Kepala BGN Tegaskan Tak Ada Batas Usia Maksimal untuk Relawan MBG
KabaSumbar -- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan tidak ada batas usia maksimal bagi masyarakat yang ingin menjadi relawan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), selama masih dalam kondisi sehat dan mampu menjalankan tugas di lapangan.
Pernyataan itu disampaikan Dadan di Jakarta, Jumat (8/5), di tengah meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.
“Tidak ada batas usia maksimum selama relawan dalam kondisi sehat dan mampu bekerja,” ujar Dadan.
Meski demikian, BGN tetap menerapkan syarat usia minimal bagi calon relawan. Ketentuan itu diberlakukan untuk memastikan kesiapan individu dalam menjalankan tanggung jawab operasional program.
“Untuk menjadi relawan, syarat usia minimal tetap 18 tahun,” katanya.
Relawan Dinilai Jadi Kunci Kelancaran Program MBG
Menurut Dadan, program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan luas masyarakat agar pelaksanaannya berjalan efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Relawan disebut memiliki peran penting dalam mendukung operasional di lapangan, mulai dari membantu distribusi makanan bergizi, mendukung pelayanan kepada penerima manfaat, hingga memastikan kegiatan berlangsung tertib dan tepat sasaran.
BGN juga menilai partisipasi publik menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan program tersebut, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan sumber daya tambahan.
“Semangatnya adalah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin ikut berkontribusi dalam mendukung keberhasilan program MBG,” ujar Dadan.
Dadan menambahkan, keterlibatan relawan dalam program MBG bukan sekadar dukungan terhadap kebijakan pemerintah, tetapi juga bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
BGN, kata dia, terus mendorong terciptanya ekosistem pelaksanaan program yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Dengan keterlibatan relawan dari berbagai latar belakang, pemerintah berharap distribusi manfaat program MBG dapat berjalan lebih efektif dan merata.
Program MBG sendiri menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat upaya pemenuhan gizi nasional sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Dalam pelaksanaannya, BGN menegaskan tetap mengedepankan prinsip kolaborasi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
relawan MBG BGN makan bergizi gratis Dadan Hindayana program pemerintah gizi nasional relawan sosial distribusi makanan kesehatan masyarakat Indonesia