include "breadcrumb.php" ?>
Kata Eka Putra, silaturahmi akbar ini menjadi bukti bahwa hubungan persaudaraan masyarakat Lintau IX Koto, baik yang berada di ranah maupun di perantauan, tetap terjalin erat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Bupati Tanah Datar serta merta mengapresiasi panitia yang juga menghadirkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Lintau IX Koto dalam alek gadang tersebut.
“Banyak UMKM yang ikut berpartisipasi, mulai dari usaha sate, lontong, soto, lapek sarikayo hingga kerupuk kuah khas Lintau. Ini merupakan bentuk promosi yang sangat baik bagi produk-produk unggulan masyarakat kita,” katanya.
Eka Putra lantas menyampaikan berbagai capaian pembangunan daerah, termasuk upaya percepatan pemulihan pascabencana yang beberapa tahun terakhir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar.
Terhadap itu, Dewan Penasehat IKLB IX Koto, Prof. Fasli Jalal, menyoroti besarnya kepedulian para perantau terhadap pembangunan kampung halaman, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan.
Menurutnya, dukungan para perantau telah mendorong berkembangnya sentra tenun Lintau yang kini mampu memberikan pelatihan kepada masyarakat serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Alhamdulillah, berkat dukungan tokoh-tokoh dan perantau kita, sentra tenun Lintau terus berkembang. Bahkan, informasi terakhir ada pengusaha dari Timur Tengah yang datang dan membeli produk tenun Lintau dalam jumlah cukup besar,” ungkapnya.
Fasli Jalal juga menyebutkan, berkat kontribusi para perantau, kini telah berdiri sebuah universitas di Lintau. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam membesarkan perguruan tinggi tersebut dengan memberikan kepercayaan kepada kampus itu sebagai tempat melanjutkan pendidikan anak-anak mereka.
“Mudah-mudahan dengan kekompakan dan kebersamaan yang terus terjaga, perekonomian masyarakat semakin maju dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda di masa mendatang,” harapnya.
Sementara itu, Ketua IKLB IX Koto Jabodetabek, Pahlevi Dt. Rajo Lelo Angso, mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi akbar tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan solidaritas sesama perantau.
“Di perantauan inilah kita merasakan arti kebersamaan dan senasib sepenanggungan. Karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap hubungan silaturahmi antarwarga Lintau IX Koto semakin erat,” ujarnya.
Pahlevi menyampaikan, IKLB IX Koto selama ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial, terutama membantu sanak saudara yang mengalami musibah maupun kesulitan.
Selain itu, dalam rangka melestarikan adat dan budaya Minangkabau, kegiatan silaturahmi akbar turut menampilkan prosesi adat Manjopuik Marapulai serta berbagai pertunjukan seni budaya.
“Kami ingin generasi muda yang lahir dan besar di rantau tetap mengenal, memahami, dan mencintai adat serta budaya Minangkabau,” katanya.
Pahlevi turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Senada, Ketua Panitia Bunda Rosi Syofyan menyampaikan, suksesnya kegiatan merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh unsur masyarakat Lintau IX Koto.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini membawa manfaat dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.
Suasana silaturahmi IKLB IX Koto menjadi lebih hangat karena ikut dihadiri Ny. Mufidah Jusuf Kalla, anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, sejumlah Kepala OPD, Camat Lintau Buo dan Lintau Buo Utara, wali nagari se-Lintau IX Koto, Ketua KAN, anggota BPRN, para pelaku usaha, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, serta ratusan perantau asal Lintau IX Koto se-Jabodetabek dan undangan lainnya. (reyhan)
Alek Gadang
IKLB IX Koto
Jabodetabek
Perkuat Silaturahmi
Hingga Promosi
Produk Khas
Masyarakat Tanah Datar
Alek Gadang IKLB IX Koto Jabodetabek, Perkuat Silaturahmi Hingga Promosi Produk Khas Masyarakat Tanah Datar
KabaSumbar - Alek gadang perantau Lintau IX Koto yang bergabung dalam Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) IX Koto Jabodetabek, dikemas dalam aroma silaturahmi akbar untuk memperkuat tekad “Manjopuik Raso, Merawat Silaturahmi, Basamo Kito Mambangun Nagari”, Minggu (19/7/2026), di Gedung Swasana BRIN Thamrin Convention Hall, Jakarta Pusat.
