Asing Borong GOTO di Tengah Trading Halt IHSG, Saham BBCA Paling Banyak Dilepas

Asing Borong GOTO di Tengah Trading Halt IHSG, Saham BBCA Paling Banyak Dilepas

KabaSumbar -- Aktivitas investor asing mencuri perhatian di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat memicu trading halt. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) justru menjadi incaran utama asing dengan nilai beli bersih yang signifikan, berbanding terbalik dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang paling banyak dilepas.

Di tengah kepanikan pasar akibat koreksi dalam IHSG, arus modal asing menunjukkan seleksi ketat. GOTO tampil sebagai saham dengan net buy asing terbesar, menandakan masih adanya kepercayaan investor global terhadap saham teknologi tersebut di tengah volatilitas.

GOTO Diborong Rp288,3 Miliar, Volume 119 Juta Saham

Berdasarkan data transaksi, GOTO membukukan net buy asing sebesar Rp288,3 miliar dengan volume mencapai 119 juta saham. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi di antara saham-saham yang dicatatkan net buy asing pada hari terjadinya trading halt IHSG.

Aksi borong asing pada GOTO terjadi saat IHSG tertekan hebat hingga Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan trading halt, mekanisme penghentian perdagangan sementara untuk meredam kepanikan. Di saat banyak saham berkapitalisasi besar terkoreksi, GOTO justru menyerap dana asing dalam jumlah besar.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa investor asing melihat valuasi GOTO sudah menarik untuk akumulasi jangka menengah, terutama setelah konsolidasi panjang dan perbaikan kinerja operasional perseroan dalam beberapa kuartal terakhir.

BBCA Paling Banyak Dilepas Asing

Berbanding terbalik dengan GOTO, saham BBCA menjadi yang paling banyak dilepas investor asing. Sebagai saham perbankan dengan bobot besar di IHSG, aksi jual asing di BBCA turut memberi tekanan signifikan terhadap indeks.

Pola rotasi ini mencerminkan strategi asing yang cenderung melepas saham defensif dan berkapitalisasi besar seperti BBCA saat risiko pasar meningkat, sambil masuk ke saham yang dianggap memiliki potensi rebound lebih tinggi seperti GOTO.

Trading Halt IHSG Jadi Momentum Seleksi Saham

Trading halt yang dipicu penurunan IHSG lebih dari 8% menjadi penanda volatilitas tinggi. Dalam kondisi tersebut, pergerakan dana asing menjadi indikator penting arah pasar selanjutnya.

Borongnya GOTO oleh asing di tengah trading halt menunjukkan adanya akumulasi selektif, bukan panic selling merata. Jika aliran dana asing berlanjut, GOTO berpeluang menjadi salah satu penopang penguatan IHSG saat pasar kembali stabil, sementara tekanan pada BBCA perlu diwaspadai hingga arus jual mereda.

Disclaimer On. Informasi ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi jual beli saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

GOTO BBCA saham GOTO asing borong GOTO trading halt IHSG net buy asing IHSG