IHSG Diproyeksikan Menguat ke 6.400 Hari Ini, MNC Sekuritas Rekomendasikan ADRO, BKSL, BUMI, dan OASA

IHSG Diproyeksikan Menguat ke 6.400 Hari Ini, MNC Sekuritas Rekomendasikan ADRO, BKSL, BUMI, dan OASA

KabaSumbar -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (17/6/2026). MNC Sekuritas memperkirakan indeks bergerak di kisaran 6.150 hingga 6.400 setelah mencatat rebound sejak awal pekan.

Pelaku pasar merespons membaiknya situasi geopolitik global menyusul kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kesepakatan tersebut menekan harga minyak dunia dan mengurangi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi.

Pada penutupan perdagangan Senin (15/6/2026), IHSG naik 4,12 persen ke level 6.254,97. Kenaikan itu terjadi seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah dan turunnya tekanan inflasi akibat koreksi harga energi.

MNC Sekuritas menilai sejumlah saham berpotensi mencatat pergerakan menarik untuk perdagangan jangka pendek.

ADRO (Adaro Energy Indonesia) menjadi salah satu pilihan karena prospek sektor energi masih ditopang permintaan global yang stabil.

BKSL (Sentul City) masuk dalam radar setelah sektor properti menunjukkan tanda pemulihan di tengah optimisme ekonomi.

BUMI (Bumi Resources Minerals) juga mendapat perhatian investor karena bergerak di sektor mineral dan komoditas yang kembali diminati pasar.

Sementara itu, OASA dinilai menarik bagi trader yang mencari saham dengan volatilitas tinggi dan pergerakan cepat.

Analis pasar melihat sektor energi dan komoditas masih berpeluang menjadi penopang IHSG dalam jangka pendek. Koreksi harga minyak dapat membantu sejumlah perusahaan menekan biaya operasional dan menjaga margin keuntungan.

Meski sentimen global membaik, pelaku pasar tetap mencermati pergerakan rupiah dan arah kebijakan fiskal pemerintah. Kedua faktor tersebut berpotensi memengaruhi volatilitas perdagangan.

Investor juga perlu memperhatikan volume transaksi selama penguatan berlangsung. Kenaikan indeks yang didukung aktivitas perdagangan tinggi biasanya menunjukkan minat beli yang lebih kuat.

Selain itu, arus dana asing masih menjadi indikator penting. Masuknya dana investor asing ke saham-saham berkapitalisasi besar dapat menjaga momentum penguatan pasar.

Pergerakan harga minyak dunia juga layak dipantau. Jika harga kembali naik akibat perkembangan geopolitik atau gangguan pasokan, tekanan jual dapat muncul di pasar saham.

Disclaimer: Informasi ini bersifat informatif dan bukan ajakan membeli maupun menjual saham. Investor disarankan melakukan analisis mandiri serta mempertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

IHSG saham pasar modal MNC Sekuritas ADRO BKSL BUMI OASA energi komoditas