include "breadcrumb.php" ?>
Tepat sekitar pukul 06.30 WIB, peserta mulai bergerak mengikuti rute yang telah disiapkan panitia.
Di sepanjang lintasan, sejumlah personel ditempatkan untuk mengatur arus peserta. Juri, marshall, marshall motor, petugas water station hingga tim medis bekerja memastikan perlombaan berjalan sesuai rencana.
Panitia juga menyiapkan empat titik medis, masing-masing dua titik di sepanjang rute dan dua titik di lokasi kegiatan. Dua check point turut disiapkan sebagai bagian dari sistem pendukung perlombaan.
Ada yang berlari mengejar podium. Ada yang sekadar ingin menuntaskan lintasan. Ada pula pelajar yang menjadikan lomba ini sebagai pengalaman berharga untuk menguji kemampuan mereka.
Namun, garis finis bukan akhir dari kemeriahan.
Setelah menyelesaikan lomba, peserta menikmati makanan dan minuman yang disediakan panitia. Suasana kemudian semakin semarak ketika seluruh peserta diajak mengikuti senam bersama di lapangan Kantor Bupati Solok.
Kawasan yang sebelumnya menjadi garis akhir perlombaan pun berubah menjadi arena kebersamaan.
Podium Bukan Satu-satunya Hadiah
Bagi peserta yang berhasil mencatat waktu terbaik, hadiah uang tunai telah menanti.
Untuk kategori Umum Putra dan Putri, juara pertama memperoleh Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta dan juara ketiga Rp750 ribu.
Sedangkan kategori Pelajar Putra dan Putri, juara pertama mendapatkan Rp1 juta, juara kedua Rp750 ribu dan juara ketiga Rp500 ribu.
Panitia juga memberikan hadiah bagi Juara Harapan I, II dan III, masing-masing senilai Rp250 ribu.
Selain hadiah bagi para juara, peserta juga berkesempatan membawa pulang doorprize yang menambah semarak suasana.
Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026 akhirnya meninggalkan cerita lebih dari sekadar perlombaan.
Di Arosuka, ribuan orang berkumpul, berlari dan bersenang-senang dalam satu kegiatan. Bagi sebagian peserta, mungkin lomba itu berakhir ketika melewati garis finis.
Tetapi bagi Arosuka, pagi itu menjadi cerita lain: tentang olahraga yang menyatukan, kepolisian yang hadir bersama masyarakat, dan ribuan langkah yang bergerak dalam semangat kebersamaan. (Irman Kuto)
Arosuka
Dibanjiri 1.360
Pelari
Bhayangkara Run 2026
Berubah
Jadi Pesta Olahraga
Arosuka Dibanjiri 1.360 Pelari, Bhayangkara Run 2026 Berubah Jadi Pesta Olahraga
KabaSumbar - Matahari belum sepenuhnya meninggi ketika suasana di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, mulai dipenuhi riuh langkah kaki. Dari pelari muda hingga peserta dewasa, mereka datang dengan satu tujuan: menaklukkan lintasan dan menikmati semarak olahraga bersama.
Tercatat sebanyak 1.360 orang peserta ambil bagian dalam Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026, yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara dan Peringatan HUT ke 81 Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) pagi.
Tugu Ayam Arosuka menjadi titik awal. Dari sana, para pelari dilepas menyusuri sejumlah ruas kawasan Kota Arosuka hingga akhirnya menuntaskan perjuangan di halaman Kantor Bupati Solok.
Bukan hanya soal siapa yang tiba paling cepat. Sejak garis start, atmosfer kebersamaan justru terasa lebih kuat. Para peserta berlari dengan kemampuan masing-masing, sementara masyarakat dan petugas ikut memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar.
Dari total peserta, 590 orang merupakan peserta umum putra, 478 umum putri, 173 pelajar putra dan 119 pelajar putri.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu. Turut hadir Wakil Bupati Solok H. Candra, Kapolres Solok AKBP Rini Anggaraini, jajaran pejabat utama dan personel Polres Solok, serta unsur Forkopimda Kabupaten Solok.
