Beranda Hukum Ahli Waris PNS Aktif Yang Meninggal Dunia Dapat Dana Tunjangan Hingga Beasiswa

Ahli Waris PNS Aktif Yang Meninggal Dunia Dapat Dana Tunjangan Hingga Beasiswa

PNS
Kaba Sumbar.id- Menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) memang  selalu menjadi inceran banyak orang. Selain memperoleh sejumlah tunjangan, bagi PNS yang telah meninggal-pun ahli warisnya tetap akan dijamin oleh pemerintah.

Bagi PNS yang meninggal saat masih berstatus aktif bekerja,  pemerintah berkewajiban memberikan dana tunjangan dan hak yang lain untuk ahli waris. Pencairan tunjangan dan hal lain itu dilakukan lewat PT Taspen (Persero).

Melansir melalui laman resmi Taspen (14/11/2021), apabila Pegawai Negeri Sipil aktif meninggal dunia, maka hak yang didapatkan oleh ahli waris- dalam hal ini pasangan/anak adalah THT, Asuransi Kematian, Uang Duka Wafat, Dana Penguburan dan Beasiswa. Hal ini sesuai  PP Nomor 70 Tahun 2015 dan juga PP Nomor 66 Tahun 2017.

Hak– hak yang diterima ahli waris pegawai negeri sipilyang meninggal dunia, dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda. Undang-undang Pegawai itu hingga kini masih berlaku.

Adapun Ahli waris yang bisa mendapatkan hak tersebut yakni pasangan (janda/duda) dan anak. Janda yang dimaksud oleh UU 11/1969 ini adalah pasangan sah menurut hukum dari pegawai negeri atau penerima pensiun pegawai yang meninggal dunia.

Bagi seorang yang telah bercerai secara resmi sebelum pasangannya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil meninggal, maka hak atas dana dari Taspen otomatis gugur.

Berikut persyaratan untuk mendapatkan hak ahli waris atas Pegawai Negeri Sipil yang meninggal sebelum masuk usia pensiun:

  1. Mengisi Formulir Permintaan Pembayaran (FPP);                                                    2. Asli Kutipan Perincian Penerimaan Gaji (KPPG) yang dibuat oleh  bendaharawan gaji;                                                                                                                     3. FC surat kematian yang dilegalisir lurah/kepala desa/rumah sakit;                        4. FC surat nikah dilegalisir oleh urah/KUA;                                                                5. FC SK kenaikan pangkat/gaji berkala terakhir;                                                        6. FC identitas diri (KTP/SIM/Paspor) pemohon yang masih berlaku.;                          7. FC buku rekening;

Sementara itu, apabila statusnya sudah pensiunan Pegawai Negeri Sipil, kemudian meninggal dunia, maka ahli waris tetap akan mendapat haknya. Berbeda dengan Pegawai Negeri Sipil yang meninggal sebelum pensiun hak yang akan diterima yakni berupa Uang Duka Wafat (UDW), Asuransi Kematian dan pensiun terusan selama 4 (empat) bulan.

Jika syarat sudah lengkap ahli waris bisa langsung mendatangi PT Taspen (Persero) untuk melakukan pengajuan hak PNS meninggal.

Untuk informasi selengkapnya dapat dilihat melalui laman https://tcare.taspen.co.id/

Facebook Comments

Artikulli paraprakPerintah Baru, Gaji dan Tunjangan ASN Bisa Ditahan Jika Tidak Patuh
Artikulli tjetërTiga Pemuda Pemerkosaan Anak Dibawah Umur Masih Berkeliaran 2021