Beranda Nasional Pasukan TNI Kalajengking Hitam Dikirim ke Papua.

Pasukan TNI Kalajengking Hitam Dikirim ke Papua.

TNI
KabaSumbar.net – TNI kembali mengirim pasukan ke daerah konflik Papua untuk melakukan pengamanan. Kali ini pasukan yang dikirim berasal dari Yonif 126/Kala Cakti. Mereka akan ditempatkan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Pos Kotis Senggeh, Sektor Utara Papua, Kabupaten Keerom, Papua.

Dilansir dari TribunTimur.com, persiapan pemberangkatan pasukan itu dihadiri oleh Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Achmad Daniel Chardin. Dalam pengarahannya, Panglima Kodam Bukit Barisan menekankan kepada para prajuritnya agar menjaga perbatasan dengan sugguh-sungguh demi menjaga perbatasan negara.

Dansatgas Letkol Inf Dwi Widodo memaparkan tentang keadaan daerah operasi dan situasi pos-pos serta pelaksanaan kegiatan selama penugasan di wilayah perbatasan.

Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin berharap kepada prajurit Yonif 126/KC, agar tetap selalu waspada, cepat kuasai medan daerah operasi yang menjadi sektor masing-masing, jaga faktor keamanan dan kesehatan serta sedapat mungkin bantu mengatasi kesulitan warga perbatasan.

TNI

“Untuk itu saya tekankan, pedomani Delapan Wajib TNI dan Tujuh Perintah Harian Kasad dalam bertindak dan berprilaku di masyarakat, serta segera beradaptasi dan berinteraksi sosial,” ujar Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, Selasa (29/3/2022) kemarin.

“Dalam pelaksanaan tugas operasi harus mengutamakan keselamatan rakyat dan personel dengan pendekatan agama, membangun komunikasi yang humanis, jaga dan selalu menjunjung kearifan lokal adat istiadat warga setempat,” ucapnya.

“Di sini, saya sebagai Pangdam I/BB sekaligus sebagai bapak kalian menginginkan kalian semua berangkat bareng dan pulang bareng,” pungkasnya.

Usai memberikan pengarahan, Pangdam I /BB melakukan penanaman pohon dan foto bersama para prajurit Yonif 126/KC dan bergerak ke Sentani, Papua.

Batalyon Infanteri 126/Kala Cakti atau Yonif 126/KC yang merupakan Batalyon Infanteri di bawah komando Brigif 7/Rimba Raya, Kodam I/Bukit Barisan.

Melansir dari berbagai sumber, Embrio batalyon merupakan Yonif 124/Solu Bolon sesuai Skep Pangdam II/BB, tanggal 30 April 1962 yang merupakan penyempurnaan batalyon D berkedudukan di Marendal dan dipindahkan ke Sibolga. Saat ini mako Yonif 126/Kala Cakti bermarkas di Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara.

Sejarah pasukan yang memiliki maskot kalajengking hitam ini berawal pada 27 November 1964 saat Batalyon 123 Portibi dimasukkan ke organik Yonif 124/Solu Bolon dan diubah namanya menjadi Batalyon 206.

Setelah itu keluar sprin Pangdam 2034/I/1965 tanggal 8 September 1965 Yonif 206 menjadi Yonif 126 kemudian disempurnakan menjadi organik Brigif 7/Rimba Raya berkedudukan di Marendal Medan.

Pada tanggal 5 Oktober 1966 Yonif 126 menerima tunggul Kala Cakti dari Pangkowilham I Sumatra di lapangan Garuda Medan dan berdasarkan Skep Pangdam II BB nomor 0744/XII/1968 tanggal 30 Desember 1968 kedudukan Yonif 126 KC dipindahkan ke Kabupaten Dairi, dilanjutkan dengan radiogram Pangdam II BB nomor TR/1308/1974, tanggal 30 Desember 1974 dislokasi Markas Yonif 126 KC dipindahkan ke Bunut Kisaran dari Kabupaten Dairi.

Dan berdasarkan Sprin tanggal 7 Desember 1984 Yonif 126/KC menjadi organik Korem 022/PT Tmt 1 Januari 1985. Batalyon ini sudah berganti-ganti pimpinan atau Komandan Batalyon. Terakhir kali dijabat oleh Letnan Kolonel Infanteri Victor Tampubolon pada periode 2011.

sebagai satuan tempur Yonif 126 KC, sejak tahun 1965 telah dilibatkan dalam operasi tempur di berbagai palagan seperti operasi G30S PKI, penumpasan PGRS/Paraku di Kalimantan Barat tahun 1973-1974, Operasi Seroja di Timor Timur tahun 1977 dan sejumlah operasi lainnya.

Batalyon ini juga pernah melakukan bakti TNI gelombang dan badai tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Serta operasi di daerah rawan Aceh yang diperkirakan telah mencapai 18 kali.

Facebook Comments

Artikulli paraprak3 Pengedar Ganja Dibekuk Polisi di Lampung Tengah
Artikulli tjetërFSPMI KC Bekasi Siap Ciptakan May Day 2022 Kamtibmas Yang Kondusif