Saham CPIN Menguat, Pola Rounding Bottom Muncul

Saham CPIN Menguat, Pola Rounding Bottom Muncul

Oleh: Supardi, SE, CFP
Branch Manager MNC Sekuritas Cabang Padang

KabaSumbar -- Pergerakan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) kembali menjadi perhatian investor setelah naik dari 3.070 pada 16 Juli 2026 menjadi 3.310 pada penutupan perdagangan 23 Juli 2026. Kenaikan sekitar 7,8 persen itu berlangsung di tengah meningkatnya aktivitas beli investor asing dan institusi.

Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatat akumulasi selama dua hari terakhir. Nilai pembelian bersih terbesar mencapai sekitar Rp23,5 miliar pada perdagangan sebelumnya.

Sejumlah broker besar juga menambah kepemilikan saham CPIN dalam sepekan terakhir. Rata-rata harga akumulasi berada di kisaran 3.200, sedangkan transaksi dalam jumlah besar terlihat pada area 3.290 hingga 3.300. Aktivitas tersebut menunjukkan minat beli masih terjaga.

Dari sisi bisnis, CPIN merupakan salah satu perusahaan agroindustri terbesar di Indonesia. Perseroan memproduksi pakan ternak dengan merek HI-PRO, HI-PRO-VITE, BINTANG, BONAVITE, ROYAL FEED, TURBO FEED, dan TINJI.

Perusahaan juga mengoperasikan fasilitas pembibitan, peternakan, dan produksi di sejumlah daerah, antara lain Sidoarjo, Medan, Tangerang, Mojokerto, Riau, Bali, dan Sumatera Utara.

Selain pakan ternak, CPIN memproduksi makanan olahan berbahan dasar ayam melalui merek Fiesta, Golden Fiesta, Champ, dan Okey. Produk tersebut dipasarkan melalui berbagai jaringan ritel modern di Indonesia.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah berpotensi meningkatkan kebutuhan protein hewani. Jika permintaan terus bertambah, CPIN berpeluang memperoleh tambahan penjualan dari pasar domestik.

Analisis Teknikal

Tim analis MNC Sekuritas menilai grafik CPIN membentuk pola rounding bottom yang didukung peningkatan volume transaksi. Pola tersebut kerap menjadi sinyal awal perubahan tren menuju fase penguatan.

Indikator MACD masih bergerak menguat meski berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic diperkirakan masih memiliki ruang penguatan walaupun sudah berada di area overbought.

Berdasarkan analisis tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness (BoW) dengan support di 3.210 dan resistance di 3.380.

Jika harga mampu bertahan di atas area support dan menembus resistance, CPIN berpeluang melanjutkan kenaikan menuju 3.440. Target berikutnya berada di 3.600, sekaligus menguji area MA60 pada grafik harian.

Ingin memahami investasi saham lebih dalam?

Bapak dan Ibu dapat bergabung gratis di Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang. Grup ini menyediakan materi pasar modal, diskusi saham, jadwal kelas edukasi, serta informasi sertifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Klik di sini untuk bergabung.

Disclaimer: Analisis ini disusun sebagai informasi, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

 

 

CPIN Charoen Pokphand saham MNC Sekuritas investasi BEI poultry analisis teknikal