PP HMI Al Washliyah Dukung Langkah Empatik Kapolri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi ITB

PP HMI Al Washliyah Dukung Langkah Empatik Kapolri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi ITB

Oleh : Dhiwa TA

KabaSumbar - HMI Al Washliyah, melalui Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP Himmah), menyampaikan apresiasi atas langkah bijak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menangguhkan penahanan mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS.

Ia merupakan tersangka kasus pembuatan meme Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo. Keputusan ini dinilai mencerminkan pendekatan humanis dalam penegakan hukum.

HMI Al Washliyah Puji Kepemimpinan Empatik Polri

Ketua Umum PP Himmah, Abdul Razak Nasution, memuji langkah Kapolri yang menunjukkan empati dan kepekaan sosial. œKami sangat mengapresiasi Kapolri atas keputusan bijak dan penuh empati dalam menangani kasus ini, ujar Razak pada Selasa (13/5/2025).

Baca Juga : Mahasiswi ITB Viral, PBNU Tanggapi

Menurut Razak, penangguhan penahanan yang mempertimbangkan permohonan keluarga dan jaminan dari Ketua Komisi III DPR RI menunjukkan kepemimpinan Polri yang peka terhadap dinamika sosial.

œIni bukan sekadar prosedur hukum, tetapi langkah humanis yang mencerminkan keberanian moral Kapolri dalam mengambil keputusan di tengah tekanan publik, tambahnya.

HMI Al Washliyah Dorong Keadilan Restoratif

Menurut Razak, pendekatan Kapolri menunjukkan modernisasi Polri yang profesional dan humanis, sekaligus menerapkan prinsip keadilan restoratif. œKami perlu mengedepankan edukasi bagi generasi muda agar memahami dampak tindakan di ruang digital, jelasnya.

œKeputusan ini menjadi teladan bahwa penegakan hukum harus seimbang antara ketegasan dan kepekaan terhadap konteks sosial serta masa depan individu. Ini adalah langkah berani yang menunjukkan kualitas kepemimpinan Polri, tutup Razak.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah