MAN 1 Solok dan Pesantren Al Madinah Juara Law Debate Competition 2026 Walikota Solok Terkesima!

MAN 1 Solok dan Pesantren Al Madinah Juara Law Debate Competition 2026 Walikota Solok Terkesima!

KabaSumbar - Tim putri Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Solok Kotobaru bersama Tim putra Pondok Pesantren Al Madinah Gunung Talang akhirnya menyabet juara 1 Lomba Law Debate Competition 2026, setelah melalui serangkain fase penyisihan selama dua hari, Selasa-Rabu (5-6/5/2026) di Aula SKB Tembok, Kota Solok.
 
Pada kategori Best Speaker putra, juara lomba debat hukum diraih oleh Hifzil Fauzy dari SMAN 3 Kota Solok dan kategori Best Speaker putri diraih oleh Aina Widya Fitri dari SMAN 1 Bukit Sundi.
 
Di partai final, tim putri MAN 1 Solok yang beranggotakan Aurely Zahra, Gheriyya Budianda Putri dan Aisyah Eka Zahra berhasil mengalahkan tim putri SMAN 1 Kubung Selayo. Meski dari sisi kekuatan data dan penalaran, kedua tim seimbang, namun MAN 1 Solok lebih unggul dari kesolidan dan pembagian peran yang ciamik.
 
Ketiga pembicara MAN 1 Solok mampu membawa "lawan debat dan kawan berfikir" mereka tergiring ke topik yang mereka soroti. Apalagi, dengan public speaking (kemampuan berbicara di depan umum) ketiganya yang di atas rata-rata, data dan fakta akurat yang menjadi kekuatan dari SMAN 1 Kubung, mampu diantisipasi.

Sebelumnya, MAN 1 Solok di babak penyisihan berhasil mengandaskan tim favorit juara, yakni SMAN 3 Kota Solok, yang disebut-sebut sebagai "Final Kepagian". Sebelum, tampil di partai puncak, MAN 1 Solok mengandaskan perlawanan SMAN 1 Bukit Sundi yang akhirnya tampil sebagai Juara III.

Sementara itu, di kategori putra, tim Pondok Pesantren Al Madinah yang beranggotakan Muhammad Dzikra Alfitrah, Azmad Rasyid dan Muhammad Ishaq Arraffa, mampu mengalahkan MAN 2 Solok Singkarak dengan memadukan kekuatan pengetahuan umum dan pemahaman agama yang khas. Meski sama-sama berasal dari sekolah religi, tim Pondok Pesantren Al Madinah, lebih unggul dari segi ketepatan momentum. Hal ini terlihat jelas saat mereka menerapkan strategi melakukan interupsi di menit-menit terakhir, untuk "mengganggu" ritme pembicara dari MAN 2 Solok.
Tim Putri MAN 1 Solok terima hadiah dari Rektor UMMY
Tim Putri MAN 1 Solok terima hadiah dari Rektor UMMY
 
Bukan tim Penggembira

Sebelum tampil di partai puncak, tim Pondok Pesantren Al Madinah, yang oleh sejumlah pihak dianggap hanya akan menjadi "parami alek" alias penggembira, ternyata mampu menjungkirbalikkan prediksi. Pada babak penyisihan, tim yang dianggap hanya akrab dengan kitab-kitab "akhirat" semacam "kitab kuning, kitab gundul dan kitab tafsir ini, ternyata dengan elegan mengalahkan tim favorit juara, SMAN 1 Kota Solok. Sebelum ke babak final, tim Pondok Pesantren Al Madinah, mengalahkan tim MAN Kota Solok di partai semifinal.

Menyambut itu, Rektor Universitas Mahaputra Muhammad Yamin, Dr. Rica Mega Sari, S.Pt, MP, mengaku sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada HIMA Ilmu Hukum dan Panitia Law Debate Competition 2026, yang telah mampu menggelar kegiatan yang sangat prestisius dan membanggakan ini.
 
Dr. Rica yang baru dilantik sebagai Rektor UMMY Solok pada 14 April 2026 lalu tersebut, berharap kegiatan ini bisa menjadi iven berkelanjutan dan menjadi "brand" di Fakultas Hukum UMMY Solok.

"Salam hormat dan rasa bangga saya kepada seluruh Anggota HIMA Ilmu Hukum dan Panitia Pelaksana LDC 2026. Kegiatan ini, merupakan sebuah hal luar biasa yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Hukum," ungkapnya.
 
Rektor UMMY Solok menaruh harapan, jika bisa iven lomba debat ini diagendakan setiap tahun dan menjadi brand bagi Fakultas Hukum. Pihaknya berharap kegiatan-kegiatan seperti ini akan dilakukan oleh jurusan-jurusan dan Fakultas-Fakultas lainnya di UMMY Solok. Sehingga keberadaan UMMY tidak hanya untuk mencetak lulusan berkualitas, tapi juga sudah mampu berperan untuk daerah dan masyarakat.
 
"Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi sarana promosi Fakultas Hukum kepada pelajar di tingkat sekolah menengah," ungkapnya.

Dr. Rica juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kompetisi ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga ruang pembelajaran untuk membentuk generasi muda yang adaptif dan berdaya saing global.
Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra terkesima saksikan penampilan tim finalis Lomba Debat hukum
Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra terkesima saksikan penampilan tim finalis Lomba Debat hukum


Walikota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM yang hadir jelang partai puncak, Rabu (6/5/2026), mengaku sangat bangga dengan LDC 2026 ini. Dhani menegaskan, pihak Pemko Solok siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini, apalagi yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi. Sebagai alumnus UMMY Solok, Dhani mengaku kegiatan seperti ini mengingatkan dirinya saat dulu menjadi mahasiswa.

