Pasar Murah Terpadu di Plaza Andalas Diserbu Warga, Komoditas Nyaris Habis
Pasar Murah Terpadu di Plaza Andalas Diserbu Warga, Komoditas Nyaris Habis
KabaSumbar -- Pasar Murah Terpadu yang digelar Pemerintah Kota Padang di Lantai I Plaza Andalas, Sabtu, 11 April 2026, menarik antusiasme tinggi dari masyarakat. Kegiatan yang biasanya digelar di kecamatan atau ruang terbuka itu kali ini dipusatkan di pusat perbelanjaan, dengan sasaran utama warga kurang mampu dan penjualan bahan pokok pada harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Konsep pelaksanaannya memang dibuat berbeda. Dari penjelasan Dinas Perdagangan Kota Padang sebelum acara berlangsung, pasar murah ini disiapkan di ruang berpendingin agar warga bisa berbelanja lebih nyaman. Komoditas yang disediakan antara lain beras, cabai, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lain, sementara Baznas Kota Padang menyiapkan 3.000 voucher untuk 300 warga kurang mampu yang memenuhi syarat administrasi berupa KTP, KK, dan surat keterangan tidak mampu.
Seusai kegiatan berlangsung, laporan awal menunjukkan respons warga sangat besar. Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Edrian Edward, menyebut pengunjung datang sejak pagi dan hampir seluruh komoditas yang dijual habis diborong hingga sekitar pukul 14.00 WIB, saat kegiatan berakhir. Pasar murah ini, menurut dia, juga diarahkan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok pasca-Lebaran sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Tidak hanya berisi transaksi kebutuhan pokok, kegiatan ini juga dibungkus sebagai layanan terpadu. Sejumlah organisasi perangkat daerah dan lembaga lain ikut membuka pelayanan, mulai dari aktivasi Identitas Kependudukan Digital, layanan perizinan, cek kesehatan gratis, pemeriksaan kehamilan, donor darah, hingga ruang bagi pencari kerja. Karena itulah kegiatan ini diberi nama Pasar Murah Terpadu, bukan sekadar operasi pasar biasa.
Ada dua hal yang membuat kegiatan ini menonjol. Pertama, lokasinya berada di Plaza Andalas, bukan di lapangan terbuka seperti pola pasar murah yang lazim digelar pemerintah daerah. Kedua, pasar murah dipadukan dengan layanan publik dan dukungan sejumlah pihak, termasuk Telkomsel, Pertamina, Bank Nagari, serta manajemen Plaza Andalas. Model seperti ini membuat warga tidak hanya datang untuk berburu harga lebih terjangkau, tetapi juga bisa mengakses layanan administrasi dan kesehatan dalam satu kunjungan.
Pilihan lokasi ini juga sejalan dengan fungsi Plaza Andalas yang belakangan memang semakin lekat dengan layanan publik. DPMPTSP Kota Padang menjelaskan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Padang berlokasi di Plaza Andalas dan dirancang sebagai pusat layanan yang efisien, nyaman, serta terintegrasi. Konteks ini membuat penyelenggaraan pasar murah di area pusat perbelanjaan menjadi lebih masuk akal dari sisi akses dan kenyamanan warga.
Meski demikian, hingga laporan awal yang tersedia, pemerintah belum merinci daftar harga masing-masing komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut. Informasi yang disampaikan ke publik baru menegaskan bahwa harga bahan pokok dijual lebih murah dibanding harga pasar dan berada di bawah HET. Detail jumlah pengunjung maupun nilai transaksi juga belum dipublikasikan dalam sumber yang tersedia.
Bagi Pemko Padang, antusiasme warga pada pelaksanaan 11 April ini bisa menjadi indikator bahwa format pasar murah yang lebih nyaman dan terintegrasi punya peluang untuk dilanjutkan. Dinas Perdagangan sebelumnya bahkan menyatakan, bila model ini dinilai berhasil, kegiatan serupa berpeluang digelar kembali pada akhir tahun.
PasarMurahTerpadu PlazaAndalas KotaPadang HargaBahanPokok PadangHariIni VoucherBaznas LayananPublik InflasiDaerah BeritaPadang EkonomiLokal