Como Bertahan di Serie A, Strefezza Bersinar, Fabregas Incar Sepuluh Besar
KabaSumbar - Como memastikan kelangsungan mereka di Serie A musim depan berkat gol tunggal Gabriel Strefezza yang mengantarkan kemenangan 1-0 atas Genoa pada Minggu malam.
Hasil ini memperpanjang rekor impresif Como dengan empat kemenangan beruntun, menyamai capaian klub pada 1952, sekaligus membuat pelatih Cesc Fabregas optimistis mengejar posisi sepuluh besar.
Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Fabregas memuji performa pemain pengganti yang tampil luar biasa. "Saya senang, para pemain yang masuk seolah-olah 'memakan lapangan'. Semua tampil sempurna, ini adalah Como: keluarga yang bergerak ke arah yang sama," ujarnya, seperti dikutip TMW.
Ia juga menekankan pentingnya mental juara. "Kami sempat sembilan laga tanpa kemenangan, tapi kini penting untuk merasakan kemenangan. Saya melihat perkembangan klub ini, kini ada cahaya dan hal-hal positif, tapi kami harus terus memperbaiki diri," tambahnya
Como Tampil Solid, Genoa Kurang Gigit
Laga ini berlangsung seru karena kedua tim sudah aman di papan tengah klasemen. Como tetap percaya diri meski tanpa Maxi Perrone yang terkena skorsing, serta Sergi Roberto, Assane Diao, dan Alberto Dossena yang cedera hingga akhir musim.
Genoa menghadapi masalah lebih pelik dengan absennya Sebastian Otoa (skorsing) dan sederet pemain seperti Maxwel Cornet, Fabio Miretti, Ruslan Malinovskyi, Alan Matturro, Hugo Cuenca, Jean Onana, Caleb Ekuban, dan Mario Balotelli karena cedera.
Pada babak pertama, Genoa nyaris unggul melalui peluang emas Lior Kasa, namun sepakannya melambung. Honest Ahanor juga gagal memanfaatkan kesalahan kiper Como, Nicola Leali, dengan tendangannya membentur tiang.
Gol Morten Thorsby untuk Genoa dianulir karena offside. Di sisi lain, Como mengancam lewat sepakan melengkung Jonathan Ikoné yang terdefleksi dan sundulan Edoardo Goldaniga yang tak tepat sasaran.
Strefezza Pahlawan di Babak Kedua
Babak kedua berjalan lebih taktikal, tetapi Como berhasil memecah kebuntuan melalui serangan balik cepat. Patrick Cutrone, yang mencatatkan assist keempatnya musim ini, mengawal serangan yang diselesaikan dengan apik oleh Strefezza.
Genoa mencoba membalas dengan memasukkan Andrea Pinamonti, namun tak mampu menembus pertahanan Como. Tim tuan rumah tetap dominan meski peluang besar tak banyak tercipta hingga peluit akhir.
Fabregas memuji ketangguhan timnya, termasuk raihan tiga clean sheet beruntun. "Kekalahan dari Roma, Milan, dan Juventus adalah bagian dari proses, tapi kami percaya pada stabilitas. Ini adalah jalan kami," ungkapnya. Ia juga menyebut kemenangan tipis 1-0 sudah cukup memuaskan.
"Kami mencatat 15 tembakan hari ini, tim bermain apik dan terus berkembang. Yang terpenting adalah Como, bukan saya. Saya bersyukur bekerja dengan manajemen yang mendukung penuh," tambahnya.
Soal cedera, Fabregas mengungkapkan Anastasios Douvikas absen karena masalah kaki, tetapi Strefezza dan Ikoné dipastikan baik-baik saja. Dengan empat laga tersisa, Fabregas menegaskan ambisi timnya. "Kami ingin terus maju dan meraih posisi sepuluh besar," tutupnya.
Serie A Como 1907 Febregas Djarum Gabriel Strefezza Cesc Fabregas Genoa Morten Thorsby