Padang Rancak Award 2026 Diumumkan Besok, 3.456 RT Tersisa 229 Finalis
KabaSumbar -- Ribuan warga Kota Padang menanti satu pengumuman besar pada Rabu, 6 Mei 2026. Pemerintah Kota Padang akan mengumumkan pemenang Padang Rancak Award (PRA) 2026, ajang bergengsi lomba kebersihan dan lingkungan hidup yang melibatkan seluruh RT dan RW di 104 kelurahan.
Bukan kompetisi biasa. Dari 3.456 RT yang mendaftar, kini hanya tersisa 229 RT yang berhasil melaju ke tahap penilaian akhir. Persaingan ketat itu membuktikan bahwa budaya bersih di Kota Padang bukan sekadar slogan.
Dewan juri yang terdiri dari unsur akademisi, jurnalis, dan Pemko Padang akan menetapkan 33 RW dan 171 RT terbaik, sekaligus menentukan pemenang kategori Bank Sampah dan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) terbaik tingkat kota.
Penilaian tidak sekadar mengukur kebersihan tampak mata. Indikator yang digunakan mencakup konsistensi kebersihan jalan dan drainase, penghijauan dan keindahan lingkungan, kepatuhan pemilahan sampah, pengelolaan air limbah, keamanan lingkungan, hingga kinerja bank sampah.
Di balik persaingan ketat itu, sejumlah inovasi warga mencuri perhatian tim juri saat turun lapangan.
Di Perumahan Pondok Ranah Minang, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, warga memanfaatkan kaleng bekas minuman, susu, hingga cat sebagai pot tanaman dan pagar taman merupakan langkah kreatif untuk mengurangi sampah sekaligus memperindah lingkungan.
Inovasi lebih mencengangkan datang dari Kelurahan Padang Besi. Ketua RT setempat mengembangkan teknologi pirolisis yang mampu mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Dalam demonstrasi di hadapan tim juri, sebanyak 3,5 kilogram plastik diproses tanpa oksigen pada suhu 300–400°C selama 1,5 jam dan menghasilkan sekitar satu liter bahan bakar cair.
Ketua Tim Juri I PRA 2026 Andri Rusta menyebut temuan itu sebagai pengalaman yang menggembirakan. Kreativitas dan konsistensi warga dalam menjaga lingkungan, kata dia, menjadi poin penting dalam penilaian.
Keabsahan penilaian PRA 2026 diperkuat dengan pelibatan kalangan akademisi. Sebanyak 312 mahasiswa Universitas Ekasakti Akademi Akuntansi Indonesia (UNES-AAI) diterjunkan sebagai tim verifikator lapangan, ditempatkan secara merata di 104 kelurahan Kota Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut langkah itu sebagai bentuk nyata peran perguruan tinggi yang berdampak langsung ke masyarakat. Ia menegaskan bahwa Padang Rancak Award bukan sekadar lomba, melainkan ikhtiar panjang menjadikan Padang sebagai kota terbersih nomor satu di Indonesia.
Pada penilaian tahun sebelumnya, Kota Padang berada di posisi delapan secara nasional dalam kategori kota bersih. Target naik ke puncak bukan mimpi kosong, gerakannya sudah dimulai dari gang-gang terkecil di setiap kelurahan.
Bagi warga RT atau RW yang masuk nominasi, besok adalah hari yang dinantikan. Pengumuman resmi dijadwalkan berlangsung pada 6 Mei 2026 dan nama-nama pemenangnya akan menjadi kebanggaan kelurahan masing-masing.
Padang Rancak Award Kota Padang Fadly Amran kebersihan lingkungan Porprov 2026 DLH Padang