KabaSumbar – Toprak Razgatlioglu, pebalap Turki yang meraih gelar juara dunia World Superbike (WSBK) 2021, akan memulai petualangan baru di MotoGP bersama tim Prima Pramac Racing pada 2026. Sebelum melangkah ke kelas utama, ia menargetkan gelar juara dunia WSBK ketiga sebagai kado perpisahan untuk BMW.
Meski tantangan adaptasi di MotoGP menanti, eks pebalap Marco Melandri optimistis Toprak bisa bersinar pada 2027 berkat keunggulannya dengan ban Pirelli, serupa dengan yang pernah dirasakan Jorge Lorenzo.
Jorge Lorenzo dan Dukungan Yamaha untuk Toprak
“Kami sangat senang menyambut Toprak kembali ke keluarga Yamaha,” ujar Paolo Pavesio, Direktur Eksekutif Yamaha Motor Racing, dikutip dari Motorsport, Rabu (11/6/2025).
Toprak, yang akan menjadi pebalap Turki pertama di kelas utama MotoGP, akan menggantikan Jack Miller dan berpasangan dengan Miguel Oliveira di Prima Pramac Racing, tim satelit Yamaha yang beralih dari Ducati.
Baca Juga : Solusi Tepat Hadapi Krisis Finansial dan Kesehatan di 2025
Kehadiran Toprak dianggap dapat memperluas pasar MotoGP di Timur Tengah dan Eropa Timur, mirip dengan dampak Jorge Lorenzo saat memperkuat Yamaha.
Di WSBK, Toprak tengah berjuang merebut gelar 2025, hanya tertinggal 31 poin dari Nicolo Bulega.
“Pindah ke MotoGP sebagai juara tiga kali WSBK adalah impian terbesar saya tahun ini. Kami masih memperjuangkan titel dengan Nicolo Bulega dan kami tidak jauh tertinggal, hanya 31 poin. Saya harap kami mendapatkan titel tahun ini,” kata Toprak, dilansir dari WorldSBK.com.
“Ini tahun terakhir saya dengan BMW, dan saya perlu memberikan sesuatu kepada mereka sebelum pindah ke MotoGP. Tahun ini, semuanya berbeda. Kami berjuang untuk posisi bagus dan kadang kemenangan. Kami punya tes yang sangat bagus dan bekerja sangat keras, dan feeling tidak terlalu buruk. Hanya saja, kondisi panas yang menyulitkan saya,” tambahnya.
Baca Juga : Fungsi SIPP BPJS Dalam Pelaporan Data Karyawan Perusahaan
Toprak mengungkapkan perasaan campur aduk. “Saya merasa sedih, tapi juga gembira. Saya sedih karena merasa WSBK adalah bagian dari keluarga saya. Saya kenal semua orang, saya sangat gembira dengan paddock. Saya akan pindah ke MotoGP dan saya gembira untuk ini. Saya akan merindukan semua orang di sini! Bukan hanya balapan, tapi juga tim-tim,” ujarnya.
Jorge Lorenzo dan Tantangan Adaptasi Toprak di MotoGP
Saat membela WSBK Yamaha, Toprak pernah menguji motor MotoGP Yamaha YZR-M1, namun hasilnya kurang memuaskan manajemen Yamaha, yang memilih Alex Rins ketimbang Toprak untuk menggantikan Franco Morbidelli. Toprak kemudian bergabung dengan BMW pada 2024 sebelum akhirnya menandatangani kontrak dengan Pramac.
Marco Melandri menilai langkah ini tepat. “Saya pikir ini adalah waktu yang tepat baginya dan kesempatan terakhir untuk masuk ke MotoGP. Jika dia kalah dalam pertarungan ini, menurut saya dia tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk masuk ke MotoGP,” kata Melandri, dikutip dari Corsedimoto, Kamis (12/6/2025).
Baca Juga : Israel Serang Iran Picu Krisis Timur Tengah Terbaru
“Toprak Razgatlioglu di Yamaha? Sejujurnya, saya sangat senang,” tambahnya, mengingatkan pada optimisme saat Jorge Lorenzo bergabung dengan Yamaha.
Melandri memprediksi Toprak akan menghadapi kesulitan pada 2026 karena ban Michelin, namun musim itu menjadi kesempatan untuk mempelajari trek dan format balapan MotoGP. Keunggulan Toprak dengan ban Pirelli, yang akan digunakan pada 2027, menjadi nilai tambah.
“Saya melihat 2026 sebagai tahun yang sulit dengan ban Michelin, tetapi setidaknya dia dapat melihat trek baru, memahami format akhir pekan balapan MotoGP, mulai memahami beberapa hal, dan melakukan beberapa tes dengan Pirelli untuk 2027,” jelas Melandri.
