Pertama di Sumbar: Jaksa Menjadi Kepala Inspektorat Di Dharmasraya, Bupati Annisa Tegaskan Bukan Untuk Menakut-nakuti
KabaSumbar - Pertama di Sumbar, terobosan besar dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya dengan mengangkat seorang jaksa menjadi Kepala Inspektorat daerah setempat.
Langkah berani dilakukan, kata Bupati Annisa Suci Ramadhani, sebagai bentuk komitmen menciptakan pemerintahan bersih dan akuntabel, hingga dirinya mempercayakan Inspektur Daerah Dharmasraya diisi oleh seorang Jaksa Fungsional di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumbar.
Langkah menakjubkan Bupati Dharmasraya itu, mengkristal Ketika melantik Ramadhani, SH, MH, sebagai Inspektur Daerah dihadapan Ketua DPRD Dharmasraya, Forkopimda, Sekda, Asisten, Kepala OPD, Senin (9/2/2026) di Aula kantor bupati setempat.
Mengirngi itu, Annisa Suci Ramadhani menegaskan penunjukan jaksa dari Kejaksaan Tinggi Sumbar merupakan terobosan untuk memperkuat pengawasan pemerintahan.
Å"Alhamdulillah, hari ini kita telah bersama Pak Ramadhani, beliau adalah Jaksa di Kejaksaan Tinggi Sumbar dan untuk pertama kali seorang Jaksa akan memimpin inspektorat Kabupaten Dharmasraya , ujarnya.
Menurutnya, langkah ini bertujuan meminimalkan kekeliruan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan memastikan perbaikan tata kelola keuangan daerah.Dengan mengedepankan prinsip akuntabilititas dan transparansi sekaligus audit internal dipimpin oleh seseorang yang memahami hukum, tentu akan membuat anggaran dapat digunakan dengan sebaik baiknya untuk kepentingan masyarakat.
Latar belakang hukum dan pengalaman pengawasan Ramadhani, dinilai Annisa dapat mengoptimalkan fungsi inspektorat.
Å"Kehadiran Pak Ramadhani bukan untuk menakuti-nakuti, tapi untuk meminimalisir kekeliruan potensi pelanggaran hukum penyelenggaraan pemerintahan. Tujuannya adalah untuk pemcegahan, karena kita butuh orang yang paham dan mengerti hukum, jelas Annisa.

Bupati Annisa menegaskan, Dharmasraya tetap memiliki SDM kompeten, namun Inspektorat berfungsi sebagai pengawas internal pemerintah kabupaten sebagai alarm pertama, apabila terdapat hal hal yang tidak sesuai aturan sekaligus menjadi tempat untuk evaluasi dan konsultasi berbagai persoalan hukum terkait administrasi pemerintahan.
Kehadiran pejabat dari Kejaksaan Tinggi Sumbar akan memberikan perspektif berbeda dan akan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dengan sistem ini, konsultasi hukum dapat dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.
Kata Srikandi Dharmasraya itu, kedepan Dharmasraya bisa melakukan perencanaan anggaran dengan lebih baik dan audit internal bisa benar benar berjalan untuk memastikan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Å"Dengan begitu anggaran akan dipergunakan dengan maksimal untuk kepentingan masyarakat papar Annisa. (Irman Kuto)
Sumbar Kejati Sumbar Jaksa Bupati Annisa Pemkab Dharmasraya Kepala Inspektorat Ramadhani Terobosan besar