"Saya adalah alumni UMMY Solok dan saya sangat bangga menjadi bagian dari kampus ini. Dulu, bersama teman-teman, senior-senior dan adik-adik tingkat, kami sering melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini. Baik itu berupa pelatihan, seminar, serta kegiatan-kegiatan lainnya. Dari kegiatan-kegiatan seperti inilah kita terbentuk menjadi pribadi-pribadi tangguh. Saya tahu persis bagaimana susahnya menggelar sebuah kegiatan, bagaimana susahnya membangun jejaring, bagaimana susahnya mencari dana, dan letihnya badan karena harus membagi waktu dengan tanggung jawab kuliah. Karena itu, saya ikut bangga dengan kegiatan yang luar biasa megah ini," ungkapnya.

Ramadhani juga berpesan kepada para "yunior"nya, terkait pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik, pengalaman organisasi dan membangun jejaring yang luas.

"Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang kritis, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan hukum di masa depan," ujarnya.

Sebelumnya, helatan akbar Lomba Debat Hukum antar pelajar SMA/MA/sederajat bertajuk Law Debate Competition 2026, dibuka secara resmi oleh Rektor UMMY Solok Dr. Rica Mega Sari, S.Pt, MP, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Solok, Selasa (5/5/2026). Prosesi pembukaan dihadiri oleh perwakilan dari Pemko Solok, Pemkab Solok, Polres Solok Kota, Kementerian Agama Kabupaten Solok dan Kota Solok, civitas akademika UMMY Solok, Dekan Fakultas Hukum UMMY Solok Rifqi Devi Lawra, SH, MH, Alumni FH UMMY Solok, dan undangan lainnya.

Helatan akbar untuk menjadi Penguasa Podium antar siswa SMA/SMK/MA ini, diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok, berkolaborasi dengan Pusat Studi Hukum dan Humniora (PSHH) Meester Yamin Law Center (MYLC). Mengusung tema “Hukum Indonesia Dalam Perspektif Gen Z”, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, logika, serta keberanian dalam menyampaikan argumentasi hukum.

Ketua panitia, Mutia Nada Kasturi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Mutia Nada Kasturi juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam mendengar berbagai sudut pandang sebelum mengambil keputusan.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan pelajar, khususnya di Kota dan Kabupaten Solok, agar lebih memahami hukum. Mari belajar menyampaikan pendapat secara logis, agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain," ujar Mutia Nada Kasturi.

Mutia Nada Kasturi juga menjelaskan bahwa debat mengangkat isu-isu hukum yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti penegakan hukum, hukuman mati, sistem zonasi pendidikan, dampak penggunaan gadget, hingga pertambangan tanpa izin. Menurutnya, ajang ini dirancang untuk melatih keberanian berpikir kritis sekaligus membangun integritas generasi muda.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Fakultas Hukum UMMY Solok, Farhan Setyadi, menilai masih banyak pelajar yang belum memahami hukum secara utuh. Ia berharap ajang ini mampu menjadi sarana edukasi yang berdampak luas.

Hal senada disampaikan Ketua Meester Yamin Law Center (MYLC), Rijal Islamy, yang menyebutkan bahwa 16 tim peserta yang berlaga merupakan hasil seleksi dari banyaknya pendaftar. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan.

"Targetnya adalah bagaimana pelajar, khususnya Gen Z di Solok, dapat lebih memahami dan sadar terhadap hukum. berharap melalui kompetisi ini akan lahir generasi muda yang cerdas, tangguh, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi," jelasnya.

Rijal Islamy juga menegaskan bahwa Meester Yamin Law Center (MYLC) mau berkolaborasi dengan HIMA Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum UMMY Solok, karena kesamaan tujuan. Terutama terhadap tiga konsep MYLC, yakni pembentukan karakter, kompetensi hukum, dan jejaring luas. Rijal menegaskan, akan banyak tantangan dan rintangan yang akan dihadapi di masa mendatang, namun dengan karakter tangguh, pemahaman hukum mumpuni dan jejaring luas, segalanya akan mampu diatasi dengan baik.

"Jangankan melakukan buruk, berbuat baik saja terkadang banyak yang tidak suka. Tapi, dengan karakter kuat, adab dan kompetensi mumpuni, serta jejaring luas, semuanya akan mampu dihadapi. Kuncinya adalah pembuktian. Karena itu, kami dengan bangga bisa berkolaborasi dengan HIMA Ilmu Hukum UMMY Solok dalam melaksanakan kegiatan ini," ungkapnya.

Seluruh peserta yang mengikuti kompetisi ini tanpa dipungut biaya, menjadikannya sebagai ruang terbuka bagi pelajar untuk berkembang, menggali potensi, dan memahami peran hukum dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai kesempatan emas untuk mengukir prestasi dan nama baik sekolah, panitia juga menyediakan reward berupa sertifikat, trofi dan uang tunai jutaan rupiah.

Dalam menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan tiga dewan juri yang berkompeten di bidang hukum, yakni dosen Fakultas Hukum Universitas Mahaputra Muhammad Yamin, Yulfa Mulyeni, SH, MH, dan Monalisa, SH, MH, yang juga merupakan alumni juara debat hukum tingkat Sumatera Barat, serta Ketua Meester Yamin Law Center (MYLC) Rijal Islamy.(Irman Kuto/*)

MAN 1 Solok Pesantren Al Madinah Juara Law Debate Competition 2026 Walikota Solok Terkesima!