BerandaInternasionalJadwal Laga Manny Pacquiao vs Barrios, Berikut Fakta Wajib Kamu Ketahui

Jadwal Laga Manny Pacquiao vs Barrios, Berikut Fakta Wajib Kamu Ketahui

KabaSumbar – Manny Pacquiao, 46 tahun, kembali dari pensiun untuk menantang juara kelas welter WBC, Mario Barrios, pada 19 Juli di Las Vegas, bertekad mengalahkan rekor George Foreman dan Bernard Hopkins sebagai juara dunia tertua setelah usia 45 tahun.

Barrios, petinju 30 tahun asal San Antonio, siap menghadapi risiko dikecam seperti Larry Holmes saat mengalahkan Muhammad Ali pada 1980, demi mempertahankan gelarnya dan meningkatkan profilnya di kelas welter.

Pertarungan ini, bagian dari kartu Premier Boxing Champions, juga menampilkan Caleb Plant vs. Jermall Charlo, Sebastian Fundora vs. Tim Tszyu, Isaac “Pitbull” Cruz vs. Angel Fierro II, dan Brandon Figueroa vs. Joet Gonzalez, disiarkan via Prime Video.

Kembalinya Legenda Tinju Manny Pacquiao

Manny Pacquiao (62-8-2, 39 KO), yang pekan depan dilantik ke Hall of Fame Tinju Internasional, dikenal atas kejutan di ring, dari kemenangan debutnya di AS hingga mengalahkan Marco Antonio Barrera dan Oscar De La Hoya, serta menjadi juara delapan divisi. Kini, sebagai underdog, ia menargetkan gelar dunia di usia 46.

Baca Juga : Saham ADRO Melonjak Tajam, Buyback Rp 4 Triliun dan Rekomendasi Beli

“Saya sangat bersemangat untuk menjadi contoh. Saya selalu ingin memberikan kejutan kepada para penggemar saya. Saya selalu berlatih setiap hari. Saya menghukum diri saya sendiri dalam latihan dan mendorong diri saya sendiri… Saya ingin menyenangkan para penggemar saya,” ujar Pacquiao dalam konferensi pers Sabtu malam di Mandalay Bay.

Dalam wawancara BoxingScene, Pacquiao mengejutkan dengan mengatakan, “Saya lebih cepat dari dia. Gerakan saya, kecepatan saya masih ada. Tidak ada yang hilang. Saya bisa mengembangkannya dalam latihan. Saya masih memiliki itu.” Ia tertawa mengetahui Barrios belum lahir saat kariernya dimulai.

Awalnya menargetkan Conor Benn di Arab Saudi, Pacquiao beralih ke Barrios (29-2-1, 18 KO) setelah skorsing PED Benn dan kemenangan Barrios atas sabuk kosong milik Terence Crawford. Promotor Tom Brown dan pendiri PBC, Al Haymon, mendukung comeback ini.

“Saya kembali karena saya merindukan tinju. Saya ingin menjadi juara dunia,” kata Pacquiao kepada seorang reporter, menepis motif uang. “Terima kasih, saya merindukan kalian semua. Senang rasanya bisa kembali bertinju, dan saya harap dengan pertarungan ini kalian semua akan senang,” tambahnya.

Baca Juga : Rahasia Dapatkan Asuransi Jiwa Terbaik dengan Premi Murah

Pacquiao, yang merindukan tinju usai bermain bola basket dan bulu tangkis saat pensiun, berlatih di Wild Card Boxing Club bersama Freddie Roach.

Persiapan dan Strategi Mario Barrios

Mario Barrios, mantan juara kelas ringan super WBA yang mengalahkan Yordenis Ugas pada 2023, mengakui ide duel ini muncul sejak November 2024, saat ia bertarung imbang dengan Abel Ramos di sela duel Mike Tyson vs. Jake Paul di Arlington, Texas.

“Saya sudah banyak sekali mendapatkan reaksi keras mengenai duel ini, tapi itulah konsekuensi dari wilayah pekerjaan saya,” ujar Barrios dalam konferensi pers Sabtu (31/5) menjelang laga. Meski menghormati Pacquiao, ia siap maksimal.

“Manny tetap saja Manny. Dia jadi legendaris dengan satu alasan,” kata Barrios di BoxingScene.com. “Saya persiapkan diri seolah Manny di era kejayaannya. Ini tugas saya naik ring dan mempertahankan gelar saya,” tambahnya. Barrios, yang menonton laga bayar-per-tayang Pacquiao saat kecil, menegaskan fokus.

Baca Juga : Asuransi, Perisai Finansial dan Kesehatan

“Itulah yang terpenting: Naik ke ring dan tak membiarkan dia mendapatkan ritmenya,” tegas Barrios. “Saya tidak akan mengandalkan kemenangan KO; saya akan bertarung sesuai rencana permainan kami.” Soal potensi KO? “Mungkin,” jawabnya. “Itu bukan target saya – ini bisnis. Dibunuh atau membunuh.”

Ia menambahkan, “Dia pun tidak akan iba kepada saya. Dia menginginkan pertarungan ini. Oke, kawan, akan menjadi suatu kehormatan untuk maju ke sana melawan seorang legenda.” Barrios sadar risikonya. “Namun, saya akan naik ring untuk mempertahankan gelar saya. Petarung lain pun akan senang mendapatkan pertarungan ini melawan saya.

Saya harus melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan,” katanya. Ia berharap Pacquiao tampil prima. “Saya berharap Manny bertarung dalam kondisi terbaik. Ini langkah lain di karier saya untuk mendapatkan duel-duel besar – dengan nama Pacquiao dalam deretan bekas lawan saya.”

Latar Belakang Pertarungan

George Foreman jadi juara kelas berat WBA dan IBF di usia 45 tahun 299 hari pada 1994, sementara Hopkins juara kelas berat ringan IBF di usia 48 tahun 53 hari pada 2013. Pacquiao, dengan gaya sudut kreatifnya, akan coba eksploitasi gaya Barrios yang maju lurus, sementara Barrios siap hadapi hujatan jika mengalahkan legenda ini.

Kemenangan atas Pacquiao akan mendongkrak namanya di kelas welter, yang penuh talenta seperti Jaron Ennis dan Brian Norman Jr.

Baca Juga : Sentimen RUPST Tekan Saham ADRO, Harga Merosot Tajam!

Facebook Comments

- Advertisement -
- Advertisement -