Beranda Daerah Developer Melati Resident Sarilamak Kab 50 Kota, Kecewakan Konsumen

Developer Melati Resident Sarilamak Kab 50 Kota, Kecewakan Konsumen

melati resident
Jalan utama Perumahan Melati Resident
Limapuluh kota, Kaba Sumbar.net – Melati resident . Itulah nama komplek perumahan di Jorong Sarilamak Kec.Harau Kabupaten Limapuluh-kota -Sumatera Barat. Keindahan nama itu, berbanding terbalik dengan kondisi yang ada.

Di sana sini, di komplek perumahan ditumbuhi semak. Jika malam jalan lingkungnya terasa mengerikan karena tidak memiliki lampu penerangan jalan.

Letak perumahan Melati resident itu tidak jauh dari pusat perkantoran Bupati dan DPR D Kabupaten Limapuluh kota. Jalan Utama perumahan terdapat lubang di sana-sini dan  tidak terurus. Kondisi demikian sudah berlangsung sejak hampir sebelas tahun silam.

melati resident
Unit rumah yang tidak dihuni terletak di pinggir jalan utama compleh perumahan Melati resident

Pasal 7 Undang-undang perlindungan konsumen tentang kewajiban Develover perumahan Melati resident cenderung diabaikan pengembangnya. Demikian juga pelanggaran kode etik real estate Indonesia menyangkut pelayanan terhadap konsumen.

Janji hanya tinggal janji, kata salah seorang penghuni perumahan setempat, Surya (63). Ada seratus lebih rumah yang ada di Melati ini, katanya. Fasilitas seperti Drainase dan jalan utama complek serta jalan lingkung complek tidak sesuai dengan yang dijanjikan developer.

Ketika ditanya apa nama PT Develpor pengembangnya, Surya dan sejumlah penghuni sudah tidak ingat lagi, karena memang sudah terlalu lama. Ini kedengarannya memang aneh!.Pasalnya Developernya sudah tiga kali berganti-ganti, Ujar Men (64 )

Di lokasi perumahan Melati Resident tersebut, Awak media masih melihat  sejumlah kampling lahan yang belum dibangun. Namun kapling itu sudah ada pemiliknya, kata pak Oh ( 57 )  warga setempat.

Lahan itu Sebagian dijadikan peladangan, dan Sebagian lagi ditumbuh semak liar.

 

Kembali kata Surya, bahwa konsumen pemilik rumah setempat, banyak yang enggan menempatinya.

Mereka enggan karena fasilitas yang dijanjikan saat transaksi, tidak dipenuhi developer. Dari serratus unit rumah yang dibangun, hanya 30 unit rumah yang ditempati pemiliknya. Diantaranya penghuni yang menyewa di sana.

Dikarenakan fasilitas perumahan tidak layak,Jalan berlubang dan hancur ,belum lagi drainase, sekeliling banyak yang tertutup,semak-semak memadati ,

membuat orang benar-benar malas untuk tinggal di umahnya.

Apabila pada malam hari perumahan MELATI sepi dan gelap,tak satupun lampu penerangan Dan tidak ada security,benar-memprihatinkan.

Janji PT tersebut jadi jauh dari kenyataan,saya tak ingat lagi nama PT/CV pengembangnya ,karena sudah lama sekali.

Selama ini, hanya penghunilah yang memasang lampu jalan dan menambal dan menimbun jalan di seputaran lokasi setempat. Jalan beton, Drainasenya dan lampu penerangan yang dijanjikan pengembang sama sekali tidak diujudkannya. Pos security Perumahan hanya dihuni oleh makhlik Halus yang kerap mengganggu penghuni.

melati resident
Pos Scurity yang hanya buat gagah- gagahan belaka

Pos security yang di bangun itu, tak pernah ada penjagaan, atau (satpam).Kondisinya sekarang telah ditumbuhi semak-semak memadati Pos tersebut. masyarakat yang telah membeli rumah di kawasan ini menjadi menyesal. Bahkan ada yang mau menjual kembali.

karena keadaan perumahan yang tidak sesuai kesepakatan dan tak layak huni dan di tempati

maka tak heran rumah-rumah banyak yang kosong walaupun sudah ada pemilik nya.

Di jual kembalipun tidak ada yang berminat ,jangankan di jual di kontrakanpun tak ada orang yang berminat Perumahan MELATI ini .begitulah kata Surya menuturkan sambil terseyum kecil:

Facebook Comments