include "breadcrumb.php" ?>
Dalam laga ini, Siguntur FC tampil lebih dominan dengan terus menekan pertahanan Gunung Medan FC. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun kokohnya lini belakang Gunung Medan membuat serangan-serangan tersebut belum membuahkan hasil.
Pertandingan juga diwarnai beberapa pelanggaran keras. Pada menit ke-60, pemain Siguntur FC, Fadil, diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap gelandang Gunung Medan FC.
Berselang satu menit, pemain Gunung Medan FC, Syarif Hidayatullah, juga menerima kartu kuning dari wasit Andi Yanto, usai melakukan pelanggaran yang dinilai cukup keras.
Turnamen DCL 2026
Ditabuh
Bupati Annisa
Laga Perdana
Siguntur FC
Kalahkan
Gunung Medan FC
Turnamen DCL 2026 Ditabuh Bupati Annisa, Laga Perdana Siguntur FC Kalahkan Gunung Medan FC
KabaSumbar - Turnamen DCL (Dharmasraya Champion League) tahun 2026 yang diikuti 52 klub nagari di ranah Cati Nan Tigo itu, telah ditabuh oleh Bupati Annisa Suci Ramadhani bersama Wabup Leliarni, Sabtu (6/6/2026), di lapangan GOR Sport Center Dharmasraya.
Laga pembuka Turnamen DCL 2026 mempertemukan dua tim pada Zona II, antara Siguntur FC melawan Gunung Medan FC, langsung menyuguhkan atmosfir pertandingan seru dan alot begitu Bupati perempuan pertama di Sumbar itu melakukan tendangan pertama.
Wasit Andi Yanto yang memimpin pertandingan sengit dan menarik ini, mampu memukau ribuan pasang mata yang memenuhi tribune utama. Tak kecuali, Ketua DPRD, Jemi Hendra, ST, Wakil Ketua Sujito, SM, sejumlah anggota DPRD, Kapolres Dharmasraya, Dandim 0310/SSD, Danyon Brimob C Pelopor, Kajari, Forkopimda, Sekda, Asisten, Kelapa OPD dan jajaran Bank Nagari serta masyarakat setempat, terpaku menyaksikan pertandingan hingga usai .
Suasana laga perdana antara Siguntur FC melawan Gunung Medan FC
Gol Bunuh Diri
Dalam laga ini, Siguntur FC tampil lebih dominan dengan terus menekan pertahanan Gunung Medan FC. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun kokohnya lini belakang Gunung Medan membuat serangan-serangan tersebut belum membuahkan hasil.
Siguntur FC berhasil membuat penonton bersorak-sorai ketika menit ke-11 gol bunuh diri memberikan kemenagan 1-0. Gol bunuh diri terjasi berawal dari
tendangan keras pemain bernomor punggung 10 Siguntur FC, Zian Agusta, dari luar kotak penalti hingga membentur badan pemain bertahan Gunung Medan. Benturan bola itu mengubah arah bola hingga penjaga gawang Robi Wan Putra terkecoh.
Gol bunuh diri ini mengubah papan skor menjadi 0-1 untuk Siguntuf FC.
Pada menit ke-30, Gunung Medan memperoleh tendangan pojok yang diambil kapten tim Orendra Novinal dan nyaris berbuah gol. Sundulan Ganesril yang mengarah ke gawang berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Siguntur FC, Ar Rahman. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Siguntur FC tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Gunung Medan FC terus berusaha membongkar pertahanan lawan demi menyamakan kedudukan.
Peluang emas kembali diperoleh Ganesril, namun tembakannya masih melebar di sisi kiri gawang yang dikawal Ar Rahman.
Peluang emas kembali diperoleh Ganesril, namun tembakannya masih melebar di sisi kiri gawang yang dikawal Ar Rahman.
Bupati Annisa buka turnamen DCL dengan melakukan tendangan bola pertama
Pertandingan juga diwarnai beberapa pelanggaran keras. Pada menit ke-60, pemain Siguntur FC, Fadil, diganjar kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap gelandang Gunung Medan FC.
Berselang satu menit, pemain Gunung Medan FC, Syarif Hidayatullah, juga menerima kartu kuning dari wasit Andi Yanto, usai melakukan pelanggaran yang dinilai cukup keras.
Meski terus menekan hingga menit-menit akhir, Gunung Medan FC gagal mencetak gol penyeimbang. Sementara Siguntur FC berhasil mempertahankan keunggulan yang telah diraih sejak babak pertama hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Kemenangan tipis 1-0 ini menjadi modal berharga bagi Siguntur FC dalam mengawali perjuangan tim pada turnamen DCL 2026 ini. (Irman Kuto)
Kemenangan tipis 1-0 ini menjadi modal berharga bagi Siguntur FC dalam mengawali perjuangan tim pada turnamen DCL 2026 ini. (Irman Kuto)