Saham PGAS Berpeluang Menguat, Pola Double Bottom Buka Peluang Menuju Rp1.735
Oleh: Supardi, SE, CFP
Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Padang
KabaSumbar -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang distribusi gas alam, kembali menarik perhatian pelaku pasar. Harga sahamnya menguat dalam sebulan terakhir setelah jajaran direksi melakukan pembelian saham. Sejumlah analis juga mempertahankan prospek positif emiten ini untuk beberapa kuartal ke depan.
PGAS membukukan laba bersih sekitar US$90 juta pada kuartal I 2026. Angka tersebut naik sekitar 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan laba didukung margin distribusi gas yang tetap kuat dan efisiensi operasional perusahaan.
Beberapa perusahaan sekuritas menaikkan target harga saham PGAS setelah melihat kinerja keuangan dan prospek bisnisnya. Di saat yang sama, sektor energi di Bursa Efek Indonesia masih menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan sektor teknologi dan komunikasi yang berada dalam tren melemah.
Investor asing mencatat aksi net sell selama lima hari perdagangan berturut-turut. Namun, broker-broker besar justru mengakumulasi saham PGAS dalam sepekan terakhir dengan harga rata-rata sekitar Rp1.500 per saham.
Dari sisi teknikal, PGAS membentuk pola double bottom sejak pertengahan Juni 2026. Saat ini harga bergerak dalam fase sideways, tetapi masih bertahan di atas Moving Average 20 (MA20). Posisi tersebut menunjukkan tren jangka menengah masih terjaga.
Volume pembelian terus mendominasi perdagangan dan mengindikasikan proses akumulasi masih berlangsung. Indikator MACD juga membuka peluang penguatan menuju area positif. Sementara itu, indikator Stochastic bergerak mendatar di area overbought.
Strategi Buy on Weakness (BoW) masih layak dipertimbangkan selama harga bertahan di atas support Rp1.440. Level resistance Rp1.540 menjadi area penting yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan berikutnya.
Jika PGAS mampu menembus resistance tersebut dengan dukungan volume transaksi yang kuat, saham ini berpeluang bergerak menuju kisaran Rp1.660 hingga Rp1.735.
Rekomendasi Trading
- Strategi: Buy on Weakness (BoW)
- Support: Rp1.440
- Resistance: Rp1.540
- Target: Rp1.660-Rp1.735
Ingin memahami investasi saham lebih dalam?
Bapak dan Ibu dapat bergabung gratis di Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang. Grup ini menyediakan materi pasar modal, diskusi saham, jadwal kelas edukasi, serta informasi sertifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Disclaimer: Analisis ini disusun sebagai informasi dan bukan merupakan ajakan membeli atau menjual efek. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.