Tercatat sebanyak 1.360 orang peserta ambil bagian dalam Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026, yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara dan Peringatan HUT ke 81 Republik Indonesia, Minggu (16/8/2026) pagi.
Tugu Ayam Arosuka menjadi titik awal. Dari sana, para pelari dilepas menyusuri sejumlah ruas kawasan Kota Arosuka hingga akhirnya menuntaskan perjuangan di halaman Kantor Bupati Solok.
Bukan hanya soal siapa yang tiba paling cepat. Sejak garis start, atmosfer kebersamaan justru terasa lebih kuat. Para peserta berlari dengan kemampuan masing-masing, sementara masyarakat dan petugas ikut memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar.
Dari total peserta, 590 orang merupakan peserta umum putra, 478 umum putri, 173 pelajar putra dan 119 pelajar putri.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu. Turut hadir Wakil Bupati Solok H. Candra, Kapolres Solok AKBP Rini Anggaraini, jajaran pejabat utama dan personel Polres Solok, serta unsur Forkopimda Kabupaten Solok.
Semarak Arosuka ditengah ribuan peserta Bhayangkara Run 2026
Tepat sekitar pukul 06.30 WIB, peserta mulai bergerak mengikuti rute yang telah disiapkan panitia.
Di sepanjang lintasan, sejumlah personel ditempatkan untuk mengatur arus peserta. Juri, marshall, marshall motor, petugas water station hingga tim medis bekerja memastikan perlombaan berjalan sesuai rencana.
Panitia juga menyiapkan empat titik medis, masing-masing dua titik di sepanjang rute dan dua titik di lokasi kegiatan. Dua check point turut disiapkan sebagai bagian dari sistem pendukung perlombaan.
Para pelari berpacu menjadi yang tercepat di rute kawasan Kota Arosuka
Ada yang berlari mengejar podium. Ada yang sekadar ingin menuntaskan lintasan. Ada pula pelajar yang menjadikan lomba ini sebagai pengalaman berharga untuk menguji kemampuan mereka.
Namun, garis finis bukan akhir dari kemeriahan.
Setelah menyelesaikan lomba, peserta menikmati makanan dan minuman yang disediakan panitia. Suasana kemudian semakin semarak ketika seluruh peserta diajak mengikuti senam bersama di lapangan Kantor Bupati Solok.
Kawasan yang sebelumnya menjadi garis akhir perlombaan pun berubah menjadi arena kebersamaan.
Podium Bukan Satu-satunya Hadiah
Bagi peserta yang berhasil mencatat waktu terbaik, hadiah uang tunai telah menanti.
Untuk kategori Umum Putra dan Putri, juara pertama memperoleh Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta dan juara ketiga Rp750 ribu.
Sedangkan kategori Pelajar Putra dan Putri, juara pertama mendapatkan Rp1 juta, juara kedua Rp750 ribu dan juara ketiga Rp500 ribu.
Panitia juga memberikan hadiah bagi Juara Harapan I, II dan III, masing-masing senilai Rp250 ribu.
Selain hadiah bagi para juara, peserta juga berkesempatan membawa pulang doorprize yang menambah semarak suasana.
Bhayangkara Run Road to Police Women Run 2026 akhirnya meninggalkan cerita lebih dari sekadar perlombaan.
Di Arosuka, ribuan orang berkumpul, berlari dan bersenang-senang dalam satu kegiatan. Bagi sebagian peserta, mungkin lomba itu berakhir ketika melewati garis finis.
Tetapi bagi Arosuka, pagi itu menjadi cerita lain: tentang olahraga yang menyatukan, kepolisian yang hadir bersama masyarakat, dan ribuan langkah yang bergerak dalam semangat kebersamaan. (Irman Kuto)