Kuri Slowbar 195, Destinasi Ngopi Manual Brew Favorit dan Tranding di Ulak Karang Padang

Kuri Slowbar 195, Destinasi Ngopi Manual Brew Favorit dan Tranding di Ulak Karang Padang

KabaSumbar - Pecinta kopi di Kota Padang kini memiliki destinasi nongkrong baru yang mengedepankan cita rasa dan keakraban. Kuri Slowbar 195 hadir di Jalan S. Parman No. 195, Ulak Karang, Kota Padang, sebagai ruang ngopi yang meracik kopi sesuai selera pemesannya.

Dengan pengalaman panjang di bisnis kopi Sumatera Barat, Kuri Slowbar menawarkan banyak varian kopi kekinian yang diracik langsung di hadapan pelanggan melalui konsep slowbar.

Manual Brew Jadi Favorit

“Manual brew menjadi favorit pelanggan setia kami, kebanyakan dengan rasa yang lebih ringan dan santai. Dengan citarasa yang dingin akan lebih nikmat,” ujar Kuri, sang maestro manual brew Kota Padang.

Bagi Kuri, meracik kopi bukan sekadar menyajikan minuman, melainkan membangun kedekatan. Pelanggan diposisikan sebagai teman berbagi cerita.

“Konsep slowbar merupakan ide terbaik yang pernah saya geluti, karena dengan slowbar kita bisa berbagi cerita dan pengalaman dengan pelanggan sambil meracik kopi yang mereka pesan,” ujarnya.

Lokasi Strategis di Ulak Karang

Kuri Slowbar 195 berlokasi persis di tepi jalan sebelah kiri setelah Pasar Ulak Karang, Jalan S. Parman No. 195, Ulak Karang, Kota Padang. Lokasinya yang mudah dijangkau membuat kedai ini kerap menjadi titik temu komunitas dan penikmat kopi harian.

Kolaborasi dengan Rosteri dan AKM

Cita rasa kopi di Kuri Slowbar 195 juga lahir dari kolaborasi dengan salah satu pemilik rosteri di Kota Padang.

“Saya disupport Abang Jaya, beliau merupakan salah satu pemilik rosteri di Kota Padang dan pebisnis kopi senior yang tergabung di Asosiasi Kopi Minang atau AKM,” terang Kuri.

Riganov Wijaya Kusuma, nama lengkap Jaya, merupakan pemilik rosteri yang sukses menyuplai kebutuhan kopi di Kota Padang hingga ke provinsi tetangga seperti Pekanbaru. Jaya telah malang melintang di bisnis kopi, mulai dari kafe hingga rosteri.

Jaya juga menjadi salah satu penggagas berdirinya Asosiasi Kopi Minang (AKM), organisasi yang kini menjadi penghubung dari hulu ke hilir industri kopi Minang. Hulunya adalah petani kopi, tidak sedikit petani di Ranah Minang yang tergabung dalam AKM, sehingga AKM menjadi wadah bertemunya produsen dan pebisnis dalam satu kelompok nyata.

Asosiasi Kopi Minang berkantor di Jalan Khatib Sulaiman, masih dalam lingkungan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat. Di kantor tersebut juga akan diresmikan salah satu kafe hasil kolaborasi pebisnis kopi Kota Padang.

Dengan semakin majunya bisnis kopi di Sumbar dan semakin profesionalnya organisasi AKM dengan dukungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, diharapkan kopi Minang mampu merajai industri kopi di Indonesia umumnya dan Sumatera Barat khususnya.

Kuri Slowbar 195 kopi Padang manual brew Padang kopi Minang Asosiasi Kopi Minang AKM kedai kopi Padang Ulak Karang Riganov Wijaya Kusuma