include "breadcrumb.php" ?>
Setentang 1.061 koperasi desa merah putih itu, sebanyak 530 unit beroperasi di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa melalui penguatan distribusi pangan, pengelolaan hasil pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi.
Mengiringi itu, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, peresmian ribuan koperasi ini menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia. Menurutnya, keberhasilan mengoperasionalkan lebih dari seribu koperasi lengkap dengan gedung, gudang, sistem, hingga sarana logistik dalam waktu singkat merupakan capaian besar bagi bangsa.
“Hari ini adalah tonggak bersejarah. Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi, dan secara fisik lebih dari 9.000 koperasi sudah siap,” ujar Presiden Prabowo. (Irman Kuto)
Saksikan
Launching
Ribuan KDMP
Secara Daring
Wabup Candra
Ngaku
Kabupaten Solok
Baru Sebatas
Berbadan Hukum
Saksikan Launching Ribuan KDMP Secara Daring, Wabup Candra Ngaku di Kabupaten Solok Baru Sebatas Berbadan Hukum
KabaSumbar - Saksikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto launcing 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Jawa Tengah dan Jawa Timur secara virtual, Wakil Bupati (Wabup) Solok H.Candra mengaku 74 Koperasi desa di Kabupaten Solok baru sebatas berbadan hukum.
" Ini bahkan menjadi yang tercepat dalam pengurusan badan hukum, sehingga kelak dapat menunjang dan meningkatkan perekonomian masyarakat,"tegas Wabup Candra.
Pernyataan itu disampaikan Wabup Solok Candra di Alahan Panjang, berbarengan dengan peresmian seribuan KDPM oleh Presiden Probowo yang dipusatkan di KDMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/05/26).
Sembari menonton peremian KDMP melalui zoom meeting dari Gedung Koperasi Desa Merah Putih Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Wabup Candra m engungkap, jumlah KDMP di Kabupaten Solok sesuai dengan jumlah Nagari, yakni 74 nagari.
Ia optimistis, kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi solusi terhadap persoalan kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga sembako di tingkat Nagari/desa.
Ditegaskan, dengan hadirnya koperasi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi terbebani dengan harga kebutuhan pokok yang tidak stabil.
"Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi soko guru perekonomian masyarakat desa, khususnya di Kabupaten Solok" harapnya.
Ditegaskan, dengan hadirnya koperasi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi terbebani dengan harga kebutuhan pokok yang tidak stabil.
"Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi soko guru perekonomian masyarakat desa, khususnya di Kabupaten Solok" harapnya.
Wabup Candra saksikan peresminan KDMP secara daring dari Alahan Panjang
Tonggak Sejarah
Setentang 1.061 koperasi desa merah putih itu, sebanyak 530 unit beroperasi di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa melalui penguatan distribusi pangan, pengelolaan hasil pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi.
Mengiringi itu, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, peresmian ribuan koperasi ini menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia. Menurutnya, keberhasilan mengoperasionalkan lebih dari seribu koperasi lengkap dengan gedung, gudang, sistem, hingga sarana logistik dalam waktu singkat merupakan capaian besar bagi bangsa.
“Hari ini adalah tonggak bersejarah. Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi, dan secara fisik lebih dari 9.000 koperasi sudah siap,” ujar Presiden Prabowo. (Irman Kuto)