Pemkab Dharmasraya Respon Dampak Kemarau Panjang, 64.000 liter Air Bersih Dikirim Saban Hari ke Masyarakat Empat Koto
KabaSumbar - Pemkab Dharmasraya merespon cepat kelangkaan air bersih yang terjadi di nagari Empat Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung akibat kemarau Panjang.
Sekurangnya 16 tangki berkapasitas 4.000 liter/tangki, dikirim Pemkab Dharmasraya melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumbar guna memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.
Penyaluran air bersih mencapai 64.000 liter/hari itu, dilakukan selama dua hari, mulai dai hari Sabtu dan Minggu (2122 Februari 2026).Terhadap itu, Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Zakirman, melalui Sekretaris Rahmatsyah Rangkuti menyampaikan, bantuan ini merupakan hasil koordinasi intensif Bupati Annisa Suci Ramadhani dengan BPBPK Sumbar.
Langkah itu dilakukan Bupati Dharmasraya guna memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadhan.
Å"Penyaluran dilakukan menggunakan dua truk tangki. Masing-masing truk melakukan delapan kali distribusi setiap hari,ungkapnya.
Dikatakan, jika dalam dua hari ini hujan belum turun dengan intensitas yang memadai, pihaknya akan mengusulkan kepada BPBPK Sumbar, untuk membangun beberapa unit penampungan dan sistem penyaluran air portabel di sejumlah titik strategis.
Å"Dengan begitu, masyarakat lebih mudah mengakses air bersih, ujar Rahmatsyah.
Adapun jorong yang menjadi sasaran bantuan meliputi Jorong Pulau Punjung, Jorong Tanjung Limau, Jorong Padang Duri, dan Jorong Ranah Pulau Punjung.
Proses penyaluran di lapangan turut diawasi langsung oleh Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung, David Iskan bersama Camat Pulau Punjung, Erik Harja. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Air bersih tersebut dimanfaatkan warga untuk kebutuhan dasar. Seperti memasak, minum, mandi, mencuci, serta keperluan ibadah. Terlebih di bulan Ramadan.
Dalam beberapa hari terakhir, sebagian warga terpaksa membeli air atau mengambilnya dari sumber yang cukup jauh dari tempat tinggal mereka akibat sumur yang mulai mengering.
Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung menyampaikan ucapan terima kasih atas respon cepat Pemkab Dharmasraya dan Pemerintah Pusat dalam memenuhi kebutuhan warganya.
Ia menyebut bantuan air bersih ini sangat berarti, mengingat sudah hampir satu bulan hujan tidak turun dengan intensitas memadai.
Å"Kalaupun sempat turun hujan, jumlahnya belum cukup untuk kembali mengairi sumur-sumur warga.,jelasnya
David Iskan menaruh harapan dan berdoa agar hujan segera turun di Dharmasraya, sehingga sumber air masyarakat kembali normal. (Irman Kuto/*)
Dharmasraya Air Bersih distribusi air bersih Kemarau Panjang Nagari Empat Koto Pulau Punjung Kelangkaan Air bersih