BerandaDaerahPolda Sumbar Bongkar Peredaran Sabu di Pampangan, Pelaku Sembunyikan Barang Bukti dalam...

Polda Sumbar Bongkar Peredaran Sabu di Pampangan, Pelaku Sembunyikan Barang Bukti dalam Speaker

KabaSumbar – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Penggerebekan dilakukan pada Minggu (1/6) sekitar pukul 17.00 WIB, di sebuah rumah yang beralamat di Komplek Indo Vila 02 No. 16 Blok K. Dalam operasi ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial NN (40), warga setempat yang diduga sebagai pengedar narkoba.

Kepala Ditresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Nico A. Setiawan menjelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim khusus Ditresnarkoba segera melakukan penyelidikan di lapangan.

Polda Sumbar Bongkar Peredaran Sabu di Pampangan, Pelaku Sembunyikan Barang Bukti dalam Speaker “Setelah memastikan lokasi, tim kami mengamankan seorang pria dewasa yang tengah berada di dalam rumah. Penggeledahan dilakukan dengan disaksikan warga sekitar. Kami menemukan 11 paket diduga sabu yang disembunyikan dalam sebuah speaker warna hitam,” ungkap Kombes Nico.

Barang Bukti yang Diamankan:

  • 11 paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik klip bening
  • 1 unit ponsel Android merek Mito warna hijau
  • 1 unit speaker merek Cardion warna hitam
  • 1 set alat hisap (bong)

Usai penangkapan, terduga pelaku langsung dibawa ke markas Ditresnarkoba Polda Sumbar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses pengembangan kasus.

Kombes Pol Nico menegaskan bahwa Polda Sumbar terus berkomitmen memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Sumatera Barat. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika.

“Kami sangat mengapresiasi peran serta masyarakat. Tanpa laporan dari warga, kasus ini mungkin tidak akan terungkap secepat ini,” pungkasnya.

Kasus ini masih dalam pengembangan, termasuk kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Facebook Comments

- Advertisement -
- Advertisement -