IHSG Turun ke 6.130

IHSG Turun ke 6.130

KabaSumbar -- IHSG ditutup turun 55,19 poin atau 0,89 persen ke 6.130,59 pada Selasa, 28 Juli 2026. Indeks sempat menyentuh 6.199,44 di sesi pagi sebelum ambruk di akhir perdagangan.

Sebanyak 360 saham melemah, 265 menguat, dan 172 stagnan. Nilai transaksi hanya Rp10,7 triliun hingga Rp10,9 triliun dengan volume 24,8–25,4 miliar saham.

Investor asing mencatat net sell Rp788 miliar sampai Rp1,07 triliun di pasar reguler. Aksi jual ini berlanjut setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia. Pasar masih menunggu kejelasan arah kebijakan moneter dari Destry Damayanti yang kini menjabat sebagai pejabat sementara.

Sektor properti turun paling dalam, 3,25 persen. Energi melemah 1,75 persen. Perindustrian turun 1 persen. Hanya sektor barang konsumen primer yang naik 0,52 persen.

Rupiah ikut tertekan. Mata uang Garuda ditutup di Rp18.055–18.083 per dolar AS, sudah empat hari beruntun melemah. Pelaku pasar juga menanti hasil FOMC The Fed yang digelar 28–29 Juli 2026.

Sejumlah analis sekuritas memperkirakan IHSG bisa menguji support 6.050–6.100 pada Rabu, 29 Juli. Rebound masih terbatas selama indeks belum bertahan di atas moving average jangka pendek.

Secara bulanan IHSG masih positif. Secara mingguan dan year-to-date, indeks sudah di zona merah. Investor memilih menunggu data dan keputusan kebijakan moneter global.

IHSG bursa saham net sell asing rupiah properti BEI pasar modal