Muhidi Minta Guru Sumbar Tingkatkan Kompetensi, Pendampingan Siswa Jadi Perhatian

Muhidi Minta Guru Sumbar Tingkatkan Kompetensi, Pendampingan Siswa Jadi Perhatian

KabaSumbar -- Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, meminta guru menyesuaikan metode pembelajaran dengan perkembangan zaman. Menurutnya, perubahan di dunia pendidikan menuntut guru tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu membimbing siswa membangun karakter dan mengembangkan potensi diri.

Pesan itu disampaikan Muhidi saat menjadi pembicara utama dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Wali SMA, SMK, dan SLB di Kota Padang, Kamis, 15 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Muhidi menyoroti perubahan yang memengaruhi metode pembelajaran, peran pendidik, serta tantangan yang dihadapi peserta didik. Guru, katanya, perlu terus meningkatkan kompetensi agar dapat mengikuti perubahan tersebut.

Peran guru di sekolah tidak berhenti pada kegiatan mengajar. Mereka juga memiliki tanggung jawab mendampingi perkembangan siswa, membentuk karakter, dan membantu peserta didik menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Muhidi menilai pendidikan perlu memperhatikan kemampuan akademik sekaligus pembentukan adab dan kepribadian. Keduanya penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Ia juga menekankan bahwa upaya meningkatkan kualitas pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu bekerja sama agar perkembangan siswa dapat dipantau dan didukung dengan baik.

Bimtek Guru Wali yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat berlangsung pada 14–16 Oktober 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan guru wali dalam mendampingi peserta didik di jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Sumbar, Monika Nur, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut mencakup penguatan pendampingan siswa, pemenuhan hak peserta didik, pembentukan karakter, serta pencegahan dan penanganan persoalan di lingkungan sekolah.

Kegiatan dilaksanakan dalam tiga angkatan selama tiga hari. Program ini diharapkan membantu guru wali menjalankan tugas pendampingan secara lebih optimal.

Peran tersebut penting karena kebutuhan siswa tidak selalu berkaitan dengan pelajaran. Sebagian persoalan membutuhkan perhatian, komunikasi, dan koordinasi antara guru, sekolah, serta keluarga.

Perkembangan teknologi turut mengubah cara siswa memperoleh informasi dan belajar. Guru perlu memahami perubahan ini agar dapat memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga mengembangkan pelatihan kompetensi guru, termasuk Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial. Program tersebut menunjukkan perhatian terhadap kesiapan pendidik menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran baru.

Meski demikian, pemanfaatan teknologi perlu disertai kemampuan untuk menilai informasi, berpikir kritis, dan menggunakan perangkat digital secara bertanggung jawab. Teknologi seharusnya mendukung proses belajar, bukan menggantikan peran guru dalam membimbing siswa.

Pendidikan berkualitas membutuhkan kerja sama

Peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu bagian dari upaya memperbaiki kualitas pendidikan di Sumatera Barat. Namun, pelatihan perlu diikuti penerapan di sekolah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta didik.

Dukungan sekolah, kesempatan mengembangkan kemampuan, serta komunikasi dengan orang tua turut menentukan keberhasilan pendampingan siswa. Guru wali juga membutuhkan ruang untuk berkoordinasi ketika menghadapi persoalan yang memerlukan penanganan bersama.

Muhidi mengingatkan bahwa persiapan menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan akademik. Generasi muda juga perlu memiliki karakter, adab, dan kemampuan yang dapat digunakan untuk menghadapi tantangan kehidupan.

Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan melalui dua jalur sekaligus: penguatan kompetensi guru dan pendampingan siswa yang berkelanjutan. Keduanya menjadi bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia Sumatera Barat menghadapi perubahan zaman.

Pendidikan Sumbar Muhidi kompetensi guru Sumbar guru wali Dinas Pendidikan Sumbar kualitas pendidikan Indonesia Emas 2045