BerandaInternasionalRekor Bayern di Piala Dunia Antarklub 2025 Picu Kontroversi

Rekor Bayern di Piala Dunia Antarklub 2025 Picu Kontroversi

KabaSumbar – Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, turnamen sepak bola paling revolusioner abad ini, resmi dimulai pada 15 Juni di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat. Kompetisi yang berlangsung hingga 14 Juli ini mempertemukan 32 tim terbaik dunia, termasuk Inter Miami yang diperkuat Lionel Messi, dalam 63 pertandingan.

Namun, sorotan awal tertuju pada kemenangan telak Bayern Munich 10-0 atas tim amatir Auckland City, mencatat rekor margin kekalahan terbesar dalam turnamen senior pria FIFA, di tengah berbagai kontroversi seputar penjualan tiket, keamanan, dan kelelahan pemain.

Rekor FIFA dan Ketimpangan Kompetitif

Pada hari kedua turnamen, Bayern Munich, klub dengan 34 gelar Bundesliga dan nilai skuad lebih dari $1 miliar, menghancurkan Auckland City, tim amatir dari Selandia Baru, dengan skor 10-0.

Menurut ESPN Global Research, ini adalah margin kekalahan terbesar dalam sejarah turnamen senior pria FIFA, melampaui kekalahan 6-1 Al Hilal dari Al Jazeera pada edisi 2002. Biaya perjalanan Auckland City ke AS dilaporkan melebihi pendapatan tahunan mereka, menyoroti kesenjangan finansial dan kompetitif.

Baca Juga : Kasus Rokok Tanpa Izin di Tanah Datar Siap Disidangkan

Michael Olise, yang mencetak tiga gol, ditanya apakah ia merasa kasihan pada lawan. “Tidak,” katanya sambil tertawa, lalu mengulang, “Tidak.” Hasil ini menegaskan kekhawatiran tentang daya saing turnamen yang diperluas menjadi 32 tim, dengan Auckland City sebagai satu-satunya tim amatir.

Klub Eropa seperti Real Madrid ($1,5 miliar) dan Paris Saint-Germain ($1 miliar) mendominasi dari segi nilai skuad, jauh di atas tim Amerika Latin seperti Palmeiras ($288 juta) atau Botafogo ($183 juta).

Banyak talenta Amerika Latin, seperti Franco Mastantuono dari River Plate yang dibeli Real Madrid setelah 49 laga, pindah ke Eropa di usia muda, memperlebar kesenjangan.

Baca Juga : Solusi Tepat Hadapi Krisis Finansial dan Kesehatan di 2025

Format dan Peserta Turnamen

Edisi ke-21 ini mengadopsi format baru: 32 tim dibagi dalam delapan grup, masing-masing empat tim, dengan dua tim teratas melaju ke babak 16 besar, diikuti playoff eliminasi tunggal hingga final.

Peserta meliputi 12 tim UEFA (Real Madrid, Manchester City, PSG), enam dari CONMEBOL (Boca Juniors, Flamengo, Palmeiras, Botafogo, Fluminense, River Plate), empat dari AFC, empat dari CAF, satu dari OFC (Auckland City), dan Inter Miami sebagai wakil tuan rumah berkat rekor poin MLS 2024.

Kualifikasi berdasarkan juara kontinental 2021–2024, dengan tambahan klub berdasarkan peringkat. UEFA menggunakan koefisien klub, sedangkan konfederasi lain menggunakan sistem poin FIFA (tiga poin per kemenangan, satu per imbang, plus bonus per kemajuan).

Brasil mendapat pengecualian dengan empat wakil karena dominasi di Copa Libertadores. Maksimal dua klub per negara diizinkan, kecuali Brasil.

Baca Juga : Apakah Fitur Voice Chat Group WhatsApp Ulah Hacker?

“Turnamen ini adalah yang pertama dimainkan dengan cara ini. Saya pikir ini akan membantu menyamakan kedudukan, dan pasti semua klub akan senang,” ujar eksekutif Inter Milan Javier Zanetti usai undian pada Desember 2024.

Grup Piala Dunia Antarklub FIFA 2025

  • Grup A: Al Ahly (Mesir), Porto (Portugal), Palmeiras (Brasil), Inter Miami (AS)
  • Grup B: Paris Saint-Germain (Prancis), Atlético Madrid (Spanyol), Botafogo (Brasil), Seattle Sounders (AS)
  • Grup C: Bayern Munich (Jerman), Auckland City (Selandia Baru), Boca Juniors (Argentina), Benfica (Portugal)
  • Grup D: Flamengo (Brasil), Espérance Sportive de Tunis (Tunisia), Chelsea (Inggris), LAFC (AS)
  • Grup E: River Plate (Argentina), Urawa Red Diamonds (Jepang), Monterrey (Meksiko), Inter Milan (Italia)
  • Grup F: Fluminense (Brasil), Borussia Dortmund (Jerman), Ulsan HD (Korea Selatan), Mamelodi Sundowns (Afrika Selatan)
  • Grup G: Manchester City (Inggris), Wydad AC (Maroko), Al Ain (Uni Emirat Arab), Juventus (Italia)
  • Grup H: Real Madrid (Spanyol), Al-Hilal (Arab Saudi), Pachuca (Meksiko), Red Bull Salzburg (Austria)

Baca Juga : Timnas Indonesia Resmi Tembus Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia

Facebook Comments

- Advertisement -
- Advertisement -