BerandaDaerahGubernur Mahyeldi Dorong Percepatan Pembangunan 62 Unit Huntara di Bayang Utara

Gubernur Mahyeldi Dorong Percepatan Pembangunan 62 Unit Huntara di Bayang Utara

KabaSumbar –  Dorong pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (1/1/2026), Gubernur  Sumbar, Mahyeldi Ansharullah datang memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan Masyarakat.

Pada kesempatan, Gubernur Mahyeldi melihat langsung kondisi terkini serta dorong pengerjaan pembangunan huntara yang disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak.

Mahyeldi menyebut,  percepatan pembangunan menjadi urgent supaya masyarakat dapat segera keluar dari kondisi darurat dan menempati hunian yang lebih layak dan aman.

“Kita ingin masyarakat segera keluar dari kondisi darurat. Huntara ini harus dibangun dengan baik, aman, dan nyaman, sambil kita terus menyiapkan solusi hunian yang lebih permanen,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengingatkan agar pembangunan huntara memperhatikan aspek kesehatan lingkungan, ketersediaan air bersih, serta kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Huntara
Lokasi pembangunan Huntara di Bayang Utara ditinjau Gubernur Sumbar

Menurutnya, penyediaan hunian sementara merupakan bagian penting dari proses pemulihan pascabencana yang di dorong agar dikebut dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

Terhadap itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Mulyandri Dt. Rajo Intan menjelaskan total hunian sementara yang akan dibangun berjumlah 62 unit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 unit sedang dalam tahap pembangunan, sementara 40 unit lainnya masih dalam proses pencarian lahan.

“Kita menargetkan pada 10 Januari mendatang. Karena itu kita dorong agar pembangunan huntara dapat diselesaikan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan untuk hunian tetap, pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 94 unit.

Perbedaan jumlah dengan huntara disebabkan sebagian warga terdampak memilih mengungsi secara mandiri, sehingga tidak dibangunkan huntara dan hanya menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

“Sejauh ini belum ada kendala berarti. Hanya saja, progres pembangunan sedikit melambat akibat faktor cuaca. Karena itu kita terus dorong agar dikebut pengerjaannya, ” jelas Mulyandri.

Kunjungan Gubernur Mahyeldi ikut didampingi Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar Medi Iswandi, Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armi, Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, Kepala Dinas Sosial Sumbar Syaifullah, Sekda Pesisir Selatan Zainal Arifin, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan, Adi Susilo, serta Kalaksa BPBD Pesisir Selatan Mulyandri Dt. Rajo Intan.(Irman Kuto)

 

Facebook Comments

- Advertisement -
- Advertisement -