Saham JPFA Menguat, Fundamental Naik dan Uji Resistance Rp2.350

Saham JPFA Menguat, Fundamental Naik dan Uji Resistance Rp2.350

Oleh: Supardi,SE,CFP
Branch Manager .MNC SEKURITAS CABANG PADANG

KabaSumbar -- Saham JPFA menjadi perhatian pada perdagangan 16 September 2026 setelah kinerja semester I tumbuh dan aktivitas pembelian mulai meningkat.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencatat penjualan neto Rp35,36 triliun hingga 30 Juni 2026. Angka tersebut naik dari Rp27,48 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,48 triliun. Pada semester I 2025, laba tersebut tercatat Rp1,24 triliun.

Laba per saham dasar JPFA juga meningkat. Perseroan mencatatkan laba per saham sekitar Rp211 per saham pada semester I 2026, dibandingkan Rp106 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja JPFA Ditopang Bisnis Agri-Pangan

Japfa menjalankan bisnis agri-pangan secara terintegrasi, mulai dari produksi pakan ternak, pembibitan unggas dan peternakan komersial hingga makanan olahan.

Perseroan juga memiliki bisnis perikanan dan peternakan sapi. Produk makanan olahan JPFA antara lain dipasarkan dengan merek So Good dan Sozzis.

Segmen pakan ternak masih menjadi salah satu penyumbang utama kinerja perseroan. Pemulihan harga produk unggas ikut mendukung pertumbuhan pendapatan dan laba pada paruh pertama 2026.

Laba usaha JPFA mencapai Rp3,75 triliun pada semester I 2026, naik dari Rp2,13 triliun setahun sebelumnya. Laba bruto juga meningkat dari Rp5,28 triliun menjadi Rp7,63 triliun.

Kinerja tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat saham JPFA menarik perhatian pelaku pasar. Namun, investor tetap perlu memperhatikan perubahan harga pakan, harga jual produk unggas, biaya produksi dan permintaan pasar.

Analisis Teknikal Saham JPFA

Tim Analis MNC Sekuritas menempatkan JPFA dalam skenario Buy on Weakness (BoW) dengan support Rp2.220 dan resistance Rp2.350.

Analisis tersebut menunjukkan Saham JPFA masih berada dalam tren naik. Volume pembelian mendominasi perdagangan dan harga bertahan di atas MA20.

MACD masih berada di area positif, meski pergerakannya mulai melandai. Sementara itu, Stochastic bergerak datar di area netral.

Level Rp2.350 menjadi resistance yang perlu diperhatikan. Jika harga mampu melewati level tersebut dengan volume pembelian yang meningkat, analisis MNC Sekuritas memperkirakan JPFA dapat menguji area Rp2.420 hingga Rp2.510.

Sebaliknya, tekanan jual dapat membawa harga kembali menguji area support Rp2.220. Posisi pivot point berada di Rp2.270.

Asing Mulai Net Buy JPFA

Perdagangan 16 September 2026 juga menunjukkan perubahan pada aktivitas investor asing. Berdasarkan informasi dalam bahan analisis, investor asing mulai mencatatkan net buy pada saham JPFA.

Broker besar tercatat melakukan akumulasi dengan rata-rata harga sekitar Rp2.300. Transaksi pembelian terbesar berada di Rp2.310, sedangkan transaksi penjualan terbesar berada di Rp2.300.

JPFA bergerak dalam rentang Rp2.270 hingga Rp2.320 pada perdagangan tersebut. Harga penutupan berada di sekitar Rp2.300.

Pergerakan harga di atas MA20 masih menjaga struktur tren naik. Investor yang mengikuti pergerakan JPFA dapat memperhatikan dua area utama, yaitu Rp2.220 sebagai support dan Rp2.350 sebagai resistance.

Dividen JPFA

JPFA juga memiliki kebijakan pembagian dividen kepada pemegang saham. Untuk tahun buku 2025, perseroan membagikan dividen tunai Rp140 per saham.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia mencatat pembayaran dividen tersebut pada 19 Mei 2026.

Bagi investor, dividen menjadi salah satu faktor dalam melihat imbal hasil saham. Namun, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan valuasi, kinerja perusahaan, kondisi industri dan risiko pasar.

Pertumbuhan penjualan dan laba JPFA pada semester I 2026 memberikan gambaran positif dari sisi kinerja keuangan. Di pasar saham, harga Rp2.350 menjadi level teknikal yang perlu diperhatikan setelah JPFA bertahan di atas MA20.

Pergerakan berikutnya akan bergantung pada kemampuan harga mempertahankan support serta aktivitas volume ketika menguji resistance.

Mulai perjalanan investasi Anda dari edukasi yang tepat.

Gabung gratis di Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang untuk mendapatkan materi pembelajaran, informasi kelas, diskusi pasar modal, dan kesempatan mengikuti program sertifikasi BEI.

Bergabung: Klik di sini untuk bergabung

Disclaimer: Analisis ini disusun sebagai informasi dan bukan ajakan membeli maupun menjual saham. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

JPFA saham JPFA Japfa Comfeed saham unggas analisis teknikal dividen saham bursa saham saham Indonesia