Peduli Bencana Banjir, Warga Perumahan Batu Batupang Buka Dapur Umum dan Bagikan Nasi Bungkus ke Rumah-Rumah Warga

Peduli Bencana Banjir, Warga Perumahan Batu Batupang Buka Dapur Umum dan Bagikan Nasi Bungkus ke Rumah-Rumah Warga

Oleh : Redaktur .

KabaSumbar - Bencana banjir dan longsor yang mencapai klimaksnya pada Kamis (27/11/25), telah mengubah wajah wilayah dan kondisi masyarakat Kabupaten Solok. Dampak bencana juga menyisakan derita bagi ratusan, bahkan ribuan penduduk.

Pemandangan memilukan terhampar didepan mata, ketika menyaksikan  ratusan rumah rusak, lahan pertanian hancur, dan hewan peliaraan yang hanyut di sejumlah nagari terdampak bencana di kecamatan Kubung, Kecamatan X Koto Singkarak dan Junjung Sirih,

Duka lara yang cukup miris makin membangkitkan empati, kala menyaksikan kondisi warga lebih mengharapkan bantuan makanan disaat kondisi rumahnya dipenuhi lumpur sisa kiriman banjir.

Meski belum mencapai kondisi kelaparan karena tidak makan, namun tanpa kepedulian untuk mendistribusikan bantuan logistik, kekhawatiran terhadap bahaya kelaparan bukan sesuatu yang mustahil.

Tersentuh dengan peristiwa banjir, sontak menyulut empati warga perumahan Batu Batupang,  Kotobaru untuk mengumpulkan donasi guna mendirikan dapur umum di sebelah Mushalla Al Jihad setempat.

Kepedulian kaum ibu-ibu juga menyala seperti api tungku yang mengepul memasak nasi dan makanan lainnya, kemudian membungkus, lalu  mendistribusikannya bersama kaum bapak-bapak secara door to door ke rumah warga yang terkena bencana banjir di kawasan Aie Taganang, Selayo, Kecamatan Kubung.

Setentang aksi  itu, Ketua Kelompok Perumahan Batu Batupang, Zulherman Bob menyebut, aksi peduli bencana banjir melalui dapur umum telah dilakukan sejak bencana terjadi pada Kamis dan Sabtu, tanggal 27 dan 29 November 2025.

œSejak Kami situ, sudah lebih 800 bungkus nasi yang kita distribusikan ke rumah-rumah warga yang memang membutuhkan makanan di Selayo,ujarnya.

Distribusi
Proses distribusi nasi bungkus ke rumah warga di kawasan terdampak banjir di Selayo

Pensiunan ASN Pemkab Solok itu sekaligus menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua warga perumahan Batu Batupang yang begitu tinggi empatinya terhadap korban bencana, sehingga dalam waktu relatif singkat, warga perumahan bisa mengumpulkan donasi melalui WA group.

Å“ Kepedulian warga tercermin dalam menghimpun bantuan untuk biaya dapur umum. Mudah-mudahan kebersamaan ini akan selalu menjadi kekuatan kita di perumahan Batu Batupang, ungkap Zulherman Bob.

Ditempat yang sama, Ketua Mushalla Al Jihad sekaligus relawan dapur Umum Aznul Hakim menjelaskan, bantuan nasi bungkus yang didistribusikan ke masyarakat dilakukan dalam tiga tahap. Bantuan pertama diserahkan hari Kamis siang, sebanyak 250 bungkus, disusul untuk makan malam sebanyak 300 bungkus.

Kemudian pada hari Sabtu (29/11/2025) siang, kaum emak-emak kembali memasak di dapur umum untuk menyiapkan nasi bungkus sebanyak 300 bungkus yang diserahkan langsung ke rumah-rumah penduduk di Aie Taganang Selayo.

Å“ Sebenarnya masih banyak yang membutuhkan nasi bungkus, karena kebanyakan warga tidak bisa memasak akibat rumahnya masih rusak akibat genangan lumpur di Selayo, sebut Aznul.

Atas kenyataan itu, pihaknya berencana kembali membuka dapur umum pada Minggu (30/11/2025) besok, untuk kemudian membagikan nasi bungkus dalam jumlah yang lebih banyak.

œSepanjang biaya dapur umum masih ada, kita akan lanjutkan membagi nasi Bungkus. Kita berharap ibu-ibu masih kuat bergotoroyong menanak nasi dan membuat sambal untuk dibagikan kepada warga terdampak banjir, ujar Aznul Hakim. ( Irman Kuto )

 

.