Ditandai Rapat Paripurna DPRD, Peringatan HJK Solok ke-113 Digelar Sederhana dalam Semangat Kebersamaan
KabaSumbar - Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJK) Solok ke 113 ditandai dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD dipimpin Ketua Ivoni Munir, Kamis (9/4/2026) di Arosuka,.
Rangkaian sidang paripurna lebih khidmat tatkala Ketua DPRD Ivoni Munir memaparkan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Solok sejak 9 April 1913 hingga ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2009 tentang Hari Jadi Kabupaten Solok.
Hadir pada kesempatan. Gubernur Sumatera Barat diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KKP) Provinsi Sumbar. Syefdinon, Bupati Solok Jon Firman Pandu, Wakil Bupati Solok H. Candra, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Solok, para Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat, Bupati Solok periode 2010–2015 Drs. H. Syamsu Rahim, kepala OPD, camat, wali nagari, serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPRD Ivoni Munir menyampaikan, peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai momentum refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Solok dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan usia 113 tahun, Ivoni Munir mengajak untuk terus bersatu, bekerja sama dan berinovasi.
Ia juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, DPRD bersama Pemerintah Daerah telah mengesahkan 9 Peraturan Daerah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan kepastian hukum di daerah
Menyambut itu, Gubernur Sumatera Barat diwakili Kadis KKP Syefdinon, menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Kabupaten Solok, khususnya di sektor pertanian sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Barat.
Syefdinon juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga untuk terus mendukung pembangunan di Kabupaten Solok, terutama dalam percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
“Kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun daerah,”kata Syefdinon.
Senada, tokoh masyarakat Kabupaten Solok, Drs. H. Syamsu Rahim, menyatakan kebanggan atas perkembangan Kabupaten Solok yang terus menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu.
SR, panggilang khas Syamsu Rahim, mengajak seluruh generasi penerus untuk menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Ia menekankan pentingnya pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pemerintahan, ekonomi hingga infrastruktur.
Disisi lain, SR juga mengingatkan pentingnya kekompakan dalam kepemimpinan di semua tingkatan.
“Perlu menghindari turbulensi kepemimpinan antara pimpinan dan wakilnya. Kekompakan adalah kunci keberhasilan pembangunan,” tegasnya.
Secara umum, Syamsu Rahim menilai capaian pembangunan Kabupaten Solok di bawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati Candra menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Terhadap Itu, Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyampaikan. peringatan Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok tahun ini terasa semakin bermakna karena masih berada dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Momentum ini tidak hanya menjadi simbol kemenangan, tetapi juga mengandung nilai keikhlasan, persatuan, dan pembaruan diri.
Namun demikian, Bupati juga mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini turut diliputi suasana duka akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok. Musibah tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, kebersamaan, serta ketangguhan dalam menghadapi berbagai ujian.
Bupati Solok menegaskan, bahwa tanggal 9 April merupakan tonggak sejarah lahirnya Kabupaten Solok yang telah melalui berbagai fase, mulai dari perjuangan, pembangunan, hingga transformasi. Selama 113 tahun, Kabupaten Solok terus berkembang dengan kekayaan sumber daya alam, adat, budaya, dan nilai kebersamaan sebagai fondasi utama.
Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Solok mengangkat tema “Bekerja, Berkarya, Semakin Berdampak.” Tema tersebut mencerminkan arah pembangunan ke depan, di mana seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bekerja dengan kesungguhan, melahirkan inovasi, serta memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga menegaskan bahwa fokus pembangunan daerah diarahkan pada penguatan sektor pertanian, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, serta peningkatan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah, serta memohon dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar Kabupaten Solok dapat bangkit lebih cepat pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah, serta ucapan terima kasih kepada Drs. H. Syamsu Rahim atas dedikasi dan inspirasinya selama memimpin Kabupaten Solok periode 2010–2015.
Jon Firman Pandu serta merta mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-113 ini sebagai momentum untuk bekerja lebih keras, berkarya lebih cerdas, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kemajuan Kabupaten Solok.
“Tantangan ke depan akan semakin berat, untuk itu sinergitas harus terus diperkuat demi kemajuan daerah,” paparnya. (Irman Kuto)
Ditandai Rapat Paripurna DPRD Peringatan HJK Solok ke-113 Digelar Sederhana Semangat Kebersamaan