LPTQ Sumbar Matangkan Program Prioritas dan Anggaran 2026-2027

LPTQ Sumbar Matangkan Program Prioritas dan Anggaran 2026-2027

KabaSumbar -- LPTQ Sumbar mulai mematangkan program kerja prioritas dan kebutuhan anggaran untuk tahun 2026 hingga 2027. Langkah ini dilakukan agar seluruh agenda pembinaan Tilawatil Qur’an di Sumatera Barat berjalan lebih terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan organisasi.

Rapat kerja tersebut digelar di Ruang Pertemuan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar, Jumat (8/5/2026). Kegiatan dipimpin langsung Ketua Harian LPTQ Sumbar, Prof. Dr. Ikhwan Matondang, serta dihadiri pengurus dan perwakilan seluruh bidang di lingkungan LPTQ Sumbar.

LPTQ Sumbar menargetkan penyusunan program unggulan dan rincian kebutuhan anggaran bisa segera diselesaikan. Hal itu penting karena proses penganggaran Pemerintah Daerah untuk perubahan anggaran tahun 2026 sudah berjalan.

Sekretaris Umum LPTQ Sumbar, Afrizal, mengatakan rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi perdana yang dilaksanakan pada akhir Februari lalu.

“Rapat ini menjadi langkah lanjutan untuk merumuskan program prioritas beserta rincian kebutuhan anggarannya, sehingga pelaksanaan kegiatan LPTQ ke depan dapat berjalan lebih terarah dan terukur,” ujar Afrizal.

Menurutnya, seluruh bidang diminta segera menyampaikan usulan program prioritas berikut kebutuhan pembiayaannya agar bisa disusun secara sistematis dan realistis.

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Sumbar, Prof. Dr. Ikhwan Matondang, mengungkapkan beberapa kegiatan strategis sebenarnya sudah lebih dulu dijalankan meski dokumen program kerja masih dalam tahap penyusunan.

Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan adalah seleksi kafilah Sumbar untuk menghadapi MTQ Nasional 2026 yang berlangsung pada akhir April lalu.

“Kegiatan tersebut harus tetap berjalan karena kebutuhan organisasi bersifat mendesak dan tidak bisa ditunda,” kata Ikhwan.

Ia menjelaskan penyelesaian dokumen program dan kebutuhan anggaran harus dipercepat agar dapat segera diusulkan dalam proses pembahasan anggaran daerah.

Dalam rapat tersebut terungkap, LPTQ Sumbar diperkirakan memperoleh dukungan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sumbar sebesar Rp300 juta pada perubahan anggaran tahun 2026. Sementara pada tahun 2027, nilai hibah diproyeksikan meningkat menjadi Rp1 miliar.

Meski demikian, Ikhwan menegaskan penyusunan anggaran harus dilakukan secara realistis dan berdasarkan skala prioritas.

“Dalam penyusunan anggaran ini kita mesti realistis dan terukur berdasarkan skala prioritas kebutuhan, mengingat rencana dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah dan sponsor juga terbatas,” jelasnya.

Ia meminta seluruh bidang menyerahkan usulan program paling lambat Minggu (10/5/2026), termasuk rincian kebutuhan pendukung pelaksanaannya.

“Usulan tersebut tidak hanya untuk program tahun 2026, tetapi juga tahun 2027. InsyaAllah Selasa depan usulan itu akan kita tuangkan dalam bentuk permohonan dukungan anggaran LPTQ yang nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah dan pihak sponsor,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, menekankan pentingnya percepatan finalisasi kebutuhan anggaran agar bisa segera dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumbar.

Menurut Edi, waktu pengusulan perubahan anggaran 2026 semakin terbatas sehingga seluruh kebutuhan harus segera dipastikan.

Ia juga memberikan sejumlah masukan terkait efisiensi anggaran operasional LPTQ Sumbar, termasuk penggunaan kendaraan operasional.

Edi menyarankan agar LPTQ menggunakan sistem sewa kendaraan sementara dibanding pengadaan kendaraan baru maupun pemanfaatan kendaraan dinas pemerintah.

“Skema sewa itu banyak untungnya. Selain tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan, dalam operasionalnya juga bisa menggunakan BBM bersubsidi,” ujarnya.

Selain kendaraan operasional, Edi juga meminta pelaksanaan Training Center (TC) memanfaatkan fasilitas milik pemerintah daerah maupun Kanwil Kementerian Agama agar pembiayaan kegiatan lebih hemat.

“Kita di Pemprov memiliki sarana prasarana yang cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan TC. Saya yakin hal yang sama juga ada di Kanwil Kemenag. Sebaiknya itu yang kita optimalkan mengingat ketersediaan anggaran kita terbatas,” pungkasnya.

LPTQ Sumbar LPTQ Sumbar Anggaran 2026 MTQ Nasional 2026 Pemprov Sumbar Masjid Raya Sumbar Ikhwan Matondang Edi Dharma Berita Padang