Menyambung Kota Solok hingga Perbatasan, Jalan Lingkar Utara Segera Dilanjutkan

Menyambung Kota Solok hingga Perbatasan, Jalan Lingkar Utara Segera Dilanjutkan

KabaSumbar - Jalan Lingkar Utara Kota Solok perlahan mendekati titik penyelesaian. Dari total rencana pembangunan sepanjang 8,4 kilometer, sekitar 5,4 kilometer telah terbangun. Kini, ruas yang tersisa kembali ditinjau untuk dilanjutkan hingga menyentuh perbatasan Kota Solok dengan Kabupaten Solok.

Keseriusan melanjutkan proyek strategis tersebut terlihat saat Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade, Kepala Balai Jalan Nasional Andi beserta jajaran dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), turun langsung meninjau lokasi, Jumat (18/9/2026).

Peninjauan bukan sekadar melihat kondisi jalan. Di lapangan, rombongan juga mengecek ruas yang akan dikerjakan sekaligus memastikan rencana pembangunan lanjutan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan perencanaan.

Bagi Pemerintah Kota Solok, keberadaan Jalan Lingkar Utara memiliki arti strategis. Ketika ruas tersebut tersambung hingga perbatasan Kabupaten Solok, masyarakat akan memiliki akses alternatif yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan.

Peninjauan ruas jalan Lingkar Utara di Laing Kota Solok
Peninjauan ruas jalan Lingkar Utara di Laing Kota Solok

Ramadhani menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Balai Jalan Nasional serta Andre Rosiade yang turut mendorong keberlanjutan pembangunan infrastruktur tersebut.

“Pembangunan Jalan Lingkar Utara ini merupakan bagian penting dalam mendukung konektivitas dan pengembangan Kota Solok. Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat serta Anggota DPR RI sehingga pembangunan jalan ini dapat terus dilanjutkan,” ujar Ramadhani.

Harapan untuk menuntaskan ruas yang tersisa kini mendapat dukungan anggaran melalui Dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Pelaksanaan pembangunan dilakukan langsung oleh Balai Jalan Nasional.

Dengan pembangunan lanjutan ini, Pemko Solok berharap Jalan Lingkar Utara tidak berhenti sebagai proyek infrastruktur semata. Jalan tersebut diharapkan menjadi jalur yang membuka akses lebih luas, memperkuat hubungan antarkawasan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Jika seluruh ruas tersambung hingga perbatasan Kabupaten Solok, wajah konektivitas di bagian utara Kota Solok pun diharapkan ikut berubah. Jalur alternatif semakin terbuka, mobilitas semakin mudah, dan kawasan di sepanjang koridor jalan berpeluang tumbuh lebih cepat. (Irman Kuto)

Menyambung Kota Solok hingga Perbatasan Jalan Lingkar Utara Segera Dilanjutkan