Potensi Cuan Saham ENRG: Analisis Teknikal BoW, Target Rp1.455 di Depan Mata
Oleh: Supardi, SE, CFP
Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Padang
KabaSumbar -- PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) kembali masuk radar pelaku pasar. Emiten hulu minyak dan gas bumi (migas) yang berada di bawah Bakrie Group ini mencatat fundamental yang tetap solid, sementara indikator teknikal mulai menunjukkan peluang pembalikan arah.
Profil Bisnis: Salah Satu Produsen Migas Swasta Nasional
ENRG berdiri pada 2001 dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2004. Perusahaan menjalankan bisnis eksplorasi, pengembangan, produksi, dan perdagangan minyak mentah, gas alam, serta Coal Bed Methane (CBM).
Saat ini ENRG mengelola sekitar 13 blok migas darat dan lepas pantai yang tersebar di Sumatera, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.
Perusahaan juga memiliki aset di Mozambik, Afrika. Blok Bentu, Malacca Strait, dan Kangean menjadi kontributor utama produksi migas ENRG.
Selain memproduksi migas, ENRG memasok gas alam untuk pembangkit listrik PLN serta sejumlah sektor industri di Sumatera dan Jawa melalui kontrak jangka panjang.
Kinerja Keuangan Masih Bertumbuh
Laporan keuangan menunjukkan ENRG masih membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih. Tren tersebut terlihat pada laporan keuangan tahun penuh sebelumnya dan berlanjut pada kuartal I tahun berjalan.
Pertumbuhan itu menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja perseroan di tengah fluktuasi harga komoditas energi global.
Arus Dana Asing dan Akumulasi Broker
Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatat aksi net sell secara berturut-turut pada 22-30 Juli.
Di sisi lain, broker justru melakukan akumulasi dengan rata-rata harga sekitar Rp1.250. Level tersebut dapat menjadi acuan untuk mengamati area support.
Analisis Teknikal: Buy on Weakness
Tim Analis MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness (BoW) untuk saham ENRG.
Pola Bullish Engulfing
Pergerakan harga membentuk pola Bullish Engulfing, yang umumnya menandakan pembeli mulai mengambil kendali setelah fase pelemahan. Saat ini ENRG diperkirakan memasuki fase pemulihan setelah terkoreksi selama lima hari berturut-turut.
Indikator Momentum
MACD masih bergerak datar di area positif sehingga tren jangka menengah dinilai tetap terjaga.
Sementara itu, Stochastic mulai menyempit dan berpeluang membentuk Golden Cross di area oversold. Jika konfirmasi muncul, sinyal tersebut dapat membuka peluang penguatan harga dalam jangka pendek.
Level Penting Perdagangan
- Support: Rp1.225
- Resistance: Rp1.305
Target Harga
Berdasarkan analisis teknikal, target pergerakan saham ENRG meliputi:
- Target jangka pendek: Rp1.360
- Target jangka menengah: Rp1.455
Target Rp1.455 berpeluang tercapai apabila harga mampu menembus resistance Rp1.305 dengan dukungan volume transaksi yang meningkat.
ENRG memadukan fundamental yang kuat di sektor energi dengan peluang teknikal jangka pendek yang menarik. Selama harga bertahan di atas area support dan mampu menembus resistance Rp1.305, peluang menuju target berikutnya tetap terbuka.
Tertarik belajar pasar modal tanpa biaya?
IDX bersama MNC Sekuritas Padang membuka Grup Edukasi Saham gratis bagi masyarakat. Anggota akan memperoleh informasi seputar investasi, kelas edukasi, dan berbagai program dari BEI.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual efek tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Lakukan riset mandiri (Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi.