BerandaDaerahSurfer Muda Sumbar Bidik Prestasi Dunia di Nias Pro, Afulu, dan WQS...

Surfer Muda Sumbar Bidik Prestasi Dunia di Nias Pro, Afulu, dan WQS Korea

KabaSumbar – Tim Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Sumatera Barat bersiap melanjutkan perjuangan di kejuaraan Afulu, Nias Utara, pada 1-3 Juli 2025, usai tampil gemilang di Nias Pro.

Dylan Wilcoxen, Kya Jo Heuer, dan Alin akan melanjutkan kiprah di World Qualification Series (WQS) QS 6000 di Korea pada 12 Juli 2025, menunjukkan komitmen kuat para surfer muda ini untuk terus berlatih dan berkompetisi.

Dylan, yang tergabung dalam tim elite Surfer Indonesia untuk Asian Youth Games 2026 dan Youth Olympic 2027, bersama rekan-rekannya diharapkan mengharumkan nama Mentawai, Sumatera Barat, dan Indonesia di panggung dunia.

Berangkat dari Padang menuju Krui melalui jalur darat bersama Ketua Umum PSOI Sumbar Harry Algamar, para surfer muda ini telah mencatatkan prestasi membanggakan di Krui Pro.

Dylan Wilcoxen (16 tahun), peraih medali perunggu PON Aceh, berhasil menembus babak perempat final nomor Men’s Shortboard Division. Sementara itu, Aura Zeflin (15 tahun), juga peraih medali PON, dan Kya Jo Heuer (16 tahun) di nomor Women’s Shortboard Division terhenti di babak 64 besar dari total 144 peserta asal Asia, Australia, dan Oceania.

Surfer

“Dylan mengumpulkan 1.728 poin, menempatkannya di peringkat 6 Asia. Untuk nomor putri, Alin meraih 540 poin di peringkat 24 Asia, sedangkan Kya memperoleh 480 poin di peringkat 32 Asia,” ujar Harry Algamar melalui pesan WhatsApp, Selasa (24/6/2025).

Selain Dylan, Kya, dan Alin, PSOI Sumbar juga menurunkan surfer muda berbakat lainnya, yakni Ifran Saeppu (16 tahun), Jayden Wilcoxen (14 tahun), dan Alief Saputra (14 tahun).
Hanya berselang empat hari setelah Krui Pro, tim ini melanjutkan perjuangan di Pantai Lagundri Sorake, Nias Selatan, untuk mengikuti Nias Pro.

“Di Nias Pro, para surfer muda Sumbar tampil lebih baik, konsisten memuncaki heat di setiap babak,” ungkap Harry.

Dylan dan Kya kembali mencuri perhatian dengan mengumpulkan dua skor ombak terbaik. Dylan kerap meraih poin tinggi berkat teknik barrel dan best maneuver di babak 64 dan 32 besar, sementara Kya memukau penonton dengan best wave dan barrel yang luar biasa.

Keduanya kini lolos ke babak perempat final Nias Pro yang digelar pada 25 Juni 2025, dengan final menyusul pada 26 Juni 2025.

Menurut Harry, prestasi ini menjadi modal penting untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen liga selancar dunia wilayah Asia.

Surfer

“Lima surfer teratas di peringkat Asia berhak melaju ke Challenger Series, jenjang setingkat Moto 2 dalam MotoGP, sebagai bagian dari World Qualification Series (WQS) menuju Championship Tour (CT), liga tertinggi dunia selancar,” jelasnya.

Dengan usia yang masih muda dan jam terbang yang terus bertambah, para surfer ini menunjukkan potensi besar untuk bersaing di level internasional.

Keikutsertaan Dylan dalam tim elite Surfer Indonesia untuk Asian Youth Games 2026 dan Youth Olympic 2027 menjadi bukti bahwa masa depan cerah menanti mereka.

Facebook Comments

- Advertisement -
- Advertisement -