perjuangan kemerdekaan yang terjadi di Tanah Datar.
“Melihat dan membaca sejarah, betapa pentingnya perjuangan bapak dan ibu veteran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tanpa itu, entah apa dan bagaimana Indonesia saat ini. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih dan Insya Allah akan terus melanjutkan perjuangan,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama DPRD akan terus berupaya meningkatkan perhatian dan memberikan dukungan kepada para veteran serta pejuang kemerdekaan.
“Pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, akan terbuka menerima kritik dan saran serta dukungan dari bapak dan ibu veteran semua,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung di Gazebo Indojolito, Batusangkar, tersebut dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, jajaran Forkopimda, serta para veteran dan pejuang kemerdekaan.
Sebelumnya, Bupati Eka Putra bersama rombongan mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Cindua Mato. Pemkab Tanah Datar juga mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan secara virtual.
Dalam temu ramah tersebut, Eka Putra menyebut pertemuan bersama para veteran dan pejuang kemerdekaan menjadi salah satu momen yang selalu membahagiakan setiap peringatan HUT RI.
Menurutnya, silaturahmi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sumber semangat bagi dirinya dalam menjalankan amanah memimpin Kabupaten Tanah Datar.
“Dengan bertemu bapak dan ibu veteran serta pejuang lainnya, bisa meningkatkan semangat bagi saya memimpin Tanah Datar. Semangat itu ditularkan dari para pejuang dalam merebut ataupun mempertahankan kemerdekaan,” ujar Eka.
Eka juga menyinggung sejarah perjuangan mempertahankan Radio YBJ-6 yang mengudara untuk menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia masih ada. Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan salah satu bagian penting dari sejarah perjuangan kemerdekaan yang terjadi di Tanah Datar.
“Melihat dan membaca sejarah, betapa pentingnya perjuangan bapak dan ibu veteran dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Tanpa itu, entah apa dan bagaimana Indonesia saat ini. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih dan Insya Allah akan terus melanjutkan perjuangan,” katanya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama DPRD akan terus berupaya meningkatkan perhatian dan memberikan dukungan kepada para veteran serta pejuang kemerdekaan.
“Pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, akan terbuka menerima kritik dan saran serta dukungan dari bapak dan ibu veteran semua,” ujarnya.
Bupati Eka Putra kagumi semangat pejuang
Bukan Sekadar Agenda Tahunan
Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengatakan temu ramah bersama para veteran yang digelar setiap peringatan HUT RI bukan sekadar kegiatan rutin tahunan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah daerah sekaligus momentum untuk menyerap semangat perjuangan para veteran.
“Kegiatan ini sebagai bukti salah satu perhatian pemerintah daerah. Dengan bersilaturahmi bersama veteran dan pejuang, kita bisa merasakan semangat juang. Apalagi saat ini para veteran yang hadir dalam acara ini semakin berkurang,” kata Anton.
Ia berharap, meski para pejuang yang telah gugur semakin banyak, silaturahmi dan penghormatan terhadap jasa mereka tetap terjaga. Menurutnya, kehadiran para pejuang yang telah meninggal dunia dapat diwakili oleh istri, anak, maupun cucu mereka.
Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tanah Datar Epri Wdwardi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar serta Forkopimda yang telah mengundang dan memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ini membuktikan bahwa kita di Tanah Datar tidak melupakan sejarah,” ujarnya.
Kegiatan temu ramah kemudian ditutup dengan makan siang bersama antara jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, dan para veteran. (reyhan)