5 Tewas, 71 Korban Dirawat Usai KRL Dihantam Argo Bromo di Bekasi

5 Tewas, 71 Korban Dirawat Usai KRL Dihantam Argo Bromo di Bekasi

KabaSumbar.net -- Kecelakaan maut mengguncang Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam (27/4/2026). Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek jurusan Gambir–Surabaya Pasar Turi menghantam rangkaian KRL Commuter Line yang sedang berhenti di jalur satu, mengakibatkan lima penumpang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.
 
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin membenarkan angka korban jiwa tersebut dalam keterangan kepada wartawan di lokasi kejadian. Ia menyebut sebanyak 71 orang telah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis. Sementara itu, tiga penumpang lainnya dilaporkan masih terperangkap di dalam gerbong yang ringsek dan tengah dalam proses evakuasi.
 
Insiden bermula ketika sebuah taksi mogok tepat di jalur perlintasan langsung (JPL) dekat kawasan Bulak Kapal, sehingga memaksa rangkaian KRL berhenti di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. Tak lama berselang, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah barat menerobos jalur yang sama dan menabrak bagian belakang KRL dengan keras. Gerbong khusus perempuan yang berada paling belakang mengalami kerusakan paling parah.
 
Proses evakuasi berlangsung dramatis hingga dini hari. Tim Basarnas, dibantu TNI, Polri, dan pemadam kebakaran, terpaksa memotong bagian badan gerbong demi menjangkau korban yang terhimpit material logam. Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso menyebut langkah pemotongan gerbong itu sebagai satu-satunya cara untuk menjangkau titik-titik paling sulit. Seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
 
VP Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan perusahaan bertanggung jawab penuh atas penanganan seluruh korban, termasuk skema pemulangan penumpang KA jarak jauh ke Stasiun Gambir. KAI juga mendirikan posko informasi darurat di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu pendataan keluarga korban.
 
Imbas kejadian ini, perjalanan Commuter Line lintas Bekasi hanya beroperasi sampai Stasiun Bekasi dan belum menjangkau Stasiun Cikarang. Sejumlah kereta lain turut tertahan di beberapa stasiun sekitar. KAI menyatakan pemulihan jalur terus diupayakan agar operasional kembali normal sesegera mungkin.
 
Keluarga penumpang yang membutuhkan informasi dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121
 
Data korban masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring perkembangan evakuasi.

kecelakaan kereta KRL Commuter Line Argo Bromo Anggrek Stasiun Bekasi Timur PT KAI Basarnas berita terbaru