IMPC Menguat, Laba Naik 51 Persen
Oleh: Supardi,SE,CFP
Branch Manager .MNC SEKURITAS CABANG PADANG
KabaSumbar -- Saham IMPC menguat 9,3 persen sejak 27 Agustus 2026 hingga 7 September 2026, ketika PT Impack Pratama Industri Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja semester I 2026.
Pendapatan perseroan mencapai Rp2,46 triliun pada semester I 2026. Angka tersebut naik 29,7 persen dibandingkan pendapatan Rp1,90 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba berjalan lebih cepat. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp446,5 miliar, naik 51 persen dari Rp295,6 miliar pada semester I 2025.
Impack Pratama bergerak di industri bahan bangunan plastik dan produk terkait. Perseroan memproduksi serta mendistribusikan atap polycarbonate TwinLite, atap uPVC Alderon dan FRP, lantai, panel dinding, plafon, perekat konstruksi, sistem perpipaan, serta kemasan plastik industri.
Perseroan menjalankan kegiatan produksi di Indonesia dan sejumlah negara lain, termasuk Vietnam, Selandia Baru, dan Malaysia.
Pergerakan Harga Saham IMPC
Harga Saham IMPC mulai bergerak naik pada 27 Agustus 2026 dengan penutupan di Rp1.445. Pada perdagangan 7 September, saham tersebut mencapai level tertinggi Rp1.580.
Selisih kedua harga itu mencapai Rp135 per saham atau sekitar 9,3 persen.
Data transaksi yang menjadi bahan analisis mencatat pembelian terbesar pada Rp1.565 dan penjualan terbesar pada Rp1.470. Pivot point berada di Rp1.500, sedangkan rata-rata akumulasi broker besar tercatat sekitar Rp1.520.
Level-level tersebut menjadi area yang perlu diperhatikan ketika Anda membaca pergerakan IMPC. Harga di atas pivot Rp1.500 menunjukkan posisi perdagangan yang lebih kuat dibandingkan ketika saham berada di bawah level tersebut.
Kondisi itu tetap perlu dilihat bersama volume transaksi. Kenaikan harga tanpa dukungan volume yang memadai dapat membatasi kekuatan tren.
Analisis Teknikal IMPC
Tim analis MNC Sekuritas menempatkan saham IMPC dalam strategi Buy on Weakness atau BoW. Analisis tersebut menetapkan support di Rp1.435 dan resistance di Rp1.610.
Analis melihat indikasi pola double bottom pada pergerakan saham. Pola tersebut muncul ketika harga membentuk dua titik rendah pada area yang relatif sama sebelum mencoba bergerak naik.
Volume pembelian masih mendominasi, meski ukurannya mulai mengecil. Kondisi tersebut membuat pergerakan volume perlu mendapat perhatian jika harga mendekati resistance Rp1.610.
Indikator MACD juga menunjukkan peluang pergerakan menuju area positif. Sementara itu, Stochastic mendekati wilayah overbought.
Posisi overbought tidak otomatis menandakan harga akan berbalik turun. Investor perlu melihat respons harga setelah saham mencapai area tersebut, terutama jika IMPC berhadapan dengan resistance Rp1.610.
Dalam analisis BoW tersebut, tim analis memberikan target harga Rp1.650 hingga Rp1.765.
Target tersebut merupakan proyeksi berdasarkan analisis teknikal. Harga saham dapat bergerak berbeda dari proyeksi apabila muncul perubahan sentimen pasar atau informasi baru mengenai perusahaan.
Support dan Resistance Jadi Perhatian
Support Rp1.435 menjadi level penting dalam skenario teknikal yang disampaikan analis. Jika tekanan jual membawa harga mendekati atau menembus level tersebut, struktur penguatan perlu dievaluasi kembali.
Sebaliknya, Rp1.610 menjadi resistance terdekat. Penembusan level tersebut dapat menjadi konfirmasi tambahan bagi kelanjutan tren naik, terutama jika transaksi ikut meningkat.
Anda juga perlu melihat perkembangan laporan keuangan berikutnya. Pertumbuhan pendapatan 29,7 persen dan laba 51 persen pada semester I 2026 memberikan gambaran positif terhadap kinerja perseroan, tetapi investor tetap perlu memastikan apakah pertumbuhan tersebut berlanjut pada periode berikutnya.
Kinerja IMPC juga berkaitan dengan permintaan produk bahan bangunan, biaya produksi, kondisi ekonomi, serta perkembangan pasar di negara tempat perseroan beroperasi.
Pergerakan saham dalam beberapa hari terakhir menunjukkan momentum positif, tetapi kenaikan harga tidak menghilangkan risiko koreksi. Investor perlu menentukan strategi berdasarkan horizon investasi dan toleransi risikonya masing-masing.
Mulai perjalanan investasi Anda dari edukasi yang tepat.
Gabung gratis di Grup Edukasi Saham IDX dan MNC Sekuritas Padang untuk mendapatkan materi pembelajaran, informasi kelas, diskusi pasar modal, dan kesempatan mengikuti program sertifikasi BEI.
Bergabung: Klik di sini untuk bergabung
Disclaimer: Analisis ini disusun sebagai informasi dan bukan ajakan membeli maupun menjual saham. Setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.