Dari Rumah Lama Menuju Harapan Baru, Bupati Jon Firman Pandu Goro Bangunkan Rumah untuk Zahira
KabaSumbar - Harapan baru tumbuh di tengah keluarga Zahira. Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh, sebentar lagi akan berganti dengan hunian yang lebih layak. Di Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (12/9/2026), tangan-tangan pemerintah dan masyarakat bergotong royong membuka jalan bagi kehidupan yang lebih baik bagi siswi SRMP 5 tersebut.
Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Solok, Kementerian Sosial RI, DPRD, pemerintah nagari dan masyarakat turun langsung dalam kegiatan gotong royong (goro) pembangunan rumah bantuan untuk Zahira.
Bukan sekadar membangun sebuah rumah, kegiatan itu menjadi simbol hadirnya perhatian pemerintah bagi keluarga yang membutuhkan. Rumah lama Zahira dibongkar untuk kemudian digantikan dengan hunian baru melalui bantuan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial RI senilai Rp50 juta.
Suasana gotong royong semakin terasa ketika Bupati Jon Firman Pandu bersama jajaran pemerintah dan masyarakat ikut membantu proses pembongkaran rumah lama. Dari tempat itulah pembangunan rumah baru bagi Zahira dimulai.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI I Ketut Supena, Kepala BBPPKS Padang Wildan Humaidi, Anggota DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis, Kepala Dinas Sosial Ir. Desmalia Ramadanur, Kepala DPRKPP Retni Humaira, ST, MT, Walinagari Koto Gaek Guguak Mardi Handerson serta tokoh masyarakat.
Tak hanya mengandalkan bantuan pemerintah pusat, kepedulian juga datang dari daerah. Bupati Jon Firman Pandu memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp5 juta, sedangkan Anggota DPRD Kabupaten Solok Iskan Nofis turut menyumbangkan Rp2 juta.
Direktur Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI I Ketut Supena mengatakan, perhatian pemerintah terhadap keluarga Zahira tidak berhenti pada pembangunan rumah.
Menurutnya, orang tua Zahira juga akan mendapatkan pemberdayaan sosial ekonomi agar keluarga tersebut mampu meningkatkan kesejahteraannya secara mandiri.
“Orang tuanya nanti kita kasih pemberdayaan sosial ekonomi,” ujar I Ketut.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut dirancang secara terpadu. Pendidikan anak diperhatikan, tempat tinggal diperbaiki, sementara orang tua didorong agar memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik.
“Anaknya kita sekolahkan, orang tuanya kita berdayakan, rumahnya kita bangun,” tuturnya.
Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta Kementerian Sosial RI yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Solok.
“Luar biasa, terima kasih Bapak Presiden. Hari ini kita bersama-sama, bersama Kemensos, Pemerintah Daerah hingga Nagari. Inilah bentuk kepedulian pemerintah terhadap seluruh masyarakat kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati.
Dengan penuh semangat, Bupati kemudian mengajak seluruh pihak yang hadir untuk memulai pembangunan rumah tersebut secara bersama-sama.
“Bismillah, kita goro bersama pembangunan rumah untuk Zahira,” ucapnya.
Proses pembangunan diawali dengan pembongkaran rumah lama. Bupati bersama jajaran pemerintah dan masyarakat ikut bergotong royong merubuhkan bagian rumah yang nantinya akan digantikan dengan bangunan baru.
“Kita rubuhkan rumah ini terlebih dahulu dan kita ganti dengan rumah yang baru,” kata Bupati.
Bagi Bupati, bantuan tersebut bukan hanya tentang berdirinya bangunan baru, tetapi juga tentang membuka ruang bagi keluarga Zahira untuk menata kehidupan yang lebih baik.
“Semoga bantuan ini memberikan manfaat untuk Zahira dan keluarganya, di mana kita sediakan tempat tinggal yang layak dan nanti juga dilakukan pemberdayaan sosial untuk meningkatkan ekonomi. Kita doakan semoga bertumbuh dan menjadi keluarga yang sejahtera,” ucapnya.
Kepala DPRKPP Kabupaten Solok Retni Humaira, ST, MT menjelaskan, rumah tersebut direncanakan bertipe 36 dengan ukuran 6 x 6 meter dan dilengkapi dua kamar tidur. Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.
Dukungan terhadap pembangunan rumah Zahira juga datang dari pihak pengembang yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Solok melalui DPRKPP. Pengembang turut memberikan bantuan berupa keramik untuk rumah tersebut.
Di tengah kegiatan gotong royong, Bupati Jon Firman Pandu kemudian meletakkan batu pertama sebagai tanda resmi dimulainya pembangunan rumah bantuan bagi Zahira dan keluarganya.
Batu pertama itu menjadi penanda sebuah harapan baru—bahwa di tempat yang sama, sebuah rumah yang lebih layak akan segera berdiri, menjadi tempat Zahira belajar, tumbuh dan mengejar cita-citanya bersama keluarga. (Irman Kuto)