Beranda DPD RI Ketua DPD RI Minta Peraih Medali Emas YISF di Beri Wadah Kreativitas

Ketua DPD RI Minta Peraih Medali Emas YISF di Beri Wadah Kreativitas

DPD RI
Apresiasi diberikan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, kepada lima siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Dewi Sartika Surabaya peraih medali emas lomba karya ilmiah internasional, Youth International Science Fair (YISF), ia minta diberikan wadah untuk berkreativitas. 

Pada ajang yang diikuti 30 negara itu, kelima siswa tersebut berhasil memukau juri dengan penemuan teknologi penangkal logam berat.

Kelima anak berprestasi tersebut meraih medali emas dengan judul riset “Effect of E2C4P Effervescent Water Hyacinth (Eichhornia Crassipes) Against Wastewater Pollutant in Surabaya”. Mereka mengikuti kejuaraan dalam kategori Environmental Technology.

Prestasi itu memantik perhatian Ketua DPD RI LaNyalla. Senator asal Jawa Timur itu mendorong agar kelima siswa tersebut diberikan wadah untuk dapat terus mengembangkan pengetahuan mereka.

“Pertama-tama tentu kita apresiasi prestasi kelima siswa dari MI Dewi Sartika Surabaya yang telah mengharumkan nama Indonesia”, ucap LaNyalla.

Menurut saya, mereka harus diberikan wadah untuk dapat mengembangkan ilmu pengetahuan mereka,” kata LaNyalla, Rabu (15/3/2023).

Dikatakan LaNyalla, ada banyak anak-anak yang memiliki prestasi, tetapi tidak ada wadah dan tempat yang bisa membuat mereka berkembang. Alhasil, prestasi mereka lenyap begitu saja

“Maka saya menilai, perlu sarana untuk mewadahi anak-anak luar biasa dan mengembangkan kemampuannya hingga sempurna. Bisa jadi anak-anak tersebut nantinya menjadi ilmuwan masa depan,” tuturnya.

Dikatakan LaNyalla, prestasi yang diraih siswa MI Dewi Sartika Surabaya ini membuktikan jika anak-anak Indonesia mampu bersaing di dunia internasional.

Oleh karenanya, perlu dukungan pemerintah dalam hal prasarana dan sarana bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan setiap bakat yang mereka miliki.

“Harus ada prasarana dan sarana khusus bagi para siswa berprestasi untuk mengembangkan keilmuan yang mereka miliki”, paparnya.

“Mereka adalah harapan kita di masa depan agar tak bergantung dengan teknologi asing,” ujarnya. (*)

Editor: Khairul Ramadan

Facebook Comments