“Menurut saya, jika Yamaha melanjutkan perkembangan ini, itu bisa menjadi sangat kompetitif. Saya pikir Toprak benar-benar dapat berjuang untuk mendapatkan tempat di podium terakhir Kejuaraan Dunia MotoGP 2027.
Baca Juga : Fungsi SIPP BPJS Dalam Pelaporan Data Karyawan Perusahaan
Dia memiliki bakat yang luar biasa. Kesulitan terbesar bagi mereka yang datang dari Superbike adalah beradaptasi dengan ban MotoGP, tetapi kedatangan Pirelli merupakan bonus yang luar biasa baginya, jadi saya sangat percaya diri,” tambahnya.
Jorge Lorenzo dan Dukungan Komunitas Balap untuk Toprak
Dukungan untuk Toprak juga datang dari rival di WSBK. Alvaro Bautista berkomentar, “Selalu menyenangkan melihatnya mengambil langkah lain untuk mengetahui bagaimana penampilannya di MotoGP. Dia selalu sukses di sini dan menang banyak balapan.
Tidak akan mudah menyesuaikan, motor berbeda, ban, trek, tapi saya gembira untuknya karena dia mengikuti mimpinya dan berharap dia sukses di sana.” Danilo Petrucci menambahkan, “Saya gembira untuknya. Menurut saya, Toprak, pria baik dan salah satu pembalap berbakat yang pernah saya temui.
Akan keren melihatnya di atas motor MotoGP. Dia punya potensi untuk jadi sangat kencang. Dia hanya perlu beradaptasi dengan motor dan semua di sana. Saya kira kesempatan tiba di momen bagus untuknya.”
Baca Juga : Asam Urat Rentan Serang Pria 30–50 Tahun, Apa Solusi nya?
Nicolo Bulega, rival terdekat Toprak, mengaku sedih kehilangan lawan tangguh. “Saya senang karena dia akan ke MotoGP. Itu adalah mimpinya dan dia layak mendapatkannya. Dia sudah bertahun-tahun di WSBK dan selalu tampil dengan level tinggi, jadi dia pantas diberi kesempatan untuk naik ke MotoGP.
Saya tidak senang untuk diri saya karena tahun depan, saya akan kehilangan lawan bagus. Saya menikmati pertarungan dengannya karena itu bukan duel kotor, mungkin tahun depan, akan hadir pembalap setangguh dia. Kami harus menunggu,” ujarnya.
Berikut daftar pebalap MotoGP 2026 dengan kontrak aktif:
- Ducati Lenovo Team: Marc Marquez (kontrak sampai akhir 2026), Francesco Bagnaia (kontrak sampai akhir 2026)
- Red Bull KTM Factory Racing: Pedro Acosta (kontrak multi-tahun (hingga 2026)), Brad Binder (kontrak sampai akhir 2026)
- Aprilia Racing: Jorge Martin (kontrak multi-tahun (hingga 2026)), Marco Bezzecchi (kontrak multi-tahun (hingga 2026))
- Monster Energy Yamaha: Fabio Quartararo (kontrak sampai akhir 2026), Alex Rins (kontrak sampai akhir 2026)
- Honda HRC: Joan Mir (kontrak sampai akhir 2026), 1 kursi kosong hingga 2025
- Pertamina Enduro VR46: Fabio di Giannantonio (kontrak Ducati sampai 2026), 1 kursi kosong
- Gresini Racing: Alex Marquez (kontrak Gresini sampai 2026), Fermin Aldeguer (kontrak Ducati sampai 2026, opsi tambahan 2 tahun)
- Prima Pramac Racing (pakai mesin Yamaha mulai 2025): Miguel Oliveira (kontrak Yamaha sampai 2026), Toprak Razgatlioglu (kontrak Yamaha sampai 2026)
- LCR Honda: (Castrol) – kursi kosong, kontrak HRC sampai 2025, (Idemitsu) Somkiat Chantra – kontrak HRC sampai 2025, opsi untuk 2026
- Trackhouse Racing (pakai Aprilia): Raul Fernandez (kontrak sampai 2026), Ai Ogura (kontrak sampai 2026)
- Red Bull KTM Tech3: Maverick Vinales (kontrak multi-tahun (hingga 2026)), Enea Bastianini (kontrak multi-tahun (hingga 2026)).
Pebalap dengan kontrak habis akhir 2025:
- Luca Marini (Honda HRC)
- Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46)
- Jack Miller (Prima Pramac Racing)
- Johann Zarco (LCR Honda Idemitsu)
Dengan bakat luar biasa dan dukungan komunitas balap, Toprak siap menutup karier WSBK dengan gelar ketiga sebelum menghadapi tantangan MotoGP, dengan potensi bersinar pada 2027 seperti yang pernah ditunjukkan Jorge Lorenzo di kelas utama.
Baca Juga : Tragedi Kecelakaan Pesawat Air India, 30 Tewas di Ahmedabad

Facebook Comments