Bupati Tanah Datar Eka Putra yang menghadiri alek perantau itu, dalam takjub menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kekompakan masyarakat Lintau IX Koto yang terus terjaga sepanjang masa.
Kata Eka Putra, silaturahmi akbar ini menjadi bukti bahwa hubungan persaudaraan masyarakat Lintau IX Koto, baik yang berada di ranah maupun di perantauan, tetap terjalin erat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.
"Dengan menjaga kekompakan dan kebersamaan, tidak ada persoalan yang tidak dapat kita selesaikan bersama,” ujar Eka Putra.
Ny. Lise Eka Putra diantara tampilan produk kuliner khas Tanah Datar
Bupati Tanah Datar serta merta mengapresiasi panitia yang juga menghadirkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Lintau IX Koto dalam alek gadang tersebut.
“Banyak UMKM yang ikut berpartisipasi, mulai dari usaha sate, lontong, soto, lapek sarikayo hingga kerupuk kuah khas Lintau. Ini merupakan bentuk promosi yang sangat baik bagi produk-produk unggulan masyarakat kita,” katanya.
Eka Putra lantas menyampaikan berbagai capaian pembangunan daerah, termasuk upaya percepatan pemulihan pascabencana yang beberapa tahun terakhir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar.
Universitas dan Sentra Tenun Lintau
Terhadap itu, Dewan Penasehat IKLB IX Koto, Prof. Fasli Jalal, menyoroti besarnya kepedulian para perantau terhadap pembangunan kampung halaman, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan.
Menurutnya, dukungan para perantau telah mendorong berkembangnya sentra tenun Lintau yang kini mampu memberikan pelatihan kepada masyarakat serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Alhamdulillah, berkat dukungan tokoh-tokoh dan perantau kita, sentra tenun Lintau terus berkembang. Bahkan, informasi terakhir ada pengusaha dari Timur Tengah yang datang dan membeli produk tenun Lintau dalam jumlah cukup besar,” ungkapnya.
Fasli Jalal juga menyebutkan, berkat kontribusi para perantau, kini telah berdiri sebuah universitas di Lintau. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam membesarkan perguruan tinggi tersebut dengan memberikan kepercayaan kepada kampus itu sebagai tempat melanjutkan pendidikan anak-anak mereka.
“Mudah-mudahan dengan kekompakan dan kebersamaan yang terus terjaga, perekonomian masyarakat semakin maju dan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan generasi muda di masa mendatang,” harapnya.
Bupati Eka Putra bersama tokoh perempuan Tanah Datar
Senasib Sepenanggungan
Sementara itu, Ketua IKLB IX Koto Jabodetabek, Pahlevi Dt. Rajo Lelo Angso, mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi akbar tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan solidaritas sesama perantau.
“Di perantauan inilah kita merasakan arti kebersamaan dan senasib sepenanggungan. Karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap hubungan silaturahmi antarwarga Lintau IX Koto semakin erat,” ujarnya.
Pahlevi menyampaikan, IKLB IX Koto selama ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial, terutama membantu sanak saudara yang mengalami musibah maupun kesulitan.
Selain itu, dalam rangka melestarikan adat dan budaya Minangkabau, kegiatan silaturahmi akbar turut menampilkan prosesi adat Manjopuik Marapulai serta berbagai pertunjukan seni budaya.
“Kami ingin generasi muda yang lahir dan besar di rantau tetap mengenal, memahami, dan mencintai adat serta budaya Minangkabau,” katanya.
Pahlevi turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Senada, Ketua Panitia Bunda Rosi Syofyan menyampaikan, suksesnya kegiatan merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh unsur masyarakat Lintau IX Koto.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini membawa manfaat dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.
Suasana silaturahmi IKLB IX Koto menjadi lebih hangat karena ikut dihadiri Ny. Mufidah Jusuf Kalla, anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, sejumlah Kepala OPD, Camat Lintau Buo dan Lintau Buo Utara, wali nagari se-Lintau IX Koto, Ketua KAN, anggota BPRN, para pelaku usaha, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, serta ratusan perantau asal Lintau IX Koto se-Jabodetabek dan undangan lainnya. (reyhan)