Beranda Pembangunan Formula E Gagal Lelang dan Belum Punya Sponsor

Formula E Gagal Lelang dan Belum Punya Sponsor

gagal
Jakarta I Kabasumbar.net – Sirkuit balap mobil listrik Formula E, tender pembagunannya dinyatakan gagal sebagaimana pengumuman di situs e-procuremet PT Jakpro pada Senin, 24 Januari 2022.

Gagalnya tender itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terkesan saling lempar tanggung jawab.

Selain gagal tender, perhelatan balap mobil listrik Formula E di Jakarta hingga saat ini penyenglenggara belum bisa mengantongi siapa saja yang bakal mensponsori balap tersebut.

gagal
Saat Komisi B DPRD DKI bersama Jakpro, meninjau trek Formula E di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, th 2021 lalu

Direktur Pengelolaan Aset PT Jakpro yang juga Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, mengklaim sponsor untuk pembiayaan sirkuit Formula E itu ada, meski belum bisa dipastikan. Namun ada pihak yang menyatakan siap menjadi sponsor secara verbal, walau belum secara resmi mengajukan diri atau belum ada perjanjian hitam di atas putih, seperti dikutip dari Antara.

Kembali Dihujani Kritik

Anggota DPRD DKI, khususnya dari partai oposisi pemerintah provinsi, kembali menghujani Pemprov DKI dengan kritik. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar, menanggap pemprov tidak terbuka soal kegagalan tender pembangunan sirkuit Formula E.

Ia menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) terkesan saling lempar tanggung jawab. “Tidak berani bicara secara terbuka apa sebabnya. Semua lempar-lemparan,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 25 Januari 2022.

Michael menganggap proses penyelenggaraan Formula E tidak memiliki persiapan yang matang. Ia mendesak Pemprov DKI terbuka jika tidak sanggup menggelar hajatan ini. “Jangan dipaksa, nanti sirkuitnya jeblos,” ucap dia.

Menurut Michael, gagal lelang pembangunan sirkuit Formula E justru dapat menimbulkan penyelenggaraan balap molor dan berantakan. Terlebih PT Jakpro belum mendapatkan sponsor. “Info yang kami dapat, kerja sama sama sponsor semuanya baru lisan. Belum ada yang pasti, waktunya sudah sangat mepet,” kata dia.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Manuara Siahaan meragukan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bisa menyelesaikan pembangunan lintasan balap Formula E sesuai target setelah lelang tender gagal. Ia menilai proses lelang bisa memakan waktu paling cepat tiga pekan hingga satu bulan.

Manuara Siahaan juga mempertanyakan apakah Jakpro sudah menyiapkan dana Rp 50 miliar. Dalam rapat dengan Komisi B DPRD DKI, Jakpro mengatakan mereka memilki dana korporasi untuk pembangunan lintasan Formula E. “Next week kami akan tanya lagi Jakpro soal itu. Kami minta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) apakah mereka punya dana korporasi itu,” kata politikus PDIP itu.

Sumber. Tempo.co

Facebook Comments

Artikulli paraprakBeasiswa Belajar Singkat di Universitas Luar Negeri
Artikulli tjetërKemnaker : Penyandang Disabilitas Harus Peroleh Akses Penuh Ketenagakerjaan.