Saham ELSA Masih Menarik Dikoleksi? Didukung Laba Naik, Dividen, dan Aksi Borong Investor Asing2

Saham ELSA Masih Menarik Dikoleksi? Didukung Laba Naik, Dividen, dan Aksi Borong Investor Asing2

Oleh: Supardi, SE, CFP
Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Padang
IDX KP Sumbar

KabaSumbar -- Saham PT Elnusa Tbk (ELSA) kembali masuk radar investor setelah prospek fundamental dan sinyal teknikalnya sama-sama menguat. Emiten jasa energi milik Grup Pertamina itu berpeluang mencatat pertumbuhan laba yang lebih tinggi sepanjang 2026.

PT Elnusa Tbk merupakan anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina. Perseroan menyediakan layanan jasa energi terintegrasi, mulai dari jasa hulu migas hingga distribusi energi di berbagai wilayah Indonesia.

Analis memperkirakan pendapatan dari sejumlah proyek hulu migas yang belum diakui pada kuartal I 2026 akan mulai tercatat pada kuartal II. Pengakuan pendapatan tersebut diperkirakan ikut mengerek kinerja perseroan pada semester pertama tahun ini.

Sepanjang 2026, laba bersih ELSA diproyeksikan berada di kisaran Rp900 miliar hingga Rp948 miliar, naik sekitar 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Proyeksi tersebut memperlihatkan pertumbuhan bisnis Elnusa masih terjaga di tengah aktivitas sektor energi nasional.

ELSA juga telah membagikan dividen tunai pada 8 Juli 2026 sebesar sekitar Rp323 miliar, atau setara Rp44,29 per saham. Pembagian dividen itu menambah daya tarik saham ELSA bagi investor yang memburu kombinasi pertumbuhan dan pendapatan dividen.

Di sektor operasional, Elnusa memegang peran penting dalam distribusi energi nasional. Sebagian besar armada truk tangki BBM Pertamina yang beroperasi di berbagai daerah dikelola oleh entitas di bawah PT Elnusa Tbk. Armada tersebut mendistribusikan BBM bersubsidi maupun program BBM Satu Harga hingga ke berbagai wilayah Indonesia.

Aktivitas investor asing juga menunjukkan sentimen positif. Sejak 29 Juni hingga 8 Juli 2026, investor asing mencatat net buy hampir setiap hari. Hanya pada 2 Juli 2026 terjadi net sell dengan nilai yang relatif kecil.

Dari sisi teknikal, tim analis MNC Sekuritas menilai ELSA masih bergerak dalam tren naik jangka pendek setelah bertahan di atas Moving Average 200 (MA200). Volume transaksi juga meningkat dalam dua hari perdagangan terakhir, menandakan minat beli masih terjaga.

Indikator MACD mulai mengarah naik meski masih berada di area negatif. Sementara itu, indikator Stochastic telah memasuki area overbought, sehingga peluang kenaikan harga masih terbuka, meski investor perlu mengantisipasi konsolidasi jangka pendek.

Tim analis MNC Sekuritas merekomendasikan Buy untuk saham ELSA dengan area support di level 585 dan resistance di 640. Jika tren penguatan berlanjut, harga saham berpeluang menuju kisaran 675 hingga 715.

Ingin belajar investasi saham lebih dalam?

Bapak dan Ibu dapat bergabung secara gratis di Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang. Dapatkan materi pasar modal, diskusi saham, informasi kelas edukasi, serta kesempatan memperoleh sertifikat dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Klik di sini untuk bergabung dengan Grup Edukasi Saham Gratis IDX dan MNC Sekuritas Padang.

 

Disclaimer: Tulisan ini merupakan opini dan pandangan pribadi penulis berdasarkan data serta analisis yang tersedia. Bukan merupakan ajakan membeli atau menjual efek tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

ELSA saham ELSA PT Elnusa dividen saham energi Pertamina MNC Sekuritas investor asing BEI analisis saham